Manajemen Kurikulum Pondok Pesantren Dalam Membentuk Karakter Santri Di Pondok Pesantren Ibnu Abbas Sukra Indramayu Tahun Ajaran 2024/2025
DOI:
https://doi.org/10.71242/hm090613Keywords:
Management, Curriculum, Islamic Boarding School, Character, StudentsAbstract
This study aims to describe and analyze the curriculum management of the Ibnu Abbas Sukra Islamic Boarding School in Indramayu in shaping the character of students in the 2024/2025 academic year. The research focuses on curriculum planning, implementation, and evaluation, integrating religious practices, Islamic boarding school lifestyle, and teacher role models as the primary instruments for character development. This study used a qualitative approach with descriptive methods. Data were obtained through observation, in-depth interviews with caretakers, religious teachers, dormitory administrators, and documentation of Islamic boarding school activities. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and drawing conclusions using the Miles and Huberman interactive analysis model. The results indicate that the Islamic boarding school curriculum is comprehensively designed to integrate cognitive, affective, and psychomotor aspects. Religious learning, religious practices, dormitory discipline, and Islamic boarding school culture are complementary elements in shaping the character of students. Curriculum implementation is not solely oriented towards academic achievement but rather emphasizes the development of morals, independence, responsibility, and discipline. Evaluation is conducted continuously through daily monitoring, reports on worship progress, and supervision of student behavior within the Islamic boarding school environment. Overall, the curriculum management at the Ibnu Abbas Sukra Islamic Boarding School in Indramayu has proven to play a strategic role in shaping the students' holistic character. The curriculum serves not only as a means of transmitting religious knowledge but also as a means of moral and spiritual transformation, producing a generation of Muslims with noble character, independence, and discipline, ready to face the challenges of modern society without abandoning Islamic values.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen kurikulum Pondok Pesantren Ibnu Abbas Sukra Indramayu dalam membentuk karakter santri pada Tahun Ajaran 2024/2025. Fokus penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum yang dipadukan dengan pembiasaan ibadah, tata kehidupan pesantren, serta keteladanan guru sebagai instrumen utama pembinaan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengasuh, ustadz, pengurus asrama, serta dokumentasi kegiatan pesantren. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum pesantren dirancang secara komprehensif untuk mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Pembelajaran agama, pembiasaan ibadah, kedisiplinan asrama, serta budaya pesantren menjadi bagian yang saling melengkapi dalam pembentukan karakter santri. Pelaksanaan kurikulum tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi lebih menekankan pada pembentukan akhlak, kemandirian, tanggung jawab, serta kedisiplinan. Evaluasi dilakukan secara berkesinambungan melalui pemantauan harian, laporan perkembangan ibadah, serta pengawasan perilaku santri di lingkungan pesantren. Secara keseluruhan, manajemen kurikulum di Pondok Pesantren Ibnu Abbas Sukra Indramayu terbukti berperan strategis dalam membentuk karakter santri secara utuh. Kurikulum tidak hanya menjadi alat transmisi ilmu agama, tetapi juga sarana transformasi moral dan spiritual yang menghasilkan generasi muslim yang berakhlak mulia, mandiri, disiplin, serta siap menghadapi tantangan masyarakat modern tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.
References
Abdullah, M. (2020). Pengembangan Kurikulum Pesantren: Antara Tradisi dan Inovasi. Kencana Prenada Media Group.
Anshoriyah, S., Mu’awanah, F., Jannah, P., Ayuni, N., Abidah, R., & Hasangapan, M. (2023). Implementasi Manajemen Kurikulum Merdeka Di Ra Amal Shaleh Kabupaten Jember. JUTEKBIDIK : Jurnal Teknologi, 1(1), 128–137.
Arief, M., & Assya’bani, R. (2022). The Existence of Islamic Boarding School Management in the Digital Era. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 16(6), 2548–2567. https://jurnal.stiq-amuntai.ac.id/index.php/al-qalam/article/view/1541/729
Aris, A., & Syukron, S. (2020). Perbandingan Metode Bandongan Dan Sorogan Dalam Memahami Kitab Safinatunnajah. Tsaqafatuna, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.54213/tsaqafatuna.v2i1.37
Arsad, M., & Ali, H. (2021). Kurikulum Merdeka Untuk Kemajuan Pendidikan. Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.31933/jemsi.v3i1.669
Chandra, P. (2020). Peran Pondok Pesantren dalam Membentuk Karakter Bangsa Santri di Era Disrupsi. Belajea; Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 243. https://doi.org/10.29240/belajea.v5i2.1497
Effendi, M. R. (2020). Mitigasi Intoleransi dan Radikalisme Beragama di Pondok Pesantren Melalui Pendekatan Pembelajaran Inklusif. Paedagogie: Jurnal Pendidikan Dan Studi ISlam, 1(1), 54–77. https://doi.org/10.52593/pdg.01.1.05
Hilmy, M. (2019). Kepemimpinan Modern Berbasis Karakter Pesantren. Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 7(2), 89–106. https://doi.org/10.15642/jpai.2019.7.2.89-109
Holifurrahman, H. (2020). Kurikulum Modifikasi dalam Praktik Pendidikan Inklusif di SD Al-Firdaus. Inklusi, 7(2), 271. https://doi.org/10.14421/ijds.070205
Kurniawan, M. W. (2021). Penguatan Karakter Religius Berbasis Budaya Sekolah Di Sd Muhammadiyah 4 Batu. Elementary School: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Ke-SD-An, 8, 295–302. https://es.upy.ac.id/index.php/es/article/view/1393
Latifah, A. (2023). Strategi Manajemen Pendidikan Islam Berbasis Kearifan Lokal dalam Membangun Karakter Islami Siswa. An-Najah: Jurnal Pendidikan Islam Dan Sosial Agama, 02(05), 1–9. https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/365/233
Latifah, U., Baihaqi, Y., & Jayusman, J. (2022). Analisis Keputusan Musyawarah Nasional Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama Tahun 2019 Tentang Hukum Bisnis Multi Level Marketing. Asas, 13(2), 1–23. https://doi.org/10.24042/asas.v13i2.11276
Miftachul Ulum, A. M. (2019). Digitalisasi Pendidikan Pesantren (Paradigma dan Tantangan dalam Menjaga Kultur Pesantren). Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars, 3(1), 664–670. http://proceedings.kopertais4.or.id/index.php/ancoms/article/view/279
Mujahidin, I. (2021). Peran Pondok Pesantren Sebagai Lembaga Pengembangan Dakwah. Syiar | Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 1(1), 31–44. https://doi.org/10.54150/syiar.v1i1.33
Rohmah, N., & Roihanah. (2022). Penerapan Kurikulum Berbasis Kompetensi Di Pesantren Dalam Menciptakan Santri Unggul Dan Mandiri. Jurnal Studi Pesantren, 2(2), 32–48. https://doi.org/10.35897/studipesantren.v2i2.795
Saipullah, S. (2020). Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Kitab Adab Al-‘Alim Wa Al-Muta’allim dan Relevansinya Terhadap Pendidikan Karakter di Indonesia. Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan, 4(1), 63. https://doi.org/10.32332/tarbawiyah.v4i1.1929
Saufi, A., & Hambali, H. (2019). Menggagas Perencanaan Kurikulum Menuju Sekolah Unggul. Al-Tanzim : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(1), 29–54. https://doi.org/10.33650/al-tanzim.v3i1.497
Setiawan, M. R., Sudrajat, A., & Tedjawiani, I. (2022). Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam Meningkatkan Mutu Sekolah (Studi Deskriptif tentang Peran Kepala Sekolah dalam MBS Pada SMPN 3 dan SMPN 4 Malangbong). JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(5), 1335–1346. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i5.553
Solihin, A. (2019). Kurikulum Pendidikan Islam Menurut Az-Zarnûjî Dalam Kitab Ta`Lîm Al-Muta`Allim Tharîq At-Ta`Allum [INSTITUT PTIQ JAKARTA]. https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/625/
Suprapto. (2020). Integrasi Moderasi Beragama dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 18(3), 355–368. https://doi.org/10.32729/edukasi.v18i3.750
SURYANI, N. (2022). IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SEKOLAH PENGGERAK SMAN 10 KOTA JAMBI. PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI.
Suteja, J., & Muzaki. (2019). Pengabdian Masyarakat Melalui Konseling Keluarga Sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Di Kabupaten Cirebon. Jurnal Al Isyraq, 2(1), 33–51. https://jurnal.pabki.org/index.php/alisyraq/article/view/26/21
Syafe’i, I. (2017). Model Kurikulum Pesantren Salafiyah dalam Perspektif Multikultural. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 127. https://doi.org/10.24042/atjpi.v8i2.2121
Syalsabillah, Z., Riskiani, M., & Putri, A. C. (2025). Jurnal Pendidikan Indonesia : Peran Strategis Guru Penggerak sebagai Agen Perubahan dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(3). https://doi.org/10.59818/jpi.v5i3.1636
Tambunan, A., & Karimah, U. (2022). IMPLEMENTASI INTEGRASI KURIKULUM PADA PROSES SANTRI ( Studi Kasus di Pesantren Tahfizh Daarul Qur ’ an Takhassus Banyuwangi ). Prosiding Seminar Nasional Penelitian LPPM UMJ, 2. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaslit/article/view/15575/8206
Usman, M. I. (2013). Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Islam (Sejarah Lahir, Sistem Pendidikan, dan Perkembangannya Masa Kini). Jurnal Al Hikmah, XIV(1), 101–119.
Yamin, M. (2010). Manajemen Kurikulum Pendidikan. Diva press.





