Pengembangan Kurikulum PAI Berbasis Multikultural
DOI:
https://doi.org/10.71242/b056b928Keywords:
Development, Curriculum, Islamic Education, MulticulturalAbstract
Indonesia is a country with a rich diversity of cultures, ethnicities, religions, languages, and traditions. This condition is both a strength and a challenge in the life of the nation and state. In this context, Islamic Religious Education (PAI) plays a strategic role as a means of character building for students who not only have a strong religious understanding but also are able to appreciate diversity as part of social reality. This paper aims to describe the concept of developing a multicultural-based Islamic Religious Education curriculum, explain the development procedures, and identify approaches that can be used to integrate multicultural values into PAI learning materials. This study uses a library research method with a qualitative descriptive approach through analysis of various literature, scientific articles, books, and documents relevant to curriculum development and multicultural education. The results show that the development of a multicultural-based PAI curriculum is an effort to integrate the values of Islamic teachings with the principles of cultural and social diversity. This curriculum is aimed at forming students who are tolerant, democratic, inclusive, have open personalities, and possess noble morals. Curriculum development is carried out through planning, implementation, and evaluation stages, systematically structured according to student needs and the characteristics of a pluralistic society. During the planning stage, learning objectives, materials, methods, and evaluation are designed with multicultural values in mind. The implementation stage is carried out through learning activities that encourage dialogue, cooperation, and respect for differences. Furthermore, the evaluation stage is used to assess the effectiveness of curriculum implementation and student competency achievement in knowledge, attitudes, and behavior.
Abstrak
Indonesia merupakan negara yang memiliki keragaman budaya, suku, agama, bahasa, dan tradisi yang sangat kaya. Kondisi tersebut menjadi kekuatan sekaligus tantangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam konteks ini, Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis sebagai sarana pembentukan karakter peserta didik yang tidak hanya memiliki pemahaman keagamaan yang kuat, tetapi juga mampu menghargai keberagaman sebagai bagian dari realitas sosial. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis multikultural, menjelaskan prosedur pengembangannya, serta mengidentifikasi pendekatan yang dapat digunakan untuk mengintegrasikan nilai-nilai multikultural ke dalam materi pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai literatur, artikel ilmiah, buku, dan dokumen yang relevan dengan pengembangan kurikulum serta pendidikan multikultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum PAI berbasis multikultural merupakan upaya mengintegrasikan nilai-nilai ajaran Islam dengan prinsip-prinsip keberagaman budaya dan sosial. Kurikulum ini diarahkan untuk membentuk peserta didik yang toleran, demokratis, inklusif, berkepribadian terbuka, serta memiliki akhlak mulia. Pengembangan kurikulum dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang disusun secara sistematis sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan karakteristik masyarakat yang plural. Pada tahap perencanaan, tujuan, materi, metode, dan evaluasi pembelajaran dirancang dengan mempertimbangkan nilai-nilai multikultural. Tahap implementasi dilakukan melalui kegiatan pembelajaran yang mendorong dialog, kerja sama, dan penghargaan terhadap perbedaan. Selanjutnya, tahap evaluasi digunakan untuk menilai efektivitas penerapan kurikulum serta pencapaian kompetensi peserta didik dalam aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku.
Downloads
References
Andhika, M. Rezki, and Syaibatul Hamdi. “Formulasi Pendidikan Vokasi Melalui Program Keterampilan Pada Madrasah Aliyah Plus Keterampilan Di Aceh.” At-Ta’Dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam 16, no. 1 (2024): 90–102. https://doi.org/10.47498/tadib.v16i1.2859.
Arifai, Ahmad. “Pengembangan Kurikulum Pesantren, Madrasah Dan Sekolah.” Raudhah Proud To Be Professionals : Jurnal Tarbiyah Islamiyah 3, no. 2 (2018): 13–20. https://doi.org/10.48094/raudhah.v3i2.27.
Baharun, Hasan, and Robiatul Awwaliyah. “Pendidikan Multikultural Dalam Menanggulangi Narasi Islamisme Di Indonesia.” Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) 5, no. 2 (2017): 224. https://doi.org/10.15642/jpai.2017.5.2.224-243.
Chairy, Ach, and Istiqomah Istiqomah. “Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Masa Pandemi Covid-19.” JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 5, no. 2 (2022): 519–25. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i2.449.
Harun, Sulastri. “Pembelajaran Di Era 5.0.” Ejurnal.Pps.Ung.Ac.Id 2, no. November (2021): 265–76. https://ejurnal.pps.ung.ac.id/index.php/PSNPD/article/view/1074.
Hasibuan, Ahmad Tarmizi, Wilna Wulan, Suci Simatupang, Riska Rudini, and Sofiah Ani. “Implementasi Sistem Pendidikan Terbaik Dunia Di Jenjang Anak Usia Dasar Telaah Sistem Pendidikan Finlandia.” Jurnal Pembelajaran Dan Matematika Sigma 9, no. 1 (2023): 120–23. https://jurnal.ulb.ac.id/index.php/sigma/article/view/4383/3393.
Kaaffah, Shilmi, Hisny Fajrussalam, Aisyah Rahmania, Juliati Ningsih, Maria Khofifah Rhamadan, and Pina Mulyanti. “Menumbuhkan Sikap Toleransi Antar Agama Di Lingkungan Multikultural Kepada Anak Sesuai Ajaran Agama Islam.” JPG: Jurnal Pendidikan Guru 3, no. 4 (2022): 289. https://doi.org/10.32832/jpg.v3i4.7395.
Khusna, Nidhaul. “Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menumbuhkan Karakter Anti Korupsi.” MUDARRISA: Jurnal Kajian Pendidikan Islam 8, no. 2 (2016): 173. https://doi.org/10.18326/mdr.v8i2.173-200.
Ma’arif, Syamsul. “Islam Dan Pendidikan Pluralisme (Menampilkan Wajah Islam Toleran Melalui Kurikulum PAI Berbasis Kemajemukan).” Fikroh: Jurnal Studi Islam 6, no. 2 (2022): 100–127. http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/fikroh/article/view/761.
Mansur, Rosichin. “Pengembangan Kurikulim Pendidikan Agama Islam Multikultural (Suatu Prinsip-Prinsip Pengembangan).” Jurnal Kependidikan Dan Keislaman FAI Unisma 10, no. 2 (2016): 1–8.
Mardiah, Suci Amelia, and Zadrian Ardi. “Peran Strategis Need Assessment Dalam Perencanaan Program Bimbingan Dan Konseling Komprehensif : Tinjauan Literatur.” WISSEN: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora 3 (2025). https://journal.appisi.or.id/index.php/wissen/article/view/1001/1099.
Novayani, Irma. “Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Pai) Berbasis Multikultural.” Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam 3, no. 2 (2018): 235. https://doi.org/10.19109/tadrib.v3i2.1795.
Prasetyo, Banu, and Umi Trisyanti. “Revolusi Industri 4.0 Dan Tantangan Perubahan Sosial.” IPTEK Journal of Proceedings Series 02 (2018): 22–27. http://iptek.its.ac.id/index.php/jps/article/view/4417.
Rafsanjani, Toni Ardi, and Muhammad Abdur Razaq. “Internalisasi Nilai-Nilai Keislaman Terhadap Perkembangan Anak Di Sekolah Dasar Muhammadiyah Kriyan Jepara.” Profetika: Jurnal Studi Islam 20, no. 1 (2019): 16–29. https://doi.org/10.23917/profetika.v20i1.8945.
Raikhan. “Dialektika Pendidikan Agama Islam Pesisir Dan Pedalaman: Komparasi Praktik, Penilaian, Dan Konteks Sosio-Kultural.” Jurnal Pusat Studi Islam Pesisir I (2025): 21–33. https://doi.org/10.58518/pasir.v11.1003.
Rifa’i, Muh. Khoirul. “Internalisasi Nilai-Nilai Religius Berbasis Multikultural Dalam Membentuk Insan Kamil.” Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) 4, no. 1 (2016): 116. https://doi.org/10.15642/pai.2016.4.1.116-133.
Sa’datul Marwah, Rosedah. “Problematika Pendidikan Agama Islam Dan Upaya Merespon Perkembangan Abad 21.” Islamic Journal of Education 2, no. 2 (2023): 64–76. https://doi.org/10.54801/ijed.v2i2.195.
Safitri, Ida, Sufyarma Marsidin, and Ahmad Subandi. “Analisis Kebijakan Terkait Kebijakan Literasi Digital Di Sekolah Dasar.” Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan 2, no. 2 (2020): 176–80. https://doi.org/10.31004/edukatif.v2i2.123.
Saodah, Siti. “Model Pendidikan Agama Islam Berwawasan Multikultural Di Madrasah.” As-Salam: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman 1, no. 1 (2018): 75–100. http://journal.stai-yamisa.ac.id/index.php/assalam/article/view/12.
Sari, Herlini Puspika. “Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sekolah Dasar Menurut Aliran Filsafat Progresivisme.” El-Ibtidaiy: Journal of Primary Education 6, no. 2 (2023): 131–41.
Sari, Ramadhanita Mustika, and Muhammad Amin. “Implementasi Integrasi Ilmu Interdisipliner Dan Multidisipliner : Studi Kasus Di Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.” Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam Dan Sains 2 (2020): 245–52. https://sunankalijaga.org/prosiding/index.php/kiiis/article/view/409.
Setiawan, Muhammad Ridwan, Adjat Sudrajat, and Ida Tedjawiani. “Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) Dalam Meningkatkan Mutu Sekolah (Studi Deskriptif Tentang Peran Kepala Sekolah Dalam MBS Pada SMPN 3 Dan SMPN 4 Malangbong).” JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 5, no. 5 (May 2022): 1335–46. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i5.553.
Supena, Asep. “Model Pendidikan Inklusif Untuk Siswa Tunagrahita Di Sekolah Dasar.” PARAMETER: Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Jakarta 29, no. 2 (2017): 145–55. https://doi.org/10.21009/parameter.292.03.
Wahid, Lalu Abdurrahman, and Tasman Hamami. “Tantangan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam Dan Strategi Pengembangannya Dalam Menghadapi Tuntutan Kompetensi Masa Depan.” J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam 8, no. 1 (2021): 23–36. https://doi.org/10.18860/jpai.v8i1.15222.
Wati, Ririn Ambar. “Pendidikan Multikultural Berbasis Kitab Kuning Santri Di Ponpes Al-Mukhlisin Kota Batu.” Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi Dan Pemikiran Hukum Islam 13, no. 2 (2022): 272–87. https://doi.org/10.30739/darussalam.v13i2.1254.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syaiful Anwar, Nanang Budianto, Ahmad Salim Ulul Albab, Muhammad Tis Asuh Sobirin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





