MENGGAPAI RIDHA ALLAH MELALUI IBADAH RITUAL(Penafsiran ayat-ayat Sholat dan Puasa Menurut Al-Mawardi dalam Kitab Al-Nukat wa al ‘Uyun)

Authors

  • Wahyu Gil Dimas Alfian Sodri Universitas Yudharta Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia Author
  • Amir Mahmud Universitas Yudharta Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia Author
  • Wiwin Ainis Rohtih Universitas Yudharta Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia Author
  • Nyoko Adi Kuswoyo Universitas Yudharta Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71242/6976vy91

Keywords:

Ridha Allah, Ibadah Ritual, Al-Mawardi, An-Nukat wa al-‘Uyun.

Abstract

Salah satu fungsi Al-Qur’an sebagai pembimbing bagi orang-orang yang beriman menuju ridha Allah swt. Orang-orang beriman akan terus senantiasa berlomba-lomba menggapai ridha Allah swt. Hal ini merupakan objektivitas suatu ibadah dari sisi subtansialnya. Meskipun beberapa kali al-Qur’an menjanjikan surga sebagai ganjaran ibadah, namun sesungguhnya surge tersebut merupakan bentuk ridha Allah swt kepada hamba-Nya. Para ulama’ telah sepakat tidak ada sesuatu hal yang berat dikerjakan kecuali sesuatu hal yang diwajibkan Allah swt kepada orang-orang yang beriman. Sholat dan puasa merupakan bentuk ibadah ritual yang diwajibkan Allah swt kepada orang-orang yang beriman. Oleh karenanya dapat dipastikan bahwa ibadah ritual tersebut merupakan salah satu cara menggapai ridha Allah swt. Dalam hal ini, Al-Mawardi dalam tafsirnya An-Bukat wa al-‘Uyun mereprentasikan subtansi iabadah sholat dan puasa sebagai tangga untuk menggapai ridha Allah swt. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode kajian tafsir maudhu’i untuk menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan shalat dan puasa. Penelitian juga menggunakan pendekatan kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan informasi dan data dalam penelitian ini menggunakan dua cara. Yakni data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini adalah kitab tafsir An-Nukat wa al-‘Uyun karya Imam al-Mawardi. Sedangkan data sekunder diambil dari literatur, buku, catatan, majalah, serta hasil penelitian sebelumnya yang relevan. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa keikhlasan, konsistensi, dan pemahaman mendalam terhadap makna ibadah adalah kunci utama dalam meraih ridha Allah. Al-Mawardi dalam tafsirnya menekankan perilaku hati yang harus sesuai dengan tujuan ibadah itu sendiri, hal ini yang kemudian disebut subtansial ibadah. Kondisi hati yang lalai menurut al-Mawardi merupakan penyebab seorang hamba sulit untuk sampai pada Tuhannya. Ibadah shalat dan puasa yang dilakukan dengan niat tulus dan penghayatan mendalam dapat mendatangkan keberkahan serta memperkuat hubungan spiritual antara manusia dan Allah, serta membentuk karakter muslim yang lebih baik. Dari kepribadian yag baik dikarenakan ibadah dengan cara yang benar inilah seorang hamba dapat sampai kepada Allah swt dan mendapatkan ridha-Nya.

References

Abdullah, M. Amin. Studi Agama: Normativitas atau Historisitas? Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1996.

Agustian, Ary Ginanjar. Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual, ESQ (Emotional Spiritual Quotient): Berdasarkan 6 rukun Iman dan 5 Rukun Islam. Jakarta: Arga Tilanta, 2018.

Albani, Muhammad Nashiruddin Al. Shahih Sunan Tirmidzi: Seleksi Hadits Shahih Dari Kitab Sunan Tirmidzi. Jakarta: Pustaka Azzam, 2003.

Al-Ghazali, Imam. Mempertajam Mata Bathin dan Indra Ke Enam. Pustaka Media, 2019.

Al-ʻAsqalānī, Aḥmad ibn ʻAlī Ibn Ḥajar. Fathul Bari: Syarah Shahih al-Bukhari. Pustaka Imam Asy-Syafii, 2010.

Amin, Samsul Munir, and Haryanto Al-Fandi. Energi Dzikir: Menenteramkan Jiwa Membangkitkan Optimisme. Jakarta: Amzah, 2024.

An-Nawawi, Imam. Riyadhus Shalihin. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2015.

Azzam, Abdul Aziz Muhammad, and Abdul Wahhab Sayyed Hawwas. Fiqh Ibadah. Jakarta: Amzah, 2023.

Bagir, Haidar. Islam Tuhan Islam Manusia (Edisi Diperkaya). Bandung: Mizan Publishing, 2019.

Bisri, A. Mustofa. Saleh Ritual, Saleh Sosial. Yogyakarta: DIVA PRESS, 2018.

Daradjat, Zakiah. Ilmu Jiwa Agama. Jakarta: Bulan Bintang, 2015.

Faiz, Fahruddin. Mati Sebelum Mati Buka Kesadaran Hakiki. Bandung: Noura Book Publishing, 2024.

Ghazali, Imam al-. Ihya’ ‘Ulumuddin. Bandung: Nuansa Cendekia, 2020.

Gulen, M. Fethullah. Tasawuf untuk Kita Semua. Jakarta: Republika, 2014.

Gymnastiar, Abdullah. Shalat Best of the Best. 01 ed. Bandung: MQS Publishing, 2007.

Habibah, Muzayyidatul. “Implementasi Maqashid Syariah dalam Merumuskan Tujuan Laporan Keuangan Bank Syariah.” AKTSAR: Jurnal Akuntansi Syariah 3, no. 2 (December 29, 2020): 177. https://doi.org/10.21043/aktsar.v3i2.8414.

Hamka. Juz ’Amma Tafsir al-Azhar: Diperkaya dengan Pendekatan Sejarah, Sosiologi, Tasawuf, Ilmu Kalam, Sastra, dan Psikologi. Gema Insani, 2015.

———. Tasawuf Modern. Jakarta: Republika Penerbit, 2014.

Hawwa, Said. Al-Islam. Jakarta: Gema Insani, 2020.

Hawwa, Sa’id. Mensucikan Jiwa: Tazkiyatun Nafs. Jakarta: Robbani Press, 2018.

Ilyas, Yunahar. Kuliah Akhlaq. Yogyakarta: Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam, 2000.

Khalid, Amru. Ibadah Sepenuh Hati. Solo: Aqwan, 2006.

Koentjaraningrat. Beberapa Pokok Antropologi Sosial. Jakarta: Dian Rakyat, 1990.

Maarif, Ahmad Syafii. Islam: Kekuatan Doktrin dan Kegamangan Umat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1997.

Madjid, Nurcholish. Islam: Doktrin & Peradaban. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2019.

Mahfani, M. Khalilurrahman Al. Keutamaan Doa & Dzikir Untuk Hidup Bahagia Sejahtera. Jakarta: WahyuMedia, 2006.

Nata, Abuddin. Akhlak Tasawuf & Karakter Mulia Edisi Revisi. Jakarta: Rajawali Pers, 2020.

Rakhmat, Jalaluddin. Islam Aktual. Bandung: Mizan Publishing, 2021.

———. Psikologi Agama. Bandung: Mizan Publishing, 2021.

Rasjidi, Muhammad, and Sulaiman Rasjid. Fiqh Islam: (Hukum Fiqh Lengkap). Bandung: Dewan Pustaka Fajar, 1988.

Rifai, Mohammad. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. Semarang: PT. Karya Toha Putra, 2019.

Sabiq, Sayyid. Fiqih Sunnah Jilid 1. Jakarta: Republika Penerbit, 2017.

Saleh, Arman Yurisaldi. Berzikir Untuk Kesehatan Syaraf. Depok: Hikaru Publishing, 2018.

Salim, Ahmad. “Puasa sebagai Pembentukan Karakter Muslim.” Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Maluku, 2018. https://maluku.kemenag.go.id/artikel/h-ahmad-salim-%E2%80%9Cpuasa-sebagai- pembentukan-karakter-muslim%E2%80%9D.

Sangkan, Abu. Pelatihan Shalat Khusyu’: Shalat sebagai Meditasi Tertinggi dalam Islam. Bekasi: Shalat Center, 2005.

Santri KH. Munawwir Kertosono and Santri KH. Sholeh Bahruddin Purwosari. Sabilus Salikin: Jalan Para Salik Ensiklopedi Thariqah/Tasawuf. 01 ed. Pasuruan: Pondok Pesantren NGALAH, 2016. http://ngalah.net.

Sarwat, Ahmad. “Fiqih Kontemporer,” n.d.

———. Seri Fiqih Kehidupan 3 : Shalat. Jakarta: Rumah Fiqih Publishing, 2017.

Shihab, M. Quraish. Kaidah Tafsir: Syarat, Ketentuan, Dan Aturan Yang Patut Anda Ketahui Dalam Memahami Ayat-Ayat Al-Qur’an: Dilengkapi Penjelasan Kritis Tentang Hermeneutika Dalam Penafsiran Al-Qur’an. Lentera Hati, 2015. https://books.google.co.id/books?id=yFiUswEACAAJ.

———. Membumikan Al-Quran: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Bandung: Mizan Pustaka, 2007.

———. Wawasan Al Qur’an: Tafsir Tematik atas Berbagai Persoalan Umat. 01 ed. Bandung: Mizan Pustaka, 2007.

———. Yang Hilang dari Kit: Akhlak. Jakarta: Lentera Hati, 2017.

Shihab, Moh Quraish. Tafsîr al-Mishbâh̲: Pesan, Kesan, dan Keserasian al-Qur’an. Juz ’Amma. Jakarta: Lentera Hati, 2012.

Sholikhin, Muhammad. Ritual dan tradisi Islam Jawa: Ritual-ritual dan Tradisi-tradisi tentang Kehamilan, Kelahiran, Pernikahan, dan Kematian dalam Kehidupan Sehari-hari Masyarakat Islam Jawa. Yogyakarta: Penerbit Narasi, 2010.

Sidiq, Umar, and Miftachul Choiri. Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan. 01. Ponorogo: Nata Karya, 2019.

Somad, Abdul. 37 Masalah Populer: Untuk Ukhuwah Islamiyah. Pekanbaru: Tafaqquh Study Club, 2015.

Syukur, M. Amin. Tasawuf Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004.

Zaidan, Abd Al-/karim. Ushul ad-Da’wah. Beirut: Muassasah Ar-Risalah, 1993.

Zuhaili, Wahbah. Fiqih Islam wa Adillatuhu. Jakarta: Gema Insani, 2010.

Downloads

Published

2024-07-12

How to Cite

MENGGAPAI RIDHA ALLAH MELALUI IBADAH RITUAL(Penafsiran ayat-ayat Sholat dan Puasa Menurut Al-Mawardi dalam Kitab Al-Nukat wa al ‘Uyun). (2024). Al-Qolamuna: Journal Komunikasi Dan Penyiaran Islam , 1(3), 28-44. https://doi.org/10.71242/6976vy91