Retorika Dakwah Habib Rizieq Syihab Dalam Fenomena 212
DOI:
https://doi.org/10.71242/y2bvsv92Keywords:
Retorika Dakwah, Habib Rizieq, 212Abstract
Penelitian ini berjudul “Retorika Dakwah Habib Rizieq Syihab Dalam Fenomena 212”, pada penelitian ini peneliti lebih fokus untuk menganalisa penerapan retorika di dalam dakwah Habib Rizieq dengan model penelitian kualitatif. Adapun Teknik analisis yang digunakan yaitu pertama peneliti mengumpulkan data-data yang akan dikaji dari media youtube kemudian peneliti mentranskrip data-data tersebut dan langkah selanjutnya peneliti menganalisa penerapan retorika dalam dakwah yang di oralkan oleh Habib Rizieq Syihab pada fenomena 212 yang bertempat di Monas. Adapun pisau analisis yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu berangkat dari teori Retorika Aristoteles yang terdapat dari poin pertama yaitu mengkaji tentang pengertian retorika. Retorika sendiri yaitu sebagai seni berbicara. Kedua tentang model-model persuasif retorika yang melingkupi ethos, logos, dan pathos. Ketiga mengkaji tentang hukum-hukum retorika yang menurut Aristoteles memiliki lima hukum yaitu Inventio, Desposito, Ekucatio, Memoria, dan Pronuntiatio.Keempat mengkaji tentang bentuk-bentuk pesan retorika yaitu Informatif, Persuasif, dan Koersif. Kelima mengkaji tentang jenis-jenis retorika yang melingkupi Pidato Politik, Pidato Forensik, dan Pidato Epideiktik. Adapun pendekatan peneliti dalam melakukan penelitian ini dengan menggunakan pendekatan riset naratif yaitu mengkaji tentang fenomena yang terjadi dan tutur kata. Dalam penelitian ini peneliti mencoba untuk menganalisa penerapan retorika di dalam dakwah yang dilakukan oleh Habib Rizieq Syihab dalam fenomena 212.
Kata Kunci: Retorika Dakwah, Habib Rizieq, 212
Abstract
This study is entitled "Habib Rizieq Syihab's Preaching Rhetoric in the 212 Phenomenon", in this study the researcher focuses more on analyzing the application of rhetoric in Habib Rizieq's preaching with a qualitative research model. The analysis technique used is first the researcher collects data to be studied from YouTube media then the researcher transcribes the data and the next step the researcher analyzes the application of rhetoric in preaching orally by Habib Rizieq Syihab in the 212 phenomenon which took place at Monas. The analytical tool used by the researcher in this study is based on Aristotle's Rhetoric theory which is found in the first point, namely studying the definition of rhetoric. Rhetoric itself is the art of speaking. Second, about persuasive models of rhetoric that encompass ethos, logos, and pathos. The third examines the laws of rhetoric which according to Aristotle have five laws, namely Inventio, Desposito, Ekucatio, Memoria, and Pronuntiatio. The fourth examines the forms of rhetorical messages, namely Informative, Persuasive, and Coercive. The fifth examines the types of rhetoric that encompass Political Speech, Forensic Speech, and Epideictic Speech. The researcher's approach in conducting this research is to use a narrative research approach, namely examining the phenomena that occur and speech. In this study, the researcher tries to analyze the application of rhetoric in the preaching carried out by Habib Rizieq Syihab in the 212 phenomenon.
References
Apriliyani, Vira, Delvi Wahyuni, and Universitas Negeri Padang. “Impoliteness Strategies Used By Male And Female Haters Of Habib Rizieq And Felix Siauw Found In Instagram Comments.” E-Journal of English Language & Literature 8, no. 1 (2019). chrome-extension://efaidnbmnnnibpcajpcglclefindmkaj/https://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=1553613&val=1508&title=IMPOLITENESS STRATEGIES USED BY MALE AND FEMALE HATERS OF HABIB RIZIEQ AND FELIX SIAUW FOUND IN INSTAGRAM COMMENTS.
Awaludin, Zulfian, and Wakhit Hasim. “Strategi Transformasi Sosial Nabi Muhammad Social Transformation Strategy of the Prophet Muhammad Saw in the Madinah Charter ( 619-622 Ad ).” Jurnal Yaqzhan 5, no. 1 (2019): 42–69. https://doi.org/10.24235/jy.v5i1.4521.
Awwali Salehah, Yunita, and Akhtim Wahyuni. “Implementasi Tahfiz Al-Qur’an Dengan Metode Talaqqi.” Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 4, no. 2 (2023): 504–19. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i2.235.
Aziz, Izzaty Ulya Munirah Abd, and Zainab Ismail. “Personaliti Pendakwah Dalam Menyantuni Masyarakat Non Muslim.” Al-Hikmah 10, no. 1 (2018): 34.
Efendi, Erwan, Muhammad Raefaldhi, and M. Salman Al Farisi. “Penggunaan Media Sosial Sebagai Sarana Berdakwah.” Da’watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting 4, no. 1 (2023): 12–20. https://doi.org/10.47467/dawatuna.v4i1.3218.
Fadli, Adi. “Transformasi Digital Dan Moderasi Beragama: Memperkuat Ummatan Wasathan Di Indonesia.” Schemata: Jurnal Pasca Sarjana IAIN Mataram 12, no. 1 (2023): 1–14. https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/schemata/article/view/7773.
Gufron, Iffan Ahmad. “Menjadi Manusia Baik Dalam Perspektif Etika Keutamaan.” Yaqhzan 2 (2016): 99–112. https://doi.org/10.24235/jy.v2i1.909.
Ismail, Safinah, Rosmawati Mohamad Rasit, and Zulkefli Aini. “Mesej Komunikasi Keluarga Dalam Surah Luqman.” Jurnal Sultan Alauddin Sulaiman Shah 6, no. December (2019): 201–13. http://jsass.kuis.edu.my/index.php/jsass/article/view/87.
Lala Amalia, Ida Ri’aen. “Communication Journal Of Da ’ Wah and” 2, no. 1 (2022): 40. https://doi.org/https://doi.org/10.28918/iqtidajournalofdawahandcommunication.v1i2.322.
Madeni, Agusman, Stid Mohammad, Natsir Stid, and Mohammad Natsir. “The Role of Da’Wah in Overcoming Social Problems.” Jurnal Da’wah: Risalah Merintis, Da’wah Melanjutkan 6, no. 1 (2023): 101–11. https://www.jurnal-stidnatsir.ac.id/index.php/dakwah/article/view/155.
Mahesa Sandi, and Shobah Shofariyani Iryanti. “Muslim Milenial Dalam Dinamika Kurikulum Merdeka Belajar: Dakwah Ustad Hanan Attaki Dalam Diskursus Pendidikan Progresif.” Al-I’tibar : Jurnal Pendidikan Islam 11, no. 1 (2024): 21–30. https://doi.org/10.30599/jpia.v11i1.3262.
Mas’udah, Amaliyah Nur, Mirwan Akhmad Taufiq, and Atiq Muhammad Romdlon. “Konsep Keindahan Jinas Dan Saja’ Dalam Surah Al-Haqqah (Kajian Ilmu Badi’).” KNM BSA (Konferensi Nasional Mahasiswa Bahasa Dan Sastra Arab), 2024, 192–205. https://proceedings.uinsa.ac.id/index.php/knm-bsa/article/view/2856/1664.
Mashis, Batinuha Musyahadah, Ahmad Habiburrahman Aksa, Asyrotul Muayyanah, and M Khasya Satriya. “Komunikasi Digital Dan Perubahan Sosial Masyarakat Pedesaan.” Mu’ashir: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam 1, no. 2 (2023): 283–312.
Munandar, Aris. “Reposisi Gerakan Islam Modern Di Tengah Perubahan Sosial Dan Politik Di Asia Tenggara.” Jurnal Imu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Jambi (JISIP-UNJA 9, no. 1 (2025): 49–60. https://online-journal.unja.ac.id/jisip/article/view/43148/20776.
Natsir, Muhammad. Fiqhud Da’wah. Jakarta: Media Dakwah, 2000.
Nurusshobah, Muhammad Said, and Siti Asiah. “Curhat ( Pengumbaran Aib ) d i Media Sosial Perspektif Qur ’ an.” Al-Irfani 4, no. 1 (2023): 16–32. https://www.journal.staidk.ac.id/index.php/irfani/article/view/533/340.
Pratiwi, Andi Fikra. “Film Sebagai Media Dakwah Islam.” Aqlam: Journal of Islam and Plurality 2, no. 2 (2018): 111–28. https://doi.org/10.30984/ajip.v2i2.523.
Rahman, Taufik. “Konsep Keadilan Sosial Dalam Al-Qur’an Dan Hadis: Kajian Tematik Atas Ayat-Ayat Al-‘Adl.” AL-IDRAK Jurnal Pendidikan Islam Dan Budaya 4, no. 1 (2024): 1–11. https://jurnal.stitalihsan.ac.id/index.php/alidrak/article/view/57/45.
Rakhmawati, Istina. “Perkembangan Media Sebagai Sarana.” AT-TABSYIR: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam 4, no. 1 (2016): 49–70. https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/komunikasi/article/view/2906/2077.
Rosyada, Amrina. “Etika Komunikasi Dakwah: Studi Terhadap Video Kajian Ustaz Abdul Somad Tentang K-Pop Dan Salib.” Jurnal Ilmu Dakwah 40, no. 2 (2020): 112. https://doi.org/10.21580/jid.v40.2.4704.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Al-Qolamuna: Journal Komunikasi dan Penyiaran Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








