Hukum Berdakwah Dalam Perspektif Al-Qur’an Surah Ali Imran Ayat 104

Authors

  • Ach Rifai Uin Sunan Kalijaga Author

DOI:

https://doi.org/10.71242/w2k0sx30

Keywords:

Law, Da'wah, Al-Qur'an, Ali-Imran Verse 104

Abstract

Hukum berdakwah dalam perspektif Al-Qur'an, khususnya Surah Ali Imran ayat 104, merupakan sebuah tuntunan yang menegaskan pentingnya peran umat Islam dalam menyebarkan ajaran Islam dan memperjuangkan kebaikan dalam masyarakat. Ayat ini memberikan landasan hukum dan moral bagi praktik dakwah dalam Islam. Tujuan dari penelitian ini, tidak lain hanyalah untuk mengathaui pada hukum berdakwah dalam perspektif al-qur’an surah ali imran ayat 104. Metode penelitian yang dilakukan dalam penlitian ini, menggunakan penlitian yang bersifat library riset, sehingga data yang diperlukan terbagi mnejadi dua bagian. Pertama data primer yang diperoleh dari al-Qur’an serta tafsirnya. Kedua data sekunder, yaitu sebuah pendukung yang meliputi pada jurnal, buku, dan lain-lainya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan, bahwa hukum dakwah bersifat kondisonal, jika pada ssuatu tempat tidak ada sama sekali personal, yang melakukan aktivitas dakwah. Maka dakwah tersebut hukumnya fardu ain. Namun jika pada tempat tersebut ada satu saja personal yang melakukan aktivitas dakwah. Maka hukum dari pada dakwah menjadi fardu kifayah. Demikian juga hukum dakwah menjadi fardu ain meski sudah terdapat personal yang sudah melakukan aktivitas dakwah, apabila kemungkaran masih meraja lela pada suatu tempat.
Abstract
The law of preaching from the perspective of the Koran, especially Surah Ali Imran verse 104, is a guideline that emphasizes the important role of Muslims in spreading Islamic teachings and fighting for goodness in society. This verse provides a legal and moral basis for the practice of da'wah in Islam. The aim of this research is none other than to understand the law of preaching from the perspective of the Koran Surah Ali Imran verse 104. The research method carried out in this research uses research in the nature of a research library, so that the required data is divided into two parts. First, primary data obtained from the Al-Qur'an and its interpretation. Second, secondary data, namely support which includes journals, books, and so on. The results of this research show that the law of da'wah is conditional, if in a place there are no individuals at all who carry out da'wah activities. So the law of preaching is fardu ain. However, if at that place there is only one person carrying out da'wah activities. So the law rather than da'wah becomes fardu kifayah. Likewise, the law of da'wah becomes fardu ain even if there are individuals who have carried out da'wah activities, if evil is still rampant in a place.

References

Ali-imran, At-thibaq F I Surah, and Diraasah Tahliliyah Balaghiyah. “At-Thibaq Fi Surah Ali-Imran (Diraasah Tahliliyah Balaghiyah).” Jazirah o4 (2023). https://doi.org/https://doi.org/10.51190/jazirah. v4i2.98.

Anam, Hoirul. “Risalah : Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam Sifat-Sifat Pemimpin Pendidik Dalam Perspektif Al-Qur’an Surah Ali Imran Ayat 159.” Risalah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam 8, no. 4 (2022): 1252.

Anam, Hoirul, and Ahmad Arifi. “AL-AFKAR : Journal for Islamic Studies Kajian Teori Pendidikan Dalam Perspektif Ibnu Khaldun Kekayaan Intelektualisme Islam Selama Abad Pertengahan Adalah Ibnu” 6, no. 4 (2023): 930. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v6i4.900.Study.

Azhar, Al. “IMPLEMENTASI AMAR MA’RUF NAHIMUNKAR DALAM KEHIDUPAN SOSIAL BERDASARKAN KAJIAN Al-QUR’AN SURAH ALI IMRAN AYAT.” Jurnal Pendidikan Ar-Rashid 7, no. 1 (2003): 1–16.

Bakhri, Syamsul, and Ahmad Hidayatullah. “Desakralisasi Simbol Politheisme Dalam Silsilah Wayang: Sebuah Kajian Living Qur’an Dan Dakwah Walisongo Di Jawa.” Sangkép: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan 2, no. 1 (2019): 16–17. https://doi.org/10.20414/sangkep.v2i1.934.

Madeni, Agusman, Stid Mohammad, Natsir Stid, and Mohammad Natsir. “The Role of Da’Wah in Overcoming Social Problems.” Jurnal Da’wah: Risalah Merintis, Da’wah Melanjutkan 6, no. 1 (2023): 101–11. https://www.jurnal-stidnatsir.ac.id/index.php/dakwah/article/view/155.

Ridwan, Muannif, Suhar AM, Bahrul Ulum, and Fauzi Muhammad. “Pentingnya Penerapan Literature Review Pada Penelitian Ilmiah.” Jurnal Masohi 2, no. 1 (2021): 42. https://doi.org/10.36339/jmas.v2i1.427.

Sukayat, Tata. Ilmu Dakwah. Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2015.

Zulkarnain, Yudo, and Siti Rohimah. “Analysis of Surah Al-Imran 104 in the Context of Social Leadership” 2, no. 1 (2024). https://doi.org/10.54090/pawarta.332.

Downloads

Published

2024-01-11

How to Cite

Hukum Berdakwah Dalam Perspektif Al-Qur’an Surah Ali Imran Ayat 104. (2024). Al-Qolamuna: Journal Komunikasi Dan Penyiaran Islam , 1(1), 16-24. https://doi.org/10.71242/w2k0sx30