Metode Dakwah Nabi Musa Terhadap Fir’au Dan Kaumnya

Authors

  • Raja Mulia STAI As-Sunnah Deli Serdang Author

DOI:

https://doi.org/10.71242/tdy8c259

Keywords:

Prophet Moses, Da‘Wah Methods, Da‘Wah Bil Lisan, Da‘Wah Bil Hal

Abstract

This study is motivated by the importance of understanding the da‘wah (preaching/missionary) methods employed by Prophet Moses (Musa a.s.) toward Pharaoh and the Children of Israel, illustrating how the approach was tailored to the specific characteristics of the target audience. The study aims to describe and analyze Prophet Moses’s da‘wah methods, their application to audiences with differing characteristics, and the similarities and differences in the approaches taken toward Pharaoh and the Children of Israel. A qualitative approach was adopted, utilizing library research and a thematic exegesis (tafsir maudhu‘i) methodology. Primary data consisted of Quranic verses regarding Prophet Moses’s da‘wah, while secondary data were drawn from relevant scholarly literature. Data analysis involved content analysis, thematic exegesis, and comparative analysis. The findings indicate that Prophet Moses’s da‘wah methods encompassed both da‘wah bil lisan (preaching through speech) and da‘wah bil hal (preaching through action/conduct). Da‘wah bil lisan was characterized by communication that was gentle, persuasive, clear, argumentative, and firm; meanwhile, da‘wah bil hal was manifested through courage, patience, steadfastness, obedience to Allah (SWT), and concrete actions taken to champion the cause of the Children of Israel. Differences in the characteristics of the audience necessitated adjustments to the da‘wah approach. Thus, Prophet Moses’s da‘wah methods were persuasive, contextual, and adaptive, without compromising fundamental da‘wah principles.

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami metode dakwah Nabi Musa a.s. kepada Fir’aun dan Bani Israil sebagai bentuk dakwah yang disesuaikan dengan karakteristik sasaran dakwah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis metode dakwah Nabi Musa a.s., penerapannya terhadap karakter mad‘u yang berbeda, serta persamaan dan perbedaan pendekatan dakwah kepada Fir’aun dan Bani Israil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan pendekatan tafsir tematik (tafsir maudhu‘i). Data primer berupa ayat-ayat Al-Qur’an tentang dakwah Nabi Musa a.s., sedangkan data sekunder berasal dari berbagai literatur ilmiah yang relevan. Data dianalisis melalui analisis isi (content analysis), tafsir tematik, dan analisis komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode dakwah Nabi Musa a.s. meliputi dakwah bil lisan dan bil hal. Dakwah bil lisan dilakukan melalui komunikasi yang lembut, persuasif, jelas, argumentatif, dan tegas, sedangkan dakwah bil hal diwujudkan melalui keberanian, kesabaran, keteguhan, kepatuhan kepada Allah Swt., serta tindakan nyata dalam memperjuangkan Bani Israil. Perbedaan karakter mad‘u mendorong penyesuaian pendekatan dakwah. Dengan demikian, metode dakwah Nabi Musa a.s. bersifat persuasif, kontekstual, dan adaptif tanpa mengabaikan prinsip-prinsip dakwah.

References

Achmadin, B. Z. (2023). Studi Islam konteks materi dakwah Islam perspektif bahasa Al-Qur’an. Muta’allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(1), 29–47.

Afrini, I. (2023). Konsep Al Quran Seputar Dakwah Bil Lisan di Keluarga (Tafsir QS. Ghafir Ayat 28-34). Al Kareem Jurnal Al Quran Dan Tafsir, 1(1), 19–38.

Agusman. (2024). Strategi Dakwah Nabi Musa. Dirasah Jurnal Kajian Islam, 1(2), 115–131. https://litera-academica.com/ojs/dirasah/index

Ahmad, B., Mahmurudin, & Ghosiyah, E. (2025). Etika Dakwah kepada Pemimpin Perspektif al-Qur’an (Kajian Tafsir Tematik). Jim-Iqt-Staini, 1(1), 53–68. https://jim.stai-nuruliman.ac.id/index.php/jimiqt/article/view/58

Al Mubarak, N., Sapa, N. Bin, & Sahib, M. A. (2025). Arogasi Kekuasaan dalam Qashashul Qur’an: Analisis Psikologis Tokoh Fir’aun sebagai Ibrah bagi Kepemimpinan Modern. Advances In Education Journal, 2(3), 853–863.

Ali Anas Nasution. (2019). Metode Dakwah Kepada Penguasa: Studi Sejarah Dakwah antara Nabi Musa dan Firaun. Tadbir Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan, 1(2), 263–276. https://doi.org/https://doi.org/10.24952/tad.v1i2.1981

Arifin, A. S. (2024). PENERAPAN ETIKA KOMUNIKASI ISLAM DALAM PROGAM DAKWAH BIL LISAN DI KPI TV UINFAS BENGKULU. UIN FATMAWATI SUKARNO BENGKULU.

Asri, A. F. (2025). Kehancuran Umat Manusia Analisis Terhadap Ayat-Ayat Tentang Kezaliman Dan Kehancuran. Al Washliyah: Jurnal Penelitian Sosial Dan Humaniora, 3(2), 91–101.

Azwar, S. (1998). Metodologi Penelitian. Pustaka Pelajar.

Budiman, M. N., & Ilyas, A. (2003). Kepemimpinan dalam Islam, Suatu Tinjauan Normativ. Nadya Foundation.

Charris, Z. A., & Bakker, A. (2002). Metodologi Penelitian Filsafat. Kanisius.

Dewi, A. A., & Sutrisno, S. (2025). PENDIDIKAN KETELADANAN UNTUK MENINGKATKAN IMAN, TAQWA, DAN AKHLAK MULIA ANAK USIA DINI MELALUI KISAH NABI MUSA AS. Pelangi Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Islam Anak Usia Dini, 7(2), 549–565.

Hadi, S. (1993). Metodologi Research. Andi Offset.

Hendra, T., Adzani, S. A. N., & Muslim, K. L. (2024). Dakwah Islam dan Kearifan Budaya Lokal (Konsep dan Strategi Menyebarkan Ajaran Islam). Journal of Da’wah, 2(1), 101–113. https://doi.org/https://doi.org/10.32939/jd.v2i1.2660

Husna, N. (2021). Metode Dakwah Islam Dalam Perspektif Al-Qur’an. Jurnal Selasar KPI : Referensi Media Komunikasi Dan Dakwah, 1(1), 97–105. https://doi.org/https://doi.org/10.33507/selasar.v1i1.319

Inasti, N. C. A., & Wirani, R. (2022). Membangun Karakter Anak dengan Pendidikan Keteladanan: Hikmah dari Kisah Nabi Musa dan Bani Israel Pada Surah al-Baqarah: 50-61. Al-I’jaz: Jurnal Kewahyuan Islam, 8(2).

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosda karya.

Permana, D. (2024). KONSEP NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA KISAH NABI MUSA AS DALAM ALQURAN DAN RELEVANSINYA DI INDONESIA. Al-Munqidz: Jurnal Kajian Keislaman, 12(2), 75–86.

Purbajati, H. I. (2021). Telaah Dakwah Virtual Sebagai Perkembangan Metode Dakwah Islam di Era Modern. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 8(2), 202–214. https://doi.org/https://doi.org/10.69896/modeling.v8i2.938

Raqib, M., Yuliar, A., & Nuraeni, S. (2022). Dakwah Bil Lisan Melalui Media Sosial Pada Komunitas Hijrah Di Kota Solo. Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 7(2), 129–138.

Ridwan, M. (2023). Dakwah Persuasif Nabi Musa dalam Perspektif Komunikasi Dakwah Kontemporer. Ad-DA’WAH, 21(2), 112–130.

Rohaily, Rahman, A., & Abd Hamid. (2018). Manhaj Dakwah Nabi Ibrahim a.s. Menurut Al-Quran dan Aplikasinya dalam Dakwah Masa Kini. Jurnal Ushuluddin, 46(1), 23–44. https://doi.org/https://doi.org/10.22452/usuluddin.vol46no1.2

Rusdi, M., Omar, M. A., Besar, N. A., Omar, N., & Basman, T. (2025). Prinsip-Prinsip Pendidikan Dakwah Islamiyah Menerusi Sejarah Nabi Musa AS Dalam Al Quran. Jurnal’Ulwan, 10(1), 293–306.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kualiatatif, Kuantitatif dan R&D. Alfabeta.

Tahir, M., Wijaya, I. S., & Armella, R. (2023). Analisis Pesan Dakwah (Dakwah bil Lisan) dalam Pelaksanaan Bimbingan Konseling Sekolah Menengah Atas Kalimantan Timur. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 17(1), 668–684.

Trianto, R. (2022). Implementasi Metode Dakwah Bil-Hal di Majelis Dakwah Bil-Hal Miftahul Jannah Bogoran Kampak Trenggalek. An-Nida’: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 10(2), 88–116.

Downloads

Published

2025-07-06

How to Cite

Metode Dakwah Nabi Musa Terhadap Fir’au Dan Kaumnya. (2025). Al-Qolamuna: Journal Komunikasi Dan Penyiaran Islam , 3(3), 305-318. https://doi.org/10.71242/tdy8c259