Telaah Tematik Tentang Kriteria Hidup Baik Dalam Al-Qur’an
DOI:
https://doi.org/10.71242/52hc3w52Keywords:
Al-Qur'an, Criteria, Good lifeAbstract
This research article aims to determine the criteria for a good life according to the Qur'an, examine the interpretation of related verses, and analyze the correlation between these criteria and the concept of a good life from an Islamic perspective. The type of research used is library research, namely a data collection method carried out by searching various literature sources such as books, scientific journals, tafsir books, and other relevant references related to the research theme. The data obtained is then analyzed systematically to produce a complete understanding. In the interpretation process, this study uses the maudhu'i (thematic) interpretation method, namely a method that focuses on a particular theme, then collects all verses of the Qur'an related to that theme for a comprehensive study. With this method, the concept of the criteria for a good life can be understood in a more focused and contextual manner. The results of the study show that in general the criteria for a good life are often understood as worldly things, such as abundant wealth, a decent place to live, and physical health. However, based on the interpretation of QS. According to verse 97 of An-Nahl, the criteria for a good life in the Qur'an are summarized in three main aspects: well-being, contentment (qana'ah), and happiness. Well-being is not only interpreted in material terms but also encompasses peace of mind. Contentment is a pillar that fosters gratitude and inner satisfaction. From these two aspects, true happiness is born, encompassing both worldly and afterlife, culminating in eternal bliss in God's paradise. Thus, the concept of a good life in the Qur'an is holistic, balanced, and oriented not only toward worldly aspects but also toward spiritual and hereafter aspects.
Abstrak
Artikel penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kriteria hidup baik menurut Al-Qur’an, menelaah penafsiran ayat-ayat yang berkaitan dengannya, serta menganalisis korelasi antara kriteria tersebut dengan konsep kehidupan yang baik dalam perspektif Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research), yaitu metode pengumpulan data yang dilakukan melalui penelusuran berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, kitab tafsir, dan referensi relevan lainnya yang berkaitan dengan tema penelitian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara sistematis untuk menghasilkan pemahaman yang utuh. Dalam proses penafsiran, penelitian ini menggunakan metode tafsir maudhu’i (tematik), yaitu metode yang berfokus pada satu tema tertentu, kemudian menghimpun seluruh ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan tema tersebut untuk dikaji secara menyeluruh. Dengan metode ini, konsep kriteria hidup baik dapat dipahami secara lebih terarah dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kriteria hidup baik sering dipahami sebagai hal yang bersifat duniawi, seperti harta yang melimpah, tempat tinggal yang layak, dan kesehatan jasmani. Namun, berdasarkan penafsiran QS. An-Nahl ayat 97, kriteria hidup baik dalam Al-Qur’an terhimpun dalam tiga aspek utama, yaitu kesejahteraan, rasa cukup (qana’ah), dan kebahagiaan. Kesejahteraan tidak hanya dimaknai secara material, tetapi juga mencakup ketenangan jiwa. Sikap qana’ah menjadi penopang yang melahirkan rasa syukur dan kepuasan batin. Dari kedua aspek tersebut, lahirlah kebahagiaan sejati yang mencakup kebahagiaan di dunia maupun di akhirat, dengan puncaknya adalah kebahagiaan abadi di surga Allah. Dengan demikian, konsep hidup baik dalam Al-Qur’an bersifat holistik, seimbang, dan tidak hanya berorientasi pada aspek duniawi, tetapi juga spiritual dan ukhrawi.
References
Ahlaro, Steven Ronald. “Kriteria Metode Pembelajaran Yang Baik Dan Efektif.” Jurnal Jumpa VIII, no. 1 (2020): 16–29. https://ojs.stkyakobus.ac.id/index.php/jumpa/article/view/98/97.
Aisyah, Nasya’a Nadyah, and Nur Fitriatin. “Krisis Moral Dan Etika Di Kalangan Generasi Muda Indonesia Dalam Perspektif Profesi Guru.” Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) 5 (2025): 329–37. https://jurnal.bimaberilmu.com/index.php/jppi/article/view/908/582.
Alamsyah, Alamsyah. “Pluralisme Agama Dalam Pandangan Al-Quran Dan Implementasi Pendidikan Islam.” TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam 2, no. 01 (2017): 71–80. https://doi.org/10.26618/jtw.v2i01.1025.
Arifin, Mohamad Zaenal, and Abdul Ghofur. “Pendidikan Karakter Dalam Pemikiran K.H Hasyim Asy’Ari.” Tarbawi : Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam 5, no. 2 (2022): 111–29. https://stai-binamadani.e-journal.id/Tarbawi/article/view/400.
Aulassyahied, Qaem. “Asas Akhlak Terpuji Dalam Islam: Kajian Komparatif Tafsir Surah An- Nahl Ayat 90 Menurut Tahir Bin Asyur Dan Al-Maraghi.” Jurnal Pendidikan Dasar Dan Sosial Humaniora 33, no. 1 (2022): 1–12. https://bajangjournal.com/index.php/JPDSH/article/view/1951/1389.
Firdiansyah, Adin Lazuardy, Misnawi, Noer Fareza, and Nur Aisyah. “Nilai Ikhlas Dan Sabar Sebagai Fondasi Motivasi Belajar: Telaah Tematik Al-Qur’an.” EL-BANAT: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam 15 (2025): 397–408. https://journal.stai-ypbwi.ac.id/index.php/elbanat/.
Guswenti, Mirna, Siti Fatonah, Loresa Maya Sari, and Eko Purnomo. “Ayat-Ayat Al-Quran Tentang Hakikat Ilmu Pengetahuan Dalam Perspektif Islam.” Al-Bahtsu 7, no. 2 (2021): 228. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.29300/btu.v6i2.4784.
Jennyya, Vionnalita, Maria Heny Pratiknjo, and Selvie Rumampuk. “Gaya Hidup Hedonisme Di Kalangan Mahasiswa Universitas Sam Ratulangi.” Jurnal Holistik 14, no. 3 (2021): 1–16. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/holistik/article/view/34482/32374.
Mahendra, Andi, Ahmad Zuhri, and Aprilinda M Harahap. “Reposisi Ulama Dalam Politik Era Disrupsi: Telaah Tematik Tafsir Al-Azhar Karya Buya Hamka.” Jurnal Mudabbir 5 (2025): 1853–67. https://www.jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/mudabbir/article/view/1423/1155.
Miswar, Miswar. “Konsep Pendidikan Akhlak Menurut Ibnu Miskawaih.” Al-Fikru: Jurnal Ilmiah 14, no. 1 (2021): 13–21. https://doi.org/10.51672/alfikru.v14i1.32.
Nurdin, Fauziah. “Moderasi Beragama Menurut Al-Qur’an Dan Hadist.” Jurnal Ilmiah Al-Mu’ashirah 18, no. 1 (2021): 59. https://doi.org/10.22373/jim.v18i1.10525.
Qamar, Syamsul, La Ode, Ismail Ahmad, and Achmad Abubakar. “Hidup Sehat Bersama Al-Quran (Telaah Tematik Ayat-Ayat Tentang Kesehatan) (Healthy Life with Al-Quran (Thematic Study of Verses about Health)).” Al-Quds : Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Hadis 7 (2023): 65–78. https://doi.org/10.29240/alquds.v7i1.4797.
Rahmadania, Sinta, Ajun Junaedi Sitika, and Astuti Darmayanti. “Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Keluarga Dan Masyarakat.” Edumaspul: Jurnal Pendidikan 5, no. 2 (2021): 221–26. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v5i2.1978.
Rahman, Taufik. “Konsep Keadilan Sosial Dalam Al-Qur’an Dan Hadis: Kajian Tematik Atas Ayat-Ayat Al-‘Adl.” AL-IDRAK Jurnal Pendidikan Islam Dan Budaya 4, no. 1 (2024): 1–11. https://jurnal.stitalihsan.ac.id/index.php/alidrak/article/view/57/45.
Rozi, Mohammad Fahrur. “Pluralisme Dan Multikulturalisme Dalam Membangun.” Al-Ibrah : Jurnal Pendidikan Dan Keilmuan Islam 11, no. 5 (1967). https://ejournal.stital.ac.id/index.php/alibrah/article/view/32/27.
Sa’diyah, Halimatus, and Moh. Zaiful Rosyid. “Nuansa Kode Etik Dan Moral Mahasiswa ( Studi Terhadap Peran Tim Kode Etik.” Nuansa Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Dan Kegamaan Islam 17, no. 1 (2020). https://doi.org/10.19105/nuansa.v16i2.2628.
Salim, Nur Zaid, Maragustam Siregar, and Mufrod Teguh Mulyo. “Rekonstruksi Pendidikan Karakter Di Era Globalisasi: Studi Analisis Konsep Pemikiran Ibnu Miskawaih.” Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah 7, no. 1 (2022): 28–39. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(1).9468.
Semadi, Yoga Putra. “Filsafat Pancasila Dalam Pendidikan Di Indonesia Menuju Bangsa Berkarakter.” Jurnal Filsafat Indonesia 2, no. 2 (2019): 82. https://doi.org/10.23887/jfi.v2i2.21286.
Situmorang, Risya Pramana. “Integrasi Literasi Sains Peserta Didik Dalam Pembelajaran Sains.” Satya Widya: Jurnal Studi Agama, 2016, 49–56. https://ejournal.uksw.edu/satyawidya/article/view/630.
Sumarni, Sumarni. “Proses Penyembuhan Gejala Kejiwaan Berbasis Islamic Intervention Of Psychology.” NALAR: Jurnal Peradaban Dan Pemikiran Islam 3, no. 2 (2020): 134–47. https://doi.org/10.23971/njppi.v3i2.1677.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Naf’an Salim, Wiwin Ainis Rohtih, Amir Mahmud, Nyoko Adi Kuswoyo (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










