Peran Dakwah dalam Membentuk Masyarakat Berakhlak Mulia
DOI:
https://doi.org/10.71242/ad50jr43Keywords:
Preaching, Morals, NobleAbstract
Da'wah has a very important role in forming a society with noble morals. This article discusses various aspects of the role of da'wah in forming the character and morals of society based on Islamic teachings. Through a descriptive qualitative approach, this article identifies the role of da'wah in spreading moral values, providing education and role models, strengthening social ties, preventing negative behavior, and building self-awareness. Da'wah is not only a means to convey religious teachings, but also an effort to educate individuals and society to live according to the values of goodness and justice. This study highlights the importance of da'wah in forming a just, harmonious, and compassionate society, and emphasizes that da'wah is not only about religion, but also about forming quality and responsible characters in society. The results of this study show that the role of da'wah in forming a society with noble morals has seven parts. First, da'wah functions as a medium for spreading moral values. Second, da'wah plays a role in educating and fostering the community. Third, da'wah provides a good example. Da'is or preachers are often role models for society. Fourth, da'wah strengthens social ties in the community. Fifth, preaching plays a role in preventing negative behavior. Sixth, preaching also plays a role in social and humanitarian aspects. Seventh, preaching encourages the formation of self-awareness.
Abstak
Dakwah memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk masyarakat yang berakhlak mulia. Artikel ini membahas berbagai aspek peran dakwah dalam membentuk karakter dan moral masyarakat berdasarkan ajaran Islam. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, artikel ini mengidentifikasi peran dakwah dalam menyebarkan nilai-nilai moral, memberikan pendidikan dan teladan, memperkuat ikatan sosial, mencegah perilaku negatif, dan membangun kesadaran diri. Dakwah tidak hanya menjadi sarana untuk menyampaikan ajaran agama, tetapi juga menjadi upaya mendidik individu dan masyarakat agar hidup sesuai dengan nilai-nilai kebaikan dan keadilan. Penelitian ini menyoroti pentingnya dakwah dalam membentuk masyarakat yang adil, harmonis, dan penuh kasih sayang, serta menegaskan bahwa dakwah bukan hanya tentang agama, tetapi juga tentang membentuk karakter yang berkualitas dan bertanggung jawab dalam masyarakat. Hasil dari penelitian ini menujukkan, bahwa peran dakwah dalam membentuk masyarakat berakhlak mulia terdapat tujuh bagian. Pertama, dakwah berfungsi sebagai medium penyebaran nilai-nilai moral. Kedua, dakwah berperan dalam pendidikan dan pembinaan umat. Ketiga, dakwah memberikan teladan yang baik. Para dai atau pendakwah seringkali menjadi panutan bagi masyarakat. Keempat, dakwah memperkuat ikatan sosial dalam komunitas. Kelima, dakwah berperan dalam pencegahan perilaku negatif. Keenam, dakwah juga berperan dalam aspek sosial dan kemanusiaan. Ketujuh, dakwah mendorong pembentukan kesadaran diri.
References
Abidi, Zaenal. “Management of Quality Improvement of Character Education Based on Religion, Culture, and Sociology.” Journal for Islamic Studies 4, no. 1 (2021): 181–202. https://al-afkar.com/index.php/Afkar_Journal/issue/view/4https://al-fkar.com/index.php/Afkar_Journal/issue/view/4.
Anggoro, Bayu. “Wayang Dan Seni Pertunjukan Kajian Sejarah Perkembangan Seni Wayang Di Tanah Jawa Sebagai Seni Pertunjukan Dan Dakwah.” JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) 2, no. 2 (2018): 122. https://doi.org/10.30829/j.v2i2.1679.
Asyura, K. “Pesan Dakwah Qaulan Maysura Pada Seksi Jamaah (Studi Analisis Di Dayah Putri Muslimat).” Jurnal An-Nasyru, 2021, 31–53. https://ejournal.iaialaziziyah.ac.id/index.php/jian/article/view/123.
Ihsan, Muhammad. “Pengobatan Ala Rasulullah SAW Sebagai Pendekatan Antropologis Dalam Dakwah Islamiah Di Desa Rensing Kecamatan Sakra Barat.” Palapa 4, no. 2 (2016): 152–210. https://doi.org/10.36088/palapa.v4i2.32.
Mansur, Mansur, Nuranisah Nuranisah, Afdal Afdal, Zakariah Zakariah, and Ferry Payuhi. “Peranan Komunikasi Dakwah Dalam Keluarga Menurut Perspektif Islam.” Jurnal Kolaboratif Sains 5, no. 6 (2022): 359–64. https://doi.org/10.56338/jks.v5i6.2518.
Mubasyaroh, Mubasyaroh. “Strategi Dakwah Persuasif Dalam Mengubah Perilaku Masyarakat.” Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies 11, no. 2 (2017): 311–24. https://doi.org/10.15575/idajhs.v11i2.2398.
Nasor, M. “M. Nasor, Optimalisasi Fungsi Radio.....” Jurnal Al-Adyan 12, no. No. 1 (2017): h. 105. https://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/alAdyan/article/view/1447/1163.
Nawaffani, Muhammad Mahsya. “Dakwah Digital Dan Dakwah Mimbar : Analisis Peran Dan Dampak Dalam Era Digitalisasi.” Sanaamul Quran : Jurnal Wawasan Keislaman 4, no. 2 (2023): 143–61. https://doi.org/10.62096/tsaqofah.v4i2.57.
Paisal, Jon. “Peran Dakwah Dalam Keluarga Dan Relevansinya Bagi Pembentukan Karakter Anak.” Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam Dan Perundang-Undangan 8, no. 1 (2021): 50–66. https://doi.org/https://doi.org/10.32505/qadha.v8i1.2726.
Pamungkas, Anggit, and Umi Halwati. “Tantangan Dakwah Melalui Media Sosial Di Era Media Baru.” ARKANA, Jurnal Komunikasi Dan Media 02, no. 02 (2023): 146–58. https://ojs.unsiq.ac.id/index.php/arkana.
Pimay, Awaludin, and Fania Mutiara Savitri. “Dinamika Dakwah Islam Di Era Modern.” Jurnal Ilmu Dakwah 41, no. 1 (2021): 43–55. https://doi.org/10.21580/jid.v41.1.7847.
PRASTIKA, YUSEFA HELFY, and MUHAMMAD FATHONI. “Kesinambungan Ajaran Al-Qur’an Dan Hadits Dalam Pengembangan Pendidikan Islam.” Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan Dan Kemasyarakatan 14, no. 2 (2023): 125–40. https://doi.org/10.62815/darululum.v14i2.122.
Riki Sutiono, Haris Riadi, Abdul wahid. “Akhlak Dalam Perspektif Al-Quran.” Jurnal Al-Fath XI, no. 2 (2017): 2. https://beta.monevdpupr.com/index.php/akademika/article/view/26.
Rustandi, Ridwan. “Cyberdakwah: Internet Sebagai Media Baru Dalam Sistem Komunikasi Dakwah Islam.” NALAR: Jurnal Peradaban Dan Pemikiran Islam 3, no. 2 (2020): 84–95. https://doi.org/10.23971/njppi.v3i2.1678.
Sagaf S. Pettalongi. “Islam Dan Pendidikan Humanis Dalam Resolusi Konflik Sosial.” Cakrawala Pendidikan 32, no. 2 (2013): 172–82. https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=ISLAM+DAN+PENDIDIKAN+HUMANIS+DALAM+RESOLUSI+KONFLIK+SOSIAL&btnG=.
Yusuf, Maimun, Arifin Zain, and Maimun Fuadi. “Identifikasi Ayat-Ayat Dakwah Dalam Al-Qur`an.” Al-Idarah: Jurnal Manajemen Dan Administrasi Islam 1, no. 2 (2017): 167. https://doi.org/10.22373/al-idarah.v1i2.2674.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Al-Qolamuna: Journal Komunikasi dan Penyiaran Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








