Prespektif Salik Tarekat Naqsabandiyah Mujadadiyah Kholidiyah Dalam Peranan Melakukan Muhasabah Pondok Pesantren Ngalah Sengonagung Purwosari Pasuruan

Authors

  • Rif’at Athoillah Universitas Yudharta Pasuruan Author

DOI:

https://doi.org/10.71242/s81cpj25

Keywords:

Seeker's Perspective, Naqsabndiyah Order, Self-Reflection

Abstract

This study aims to determine the perspectives of saliks of the Naqsyabandiyah Mujaddidiyah Kholidiyah Sufi Order on their role in conducting self-reflection (muhasabah) at the Ngalah Purwosari Islamic Boarding School in Pasuruan. This study used a descriptive qualitative approach, with data collection methods including observation, interviews, and documentation. The results indicate that two main factors influence the salik's consistency in conducting self-reflection: internal and external factors. Internal factors include a deeply ingrained religious understanding, an awareness of the importance of self-reflection as a spiritual need, a sense of vigilance (nigah dasyt), and a deep remembrance of death and the Last Day. Meanwhile, external factors include the influence of the spiritual environment, particularly the presence of pious friends, a supportive atmosphere in the Islamic boarding school, and direct guidance from a wise and prudent spiritual leader. These two factors complement each other and shape the salik's holistic spiritual awareness. To maintain consistency in the practice of self-reflection, saliks employ two main approaches: first, muraqabah, which is the full awareness that Allah SWT constantly monitors every human action; and second, disciplined time management, so that self-reflection isn't just a leisure activity, but becomes part of a daily spiritual routine. With this approach, self-reflection becomes not only a form of self-reflection but also a crucial tool for strengthening spiritual relationships and strengthening the path of the seeker toward knowledge of God.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif salik Tarekat Naqsyabandiyah Mujaddidiyah Kholidiyah dalam peranannya melakukan muhasabah di Pondok Pesantren Ngalah Purwosari Pasuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua faktor utama yang memengaruhi konsistensi salik dalam melakukan muhasabah, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal mencakup pemahaman keagamaan yang tertanam kuat dalam diri salik, kesadaran akan pentingnya muhasabah sebagai kebutuhan rohani, kewaspadaan hati (nigah dasyt), serta ingatan mendalam terhadap kematian dan hari akhir. Sementara itu, faktor eksternal meliputi pengaruh lingkungan spiritual, terutama kehadiran teman yang shalih, suasana pondok yang mendukung, serta bimbingan langsung dari mursyid yang arif dan bijaksana. Kedua faktor ini saling melengkapi dan membentuk kesadaran spiritual yang utuh dalam diri salik. Untuk menjaga konsistensi dalam praktik muhasabah, salik menggunakan dua pendekatan utama: pertama, muraqabah, yakni kesadaran penuh bahwa Allah SWT senantiasa mengawasi setiap gerak-gerik manusia; dan kedua, pengaturan waktu yang disiplin, sehingga muhasabah tidak sekadar dilakukan saat senggang, tetapi menjadi bagian dari rutinitas spiritual harian. Dengan pendekatan ini, muhasabah tidak hanya menjadi bentuk refleksi diri, tetapi juga menjadi media penting dalam memperkuat hubungan ruhani dan meneguhkan langkah salik dalam menapaki jalan menuju makrifatullah.

References

Asmikhazali, Mutia. “AGAMA DAN PERDAMAIAN: Studi Perbandingan Dialog Antar Iman Menurut Pemikiran Mohammed Abu-Nimer Dan Pemikiran Dialog Antar Iman Di Indonesia Disusun.” Uin Syarif Hidayatullah, 2021.

Desiono, Maula. “Contribution Of The Value Of The Teachings Of Thoriqoh Naqsyabandiyah Kholidiyah To Islamic Education For The Elderly In Wonosobo Penarik Mukomuko.” El-Ghiroh 22, no. 2 (2024): 165–76. https://doi.org/10.37092/el-ghiroh.v22i2.889.

Fajri, Ahmad, Mispani, and Muhammad Yusuf. “IMPLEMENTASI PENDIDIKAN TASAWUF PADA AMALIYAH THORIQOH QODIRIYAH WA AL- NAQSYABANDIYAH SESUAI KONSEP TASAWUF IMAM AL- GHOZALI (Studi Di Pondok Pesantren Al Yazier Desa Panggung Jaya Kecamatan Rawajitu Utara Kabupaten Mesuji).” Assyfa Journal of Islamic Studies 01 (2023).

Hasanah, Holifatul, and Sony Sukmawan. “Berbingkai Kemajemukan Budaya, Bersukma Desakalapatra: Selidik Etnografi Atas Tradisi Tengger.” Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya 4, no. 1 (2021): 79–90. https://doi.org/10.30872/diglosia.v4i1.102.

Huda, M Thoriqul. “Strategi, Peluang Dan Tantangan Membangun Kerukunan Pemuda Di Era Milenial.” Satya Widya: Jurnal Studi Agama 3, no. 2 (2020): 98–114.

Irfan, Muhammad. “Paradigma Islam Rasional Harun Nasution: Membumikan Teologi Kerukunan.” Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (Jisa) 1, no. 2 (2018): 103. https://doi.org/10.30829/jisa.v1i2.5434.

Kalinda, Isnani. Pendidikan Islam Berbasis Wasathiyah (Studi Pemikiran Muhammad Quraish Shihab Tentang Konsep Wasathiyah). Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, 2022.

Kholiqoh, Luluk, and Ahidul Asror. “Strategi Dakwah Ustadz Achmad Nasiruddin Arif Dalam Mensyiarkan Ajaran Thoriqoh Naqsyabandiyah Kholidiyah Mujaddidiyah Kepada Generasi Muda Di Kota Surabaya.” Meysara: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Dakwah 2, no. 1 (2021): 6.

Luluk Kholiqoh. “Metode Dakwah Thoriqoh Naqsyabandiyah Kholidiyah Mujaddidiyah Kepada Jamaah Muda Di Kota Surabaya.” Journal of Student Research 1, no. 4 (2023): 36–49. https://doi.org/10.55606/jsr.v1i4.1354.

Maulidina, Rizka. “Pola Perilaku Pengguna Internet Dalam Mengonsumsi Dan Menyebarluaskan Berita Dan Informasi Pada Generasi X, Y, Dan Z, 2020.” Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif …, 2020.

Mohamad, Abdul Manam. “Salik Dan Majdhub Dari Perspektif Ilmu Tasawuf.” Jurna Islam Dan Masyarakat Kontemporari 1 (2008): 59–69.

Mutmainah. “Metode Muhasabah: Analisis Pendekatan Psikologi Sufistik Perspektif Al–Ghazali.” Pendidikan Dan Pranata Islam STAI Syichona Moh. Cholil Bangkalan 12, no. 1 (2021): 41–51.

———. “Metode Muhasabah: Analisis Pendekatan Psikologi Sufistik Perspektif Al–Ghazali.” Pendidikan Dan Pranata Islam STAI Syichona Moh. Cholil Bangkalan 12, no. 1 (2021).

Mz, Syamsul Rizal. “Akhlak Islami Perspektif Ulama Salaf.” Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam 7, no. 01 (2018): 67. https://doi.org/10.30868/ei.v7i01.212.

Oktari, Dian Popi, and Aceng Kosasih. “Pendidikan Karakter Religius Dan Mandiri Di Pesantren.” Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial 28, no. 1 (2019): 42. https://doi.org/10.17509/jpis.v28i1.14985.

Ramdani, Febriant Musyaqori, Achmad Hufad, and Udin Supriadi. “PROGRAM INTERNALISASI NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA ANAK USIA DINI.” Sosiestas 7, no. 2 (2017): 386–98.

Samsurrohman. “Menelisik Nilai Hermeneutik Tafsir Sufi Ibn ’Arabi Dalam Futuhat Al-Makkiyyah.” Qaf 1, no. 2 (2017).

Sugiono. Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif Dan RD. Bandung: AlFabetha, 2017.

Tarpin, Tarpin. “Muhasabah ‘Ala Al-Nafsi Ditengah Pandemi Corona.” Tarpin 1, no. 1 (2022): 25–32. https://doi.org/10.61159/sahaja.v1i1.10.

Wasil, Wasil, and Bahrur Rosi. “Strategi Dakwah Sunan Ampel Dalam Menyebarkan Islam Di Tanah Jawa.” FATWA: Jurnal Managamen Dakwah Strategi 3, no. 2 (2012): 1–7.

Downloads

Published

2025-04-19

How to Cite

Prespektif Salik Tarekat Naqsabandiyah Mujadadiyah Kholidiyah Dalam Peranan Melakukan Muhasabah Pondok Pesantren Ngalah Sengonagung Purwosari Pasuruan. (2025). Al-Qolamuna: Journal Komunikasi Dan Penyiaran Islam , 2(2), 201-213. https://doi.org/10.71242/s81cpj25