Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka Di Madrasah Aliyah Negeri 5 Kota Jakarta Utara

Authors

  • Kamal Ihsannuddin Universitas KH. Abdul Chalim Author

DOI:

https://doi.org/10.71242/eysp9n90

Keywords:

Problems, Implementation, Independent Curriculum, Madrasah

Abstract

The Independent Curriculum (Curriculum Merdeka) is an educational curriculum that provides teachers and students with the freedom to develop their full potential. This curriculum began being implemented at State Islamic Senior High School (MAN) 5 North Jakarta in the 2022/2023 academic year. However, its implementation has encountered various challenges, both in the planning, implementation, and assessment stages. This study aims to: (1) analyze the implementation of the Independent Curriculum at MAN 5 North Jakarta, (2) identify emerging problems, and (3) examine teachers' efforts to overcome these obstacles to improve educational quality. This study used a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Data analysis followed the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the implementation of the Independent Curriculum at MAN 5 North Jakarta was carried out through the application of the Pancasila Student Profile with project-based learning, subject-based learning, and integration of science and science. The problems that arose included difficulties in developing learning materials such as CP, TP, ATP, and teaching modules, limited student textbooks, extensive teaching materials, determining appropriate strategies and methods, selecting class projects, and determining assessments. To overcome these obstacles, teachers undertook various efforts, including attending Teacher Working Group (KKG) meetings, training, and seeking additional resources related to assessment and curriculum implementation. These efforts are a crucial part of the ongoing adaptation process to ensure the optimal implementation of the Independent Curriculum at MAN 5 North Jakarta.

Abstrak

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum pendidikan yang memberikan keleluasaan bagi guru dan siswa untuk mengembangkan potensi secara maksimal. Kurikulum ini mulai diterapkan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Jakarta Utara pada tahun ajaran 2022/2023. Namun, dalam proses pengimplementasiannya tidak terlepas dari berbagai permasalahan, baik dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, maupun penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di MAN 5 Jakarta Utara, (2) mengidentifikasi problematika yang muncul dalam penerapannya, serta (3) mengkaji usaha-usaha yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala tersebut dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sementara analisis data mengikuti tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di MAN 5 Jakarta Utara dilakukan melalui penerapan Profil Pelajar Pancasila dengan pembelajaran berbasis proyek, berbasis mata pelajaran, serta integrasi IPAS. Adapun problematika yang muncul antara lain kesulitan dalam menyusun perangkat pembelajaran seperti CP, TP, ATP, dan modul ajar, keterbatasan buku paket siswa, materi ajar yang luas, penentuan strategi dan metode yang tepat, pemilihan proyek kelas, serta penentuan asesmen. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru melakukan berbagai upaya, di antaranya mengikuti pertemuan Kelompok Kerja Guru (KKG), pelatihan, serta mencari referensi tambahan terkait asesmen dan implementasi kurikulum. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam proses adaptasi berkelanjutan agar Kurikulum Merdeka dapat berjalan lebih optimal di MAN 5 Jakarta Utara

References

Achmad, F. (2024). Implikasi Kurikulum Merdeka Dalam Pengembangan Pendidikan Agama Islam Pada Anak Usia Dini: Tinjauan Terhadap Peran, Tantangan, dan Peluang. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud, 6(1), 52–63. https://doi.org/10.33387/cahayapd.v6i1.7545

Afdhalurrahman, Hasibuan, A. A., Ishfi, M. H., & Halimah, S. (2025). Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Kesiapan Siswa Menghadapi Tantangan Era Digital dan Revolusi Industri 4.0 di MTs Tamansiswa Medan. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 253–262.

Andhika, M. R., & Hamdi, S. (2024). Formulasi Pendidikan Vokasi Melalui Program Keterampilan Pada Madrasah Aliyah Plus Keterampilan Di Aceh. At-Ta’Dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam, 16(1), 90–102. https://doi.org/10.47498/tadib.v16i1.2859

Asiati, S., & Hasanah, U. (2022). Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di Sekolah Penggerak. Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan, 19(2), 61–72. https://doi.org/10.54124/jlmp.v19i2.78

Baharuddin, M. R. (2021). Adaptasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (Fokus: Model MBKM Program Studi). Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 4(1), 195–205. https://doi.org/10.30605/jsgp.4.1.2021.591

Fahlevi, M. R. (2022). Kajian Project Based Blended Learning Sebagai Model Pembelajaran Pasca Pandemi dan Bentuk Implementasi Kurikulum Merdeka. Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 5(2), 230–249. https://doi.org/10.32923/kjmp.v5i2.2714

Hanipah, S. (2023). Analisis Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Memfasilitasi Pembelajaran Abad Ke-21 Pada Siswa Menengah Atas. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia (JUBPI), 1(2), 264–275.

Hastia, Bunyamin, A., & Akil, M. (2023). Peran Guru Pendidikan Agama Dalam Membina Akhlak Siswa Di MAN Gowa. Journal of Gurutta Education, 2(2), 112–129. https://doi.org/10.33096/jge.v2i2.1401

Khozin, A. (2019). Kepemimpinan Pendidikan Islam Multikultural. Jurnal Ilmiah Iqra’, 13(2), 70–80. https://doi.org/10.30984/jii.v13i2.971

Leny, L. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan. Sentikjar, 1(1), 38–49.

Leu, B. (2022). Komparasi Kurikulum Merdeka Belajar Dan Al-Quran Surat Al Baqarah Ayat 31. Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan Dan Keislaman, 11(2), 113–128. https://doi.org/10.54437/urwatulwutsqo.v11i2.598

Mantra, I. B. N., Pramerta, I. G. P. A., Arsana, A. A. P., Puspadewi, K. R., & Wedasuwari, I. A. M. (2022). Persepsi guru terhadap pentingnya pelatihan pengembangan dan pelaksanaan kurikulum merdeka. Jurnal Inovasi Penelitian, 3(5), 6313–6318.

Munir, M., Fernando, D. A., & Ferdian, F. (2023). Konsep Peningkatan Mutu Lembaga Pendidikan Islam. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(12), 9697–9703. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i12.2303

Nabila, A. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Pembelajaran Fiqh di Madrasah Tsanawiyah. Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 02(07), 304–315.

Napitupulu, G., Silalahi, M., & Gultom, S. (2023). Implementasi Manajemen Kurikulum Merdeka Belajar dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di SMA Negeri 1 Bandar. Journal on Education, 6(1), 5397–5406.

Noviani, H. D., & Yanuarti, E. (2023). Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Kurikulum Merdeka Belajar Pendidikan Agama Islam. Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1), 57–68.

Putra, L. V., Hawa, A. M., Hanita, &, & Safitri, B. (2020). Supervisi Akademik Berbasis Monitoring Dan Evaluasi Bagi Pembinaan Pedagogik Guru. Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(2), 45.

Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., Hernawan, A. H., & Prihantini, P. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Jurnal Basicedu, 6(4), 6313–6319. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3237

Rahmadayanti, D., & Hartoyo, A. (2022). Potret Kurikulum Merdeka, Wujud Merdeka Belajar di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 7174–7187. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3431

Ramadan, F., & Imam Tabroni. (2020). Implementasi kurikulum merdeka belajar. Lebah, 13(2), 66–69. https://doi.org/10.35335/lebah.v13i2.63

Ramadina, E. (2021). Peran Kepala Sekolah Dalam Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar. Mozaic : Islam Nusantara, 7(2), 131–142. https://doi.org/10.47776/mozaic.v7i2.252

Sa’datul Marwah, R. (2023). Problematika Pendidikan Agama Islam dan Upaya Merespon Perkembangan Abad 21. Islamic Journal of Education, 2(2), 64–76. https://doi.org/10.54801/ijed.v2i2.195

Sari, M., & Khairuddin, K. (2024). Mekanisme perencanaan studi lanjut siswa madrasah aliyah swasta persiapan Medan. Jurnal EDUCATIO (Jurnal Pendidikan Indonesia), 10(2), 40–55.

Sugiono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif,Dan R&D. Alfabeta.

Sugiono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan RD. AlFabetha.

Sugiono, S. (2020). Industri Konten Digital dalam Perspektif Society 5.0. Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Komunikasi, 22(2), 175–191.

Susilowati, E. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam Pembentukan Karakter Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Al-Miskawaih Journal of Science Education, 1(1), 115–132.

Syukri, M., Chaniago, N. S., & Dayanti, S. W. (2022). Kepemimpinan Situasional Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Di Madrasah Aliyah Negeri 3 Medan. JURNAL MALAY– Manajemen Pendidikan Islam & Budaya, 2(2), 14.

Tugiah, T., & Jamilus, J. (2022). Pengembangan Pendidik sebagai Sumber Daya Manusia Untuk Mempersiakan Generasi Milenial Menghadapi Era Digital. Jurnal Sosial Teknologi, 2(6), 498–505. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v2i6.350

Wardani, I. K., Nugroho, A. C., Sabekti, M., & Anif, S. (2024). Kepemimpinan Berbasis Trilogi pendidikan Ki Hajar dewantara. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(2), 2491–2502.

Yati, M., Ali Imran, & Maemonah. (2021). Solusi Problem Pengembangan Potensi Diri Mahasiswa Di Masa Pandemi (Analisis Teori Double Movement Fazlur Rahman). Jurnal Paris Langkis, 2(1), 47–56. https://doi.org/10.37304/paris.v2i1.3127

Downloads

Published

2025-10-21

How to Cite

Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka Di Madrasah Aliyah Negeri 5 Kota Jakarta Utara. (2025). Al-Hasib : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam , 2(2). https://doi.org/10.71242/eysp9n90