Analisis Semiotika Tagline “Beli Semua Di Shopee” Dalam Membentuk Branding Shopee
DOI:
https://doi.org/10.71242/87krm670Keywords:
Tagline, Digital Branding, Semiotics, Roland Barthes, Shopee E-commerceAbstract
Based on the increasing competition in the e-commerce industry in Indonesia, taglines play a crucial role as verbal communication elements in shaping brand image. The tagline "Buy Everything at Shopee" was chosen due to its consistency from 2017 to 2023 and its ability to reflect Shopee as a one-stop shopping platform. This study aims to explore the semiotic meaning of the tagline by applying Roland Barthes' theory (denotation, connotation, and myth) and examine its contribution to building Shopee's branding. The research method used was descriptive qualitative analysis using semiotic analysis techniques, while data sources were obtained from documentation of various Shopee promotional materials, theoretical literature, and industry reports. The results show that denotatively, this tagline implies an invitation to shop at Shopee; connotatively, it reflects ease, completeness, and efficiency; and at the myth level, it builds Shopee's image as the premier digital shopping solution. From a branding perspective, the tagline reinforces a friendly and modern brand personality, a brand promise of easy, one-stop shopping, and an emotional attachment with consumers. This study concludes that the tagline "Buy Everything on Shopee" is not simply a promotional phrase, but rather a strategic element in strengthening Shopee's brand identity amidst e-commerce competition. The recommendation is for Shopee to maintain tagline consistency in its communication campaigns, while continually adapting its narrative to digital trends and consumer needs. For further research, a comparative study with other e-commerce taglines (Tokopedia, Lazada, Blibli) or exploration of other verbal branding aspects such as slogans and jingles is recommended.
Abstrak
Dengan dasar fenomena meningkatnya persaingan industri e-commerce di Indonesia, di mana tagline berperan penting sebagai elemen komunikasi verbal dalam membentuk citra merek. Tagline “Beli Semua di Shopee” dipilih karena konsistensinya sejak 2017 hingga 2023 serta kemampuannya mencerminkan Shopee sebagai platform belanja serba ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna semiotik tagline dengan menerapkan teori Roland Barthes (denotasi, konotasi, dan mitos) serta mengkaji kontribusinya dalam membangun branding Shopee. Metode penelitian yang diterapkan berupa deskriptif kualitatif dengan teknik analisis semiotika, sedangkan sumber data diperoleh dari dokumentasi berbagai materi promosi Shopee, literatur teori, dan laporan industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara denotatif tagline ini bermakna ajakan berbelanja di Shopee; secara konotatif mencerminkan kemudahan, kelengkapan, dan efisiensi; sedangkan pada level mitos membangun citra Shopee sebagai solusi utama belanja digital. Dari sisi branding, tagline memperkuat brand personality yang ramah dan modern, brand promise berupa kemudahan belanja serba ada, serta emotional attachment dengan konsumen. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tagline “Beli Semua di Shopee” bukan sekadar frasa promosi, melainkan elemen strategis dalam memperkuat identitas merek Shopee di tengah persaingan e-commerce. Saran yang diajukan adalah agar Shopee tetap mempertahankan konsistensi tagline dalam kampanye komunikasinya, sambil terus menyesuaikan narasi dengan tren digital dan kebutuhan konsumen. Untuk penelitian lanjutan, disarankan adanya kajian komparatif dengan tagline e-commerce lain (Tokopedia, Lazada, Blibli) atau eksplorasi aspek verbal branding lainnya seperti slogan dan jingle.
References
Adityatama, Wira, Hamidah Hamidah, and Silvia Assoburu. “Seni Hadroh Sebagai Komunikasi Budaya Islam (Studi Pada Majelis Assolihin Di Talang Kedondong Palembang).” Indonesian Culture and Religion Issues 1, no. 1 (2024): 9. https://doi.org/https://doi.org/10.47134/diksima.v1i1.2.
Arifah Qurotul, Latifah Eka, Misbah Fturrahman, and Mukie Ardya. “Peran Vital Desain Branding Dalam Meningkatkan Daya Saing Usaha Dan Mendukung Pertumbuhan UMKM.” Jurnal Penelitian Inovatif 4, no. 2 (2024): 74–79.
Cahyadi, Ridho, Rama Aditya Yunanda, Ronal Samanta Putra, Satria Indra Jaya, Jurusan S Akuntansi, Fakultas Ekonomi, and Universitas Mataram. “Analisis Faktor-Faktor Melemahnya Kurs Rupiah Pada Era Digital Abstrak Saham-Saham Perusahaan Domestik . Sebaliknya , Jika Dolar AS Menguat Terhadap Rupiah ,.” Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen Dan Akuntansi MH Thamrin 5, no. 2 (2024): 412–27.
Chaidir, M, Cathas Teguh Prakoso, and Kheyene Molekandella Boer. “Pengaruh Tagline Iklan Yamaha ‘Semakin Di Depan’ Terhadap Kesadaran Merek Pada Masyarakat Kecamatan Samarinda Ulu Di Kota Samarinda.” EJournal Ilmu Komunikasi 6, no. 1 (2018): 391–402.
Edwin Kiky Aprianto, Naerul. “Peran Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Bisnis.” International Journal Administration, Business and Organization (IJABO) | 2, no. 1 (2021): 1–7.
Fitri, Nuri Anisa. “Dampak E-Commerce Terhadap Strategi Pemasaran (Studi Kasus Pada Platform Shopee).” PROCURATIO: Jurnal Manajemen & Bisnis 1, no. 2 (2022): 67–77. https://doi.org/10.62394/projmb.v1i2.34.
Gloria Narida, Marshelia. “Brand Image Dalam Persaingan Iklan E-Commerce Dengan Menggunakan Brand Ambassador (Analisis Semiotika Iklan Shopee ‘Bisa Tuku Saiki’ versus Tokopedia x BTS).” Journal Of Media and Communication Science) 12 Diterbitkan Oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Mataram 3, no. 1 (2019): 12–25.
Haris, Mohammad Akmal. “Urgensi Digitalisasi Pendidikan Pesantren Di Era Society 5.0 (Peluang Dan Tantangannya Di Pondok Pesantren Al-Amin Indramayu).” Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 6, no. 01 (2023): 49–64. https://doi.org/10.30868/im.v4i02.3616.
Kartini, Kartini, Indira Fatra Deni, and Khoirul Jamil. “Representasi Pesan Moral Dalam Film Penyalin Cahaya.” SIWAYANG Journal: Publikasi Ilmiah Bidang Pariwisata, Kebudayaan, Dan Antropologi 1, no. 3 (2022): 121–30. https://doi.org/10.54443/siwayang.v1i3.388.
Kurniasih, Erni, and Yanti Setianti. “Strategi Personal Branding Anies Baswedan Dalam Membangun Komunikasi Politik Melalui Instagram.” Ekspresi Dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi 7, no. 1 (2024): 123–40. https://doi.org/10.33822/jep.v7i1.6074.
Marta, Revi. “Proses Perencanaan Komunikasi Pada Pemasaran.” Jurnal Ilmu Komunikasi 7 (2016): 52–62.
Naswa Dwi Putri Nasution, Najwa Naila, Siti Fadilla Siagian, and Syairal Fahmy Dalimunthe. “Analisis Wacana Kritis Terhadap Tagline ‘Indonesia Gelap’ Dalam Berita Detik.Com.” MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi 4, no. 2 (2025): 200–211. https://doi.org/10.54259/mukasi.v4i2.4176.
Nathaniel, Axcell, and Amelia Wisda Sannie. “Analisis Semiotika Makna Kesendirian Pada Lirik Lagu ‘ Ruang Sendiri ’ Karya Tulus.” Ilmu Sastra Dan Liguistik 19 (2018): 107–17.
Nurdahniar, Inda. “Analisis Tagline Merek Yang Mengandung Unsur Pornografi Di Media Sosial.” Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi 21, no. 1 (2021): 451. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i1.1347.
Putri, Dessy Aulia Eka, and Dessy Aulia. “Senantiasa Di Sisi Anda Sebagai Branding Tagline Dalam Membentuk Citra Terpercaya Nasabah Bank Central Asia (BCA) Samarinda.” Jurnal Imu Komunikasi 4, no. 4 (2016): 149–60.
Rahmawati, Isnaini. “Semiotik Teks Roland Barthes Dalam Kehidupan Kontemporer Umat Beragama Mengenai Fenomena Padu Padan Kebaya.” TAMADDUN: Jurnal Kebudayaan Dan Sastra Islam 17, no. 2 (1970): 29–43. https://doi.org/10.19109/tamaddun.v17i2.2532.
Rahmawati, Yulia, Farida Hariyati, Ahmad Zakki Abdullah, and Mia Nurmiarani. “Gaya Komunikasi Dakwah Era Digital: Kajian Literatur.” Concept: Journal of Social Humanities and Education 3, no. 1 (2024): 266–79.
S, Dawam Sahrin Najah, Universitas Pembangunan, Nasional Veteran, Jawa Timur, Muhammad Ryan N Z, and Sabrina Indira. “Peran Teknologi Dalam Tranformasi Ekonomi Dan Bisnis Di Era Digital.” Jurnal Ilmiah Research Student 1, no. 5 (2024): 8–16.
Sofiyani, Aliyah, Arfian Suryasuciramdhan, Fatimah Nisafitri Nurjanah, Hasna Zhafira, and Yuanita Ferlinda Putri. “Efektivitas Penggunaan Jargon Dalam Iklan Produk Indomie Universitas Bina Bangsa , Indonesia.” Misterius: Publikasi Ilmu Seni Dan Desain Komunikasi Visual 2 (2025): 25–34.
Sugiono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif,Dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2011.
———. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta, 2018.
Sugiono, Shiddiq. “Industri Konten Digital Dalam Perspektif Society 5.0.” Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Komunikasi 22, no. 2 (2020): 175–91.
Syahriati, St, and Amnah Hadi. “Pengaruh Narasi Iklan Shopee Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Secara Online.” INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research 5 (2025): 327–37.
Tamara, Junisti. “Kajian Semiotika Roland Barthes Pada Poster Unicef.” Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) 3, no. 2 (2020): 726–33. https://doi.org/10.34007/jehss.v3i2.403.
Viona, Veronica, Kezia Yohanes, Laurencia Steffanie Mega, Wijaya Kurniawati, Rustono Farady Marta, and Dan Muhamad Isnaini. “Narasi Shopee Dalam Mengembangkan Ekonomi Kreatif Berbasis Teknologi E-Commerce Di Era Modern.” AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi I, no. 2 (2021): 46–65.
Yunita, Sri, Ayu Tri Chahyani, Hanaya Manuela Ambarita, Iwidya Risti Sinaga, Nabila Devia Hummaira, Universitas Negeri Medan, Jl William Iskandar, et al. “Pengaruh Media Sosial Dalam Membentuk Identitas Kewarganegaraan Yang Berakar Pada Nilai-Nilai Pancasila.” Journal on Education 06, no. 03 (2024): 16833–39.
Zumhas, Churin Sukmadina. “Studi Eksplorasi Pengalaman Pekerja Generasi Z Terkait Phk Massal.” JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis Dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi). 11, no. 1 (2024): 271–95. https://doi.org/10.35794/jmbi.v11i1.54176.










