Implementasi Metode Sorogan Dalam Meningkatkan Pemahaman Kitab Fathul Qorib Pada Santri Pondok Pesantren Ngalah Pasuruan
DOI:
https://doi.org/10.71242/x05yvj20Keywords:
Method, Sorogan, Fathul Qorib, Improving, readingAbstract
Education in Islamic boarding schools currently faces challenges in improving reading skills, especially at the elementary level. Ngalah Islamic Boarding School is a modern Islamic boarding school that still uses traditional learning methods. One such method is the sorogan method, which utilizes the Fathul Qorib book. The sorogan method involves students individually approaching a Kyai (Islamic teacher), who will read several lines of an Arabic text and translate them into a specific language. The students then repeat and translate, or "murodi" (translation). This research still employs a qualitative approach. The methods employed in this study include observation, interviews, and documentation. The researcher's findings include: a) the implementation of the sorogan method in teaching the yellow book; b) innovations in the sorogan method in improving understanding of the book; and c) supporting and inhibiting factors within Dormitory I in the sorogan program. The results indicate that the implementation of the sorogan method involves meeting one-on-one with female teachers at each level. This innovation in the sorogan method has made students more enthusiastic about completing or completing the book according to their respective levels. Supporting factors for the sorogan method include the competence of the Ustadzah and teachers, the availability of adequate books and facilities, a conducive environment, and the presence of Takziran and punishments. However, there are also obstacles to the sorogan method, such as time constraints, where the sorogan program is carried out after the Madin teaching and learning activities (KBM Madin), and a lack of awareness and motivation among students.
Abstrak
Pendidikan di pesantren saat ini sedang menghadapi tantangan dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab terutama pada tingkat dasar. Pondok Pesantren Ngalah adalah salah satu pondok pesantren modern yang sampai saat ini masih menggunakan metode pembelajaran tradisional. Salah satu metode tradisional yang digunakan adalah metode sorogan dengan menggunakan Kitab Fathul Qorib. Metode sorogan adalah metode yang dilaksanakan dengan cara Santri satu persatu mendatangi Kyai yang akan membacakan beberapa baris kitab Bahasa arab dan mengartikannya kedalam bahasa tertentu, kemudian Santri mengulangi dan menerjemahkan atau dalam istilah murodi. Yang masih saja penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah metode observasi, metode wawancara, metode dokumentasi. Temuan peneliti a) implementasi metode sorogan dalam pembelajaran kitab kuning. b) inovasi metode sorogan dalam meningkatkan pemahaman kitab. serta, c) faktor pendukung dan penghambat di dalam Asrama I dalam program sorogan Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode sorogan dilakukan dengan cara menghadap satu persatu kepada Ustadzah sesuai dengan jenjang masing-masing. Dan inovasi dalam metode sorogan ini Santri lebih memiliki semangat dalam menyelasaikan kitab atau mengkhatamkan kitab sesuai jenjang masing-masing. Dan faktor pendukung dari metode sorogan Kompetensi Ustadzah dan guru serta Ketersedian kitab dan sarana yang memadai, juga Lingkungan yang kondusif dan adanya Takziran dan hukuman. Namun juga terdapat hambatan dalam metode sorogan seperti keterbatasan waktu yang mana program sorogan ini dilakukan setelah KBM madin. Dan kurangnya kesadaran dan motivasi untuk Santri
Downloads
References
Adolph, Ralph. “Profesionalisme Guru,” 2016, 1–23.
Aris, Aris, and Syukron Syukron. “Perbandingan Metode Bandongan Dan Sorogan Dalam Memahami Kitab Safinatunnajah.” Tsaqafatuna 2, no. 1 (2020): 1–10. https://doi.org/10.54213/tsaqafatuna.v2i1.37.
Aulassyahied, Qaem. “Asas Akhlak Terpuji Dalam Islam: Kajian Komparatif Tafsir Surah An- Nahl Ayat 90 Menurut Tahir Bin Asyur Dan Al-Maraghi.” Jurnal Pendidikan Dasar Dan Sosial Humaniora 33, no. 1 (2022): 1–12.
“DEPOKREJO KECAMATAN TRIMURJO Oleh : ADINDA ZULKARNAIN Program Studi : Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI ( IAIN ) METRO 1445 H / 2024 M,” 2024.
Faridah, Siar Ni’mah, and Kusnadi. “Metode Dakwah Dalam Al-Qur’an.” Jurnal Kajian Al-Quran & Tafsir 6, no. 2 (2021): 159–71.
Guswenti, Mirna, Siti Fatonah, Loresa Maya Sari, and Eko Purnomo. “Ayat-Ayat Al-Quran Tentang Hakikat Ilmu Pengetahuan Dalam Perspektif Islam.” Al-Bahtsu 7, no. 2 (2021): 228. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.29300/btu.v6i2.4784.
Hasan, Muhammad Sholeh, Bagus Dwi, and Nur Rohman. Pembelajaran Kitab Kuning Di Pondok Pesantren An-Nur Mojolawaran Gabus, 2024.
Junaidi, Andi Syahputra, Asmarika, Riska Syafitri, Wismanto. “Pola Komunikasi Guru Dengan Peserta Didik Dalam Pembinaan Akhlak Di SDIT Uwais Al Qarni Pekanbaru.” Journal of Education Research 4, no. 3 (2023): 1166.
Luqmanul Hakim Habibie, M, Muhammad Syakir Al Kautsar, Nor Rochmatul Wachidah, and Anggoro Sugeng. “Moderasi Beragama Dalam Pendidikan Agama Islam Di Indonesia.” Jurnal Moderasi Beragama 01, no. 1 (2021): 121–50.
Masitoh, Umi. “Implementasi Budaya Religius Sebagai Upaya Pengembangan Sikap Sosial Siswa Di Sma Negeri 5 Yogyakarta.” Magister (S2), 2017, 254.
Mu’izzuddin, Mochammad, Juhji Juhji, and Hasbullah Hasbullah. “Implementasi Metode Sorogan Dan Bandungan Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kitab Kuning.” Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam 6, no. 1 (2019): 43. https://doi.org/10.32678/geneologipai.v6i1.1942.
Mulianti, Eli Sri. “Pengembang Budaya Organisasi Dalam Lembaga Pendidikan.” El-Wahdah 2 (2021): 1–11.
Murtafiah, Nurul Hidayati. “Efektivitas Penerapan Metode Sorogan Kitab Al Jurumiyah Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kitab Kuning.” An Nida 1, no. 1 (2021): 18–25.
Nufuz, Devi Alhayatun, Muhammad Hadyanshah Mahendra, Abdullah Faqih, and Nurul Setianingrum. “Strategi Efektif Dalam Manajemen Perubahan: Membangun Ketahanan Organisasi Di Era Digital Devi.” Jurnal Penelitian Nusantara 1 (2025): 540–47.
Rahmah, Nur. “Khazanah Intelektual Ulama Betawi Abad Ke-19 Dan Ke-20 M.” Jurnal Lektur Keagamaan 16, no. 2 (2018): 195–226. https://doi.org/10.31291/jlk.v16i2.564.
Santika, D M. “Penerapan Syawir Dalam Pembelajaran Fikih Dengan Menggunakan Kitab Mabadi Fikih Di Pondok Pesantren Putri Al-Amin Hudatul Muna Jenes Brotonegaran Ponorogo,” 2023, 88.
Sugiono. Metode Penelitian Kualitatif. Untuk Penelitian Yang Bersifat: Eksploratif, Enterpretif, Interaktif, Dan Konstruktif. Bandung: Alfabeta, 2017.
———. Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif Dan RD. Bandung: AlFabetha, 2017.
Susianti, Cucu. “Efektivitas Metode Talaqqi Dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Anak Usia Dini.” Tunas Siliwangi Halaman 2, no. 1 (2016): 1–19.
Syaifuddin, Muhammad Arif, and Eni Fariyatul Fahyuni. “Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kurikulum Muatan Lokal Di SMP Muhammadiyah 2 Taman.” Palapa 7, no. 2 (2019): 267–85. https://doi.org/10.36088/palapa.v7i2.358.
Usman, Muhammad Idris. “Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Islam (Sejarah Lahir, Sistem Pendidikan, Dan Perkembangannya Masa Kini).” Jurnal Al Hikmah XIV, no. 1 (2013): 101–19.
Wahid, E. “IMPLEMENTASI INOVASI KURIKULUM DI PESANTREN: Inovasi, Kurikulum, Pesantren.” Jurnal Pendidikan Agama Islam 01, no. 02 (2023): 1–11.
Yunia. “Implementasi Metode Sorogan Dalam Meningkatkan Kelancaran Membaca Kitab Kuning Pada Santri Di Pondok Pesantren Putri ‘Assalamah’ Jalen Mlarak Ponorogo,” no. April (2021): 1–23.
Zulaikhah, Siti. “Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Pendidikan Agama Islam Di Smpn 3 Bandar Lampung.” Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam 10, no. 1 (2019): 83–93. https://doi.org/10.24042/atjpi.v10i1.3558.
Zulhimma. “Dinamika Perkembangan Pondok Pesantren Di Indonesia.” Jurnal Darul ‘Ilmi 01, no. 02 (2013): 166.





