Strategi Komunikasi Orang Tua dan Guru Dalam Membentuk Karakter Religius pada Siswa SDN 10 Mentok

Authors

  • Septi Dewi Anggraini Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung Author

DOI:

https://doi.org/10.71242/mstd1910

Keywords:

Communication Strategy, Teachers, Parents, Religious Character

Abstract

The implications of effective communication strategies between teachers and parents have a positive impact on the formation of students' religious character within the school and family environment. Synergy between the two facilitates monitoring of students' behavior and academic development and strengthens the internalization of religious values. This study recommends increased communication collaboration between teachers and parents as a key to successfully developing students' religious character. This study aims to examine the communication strategies used by teachers and parents in developing religious character in students at Mentok 10 Public Elementary School. Religious character is an important foundation for creating a generation with noble morals and strong faith. This study used a qualitative approach with a case study method and was conducted at Mentok 10 Public Elementary School from July to August 2025. Data were obtained through observation, in-depth interviews, and documentation with informants including religious teachers, students, and parents. The results indicate that communication strategies between teachers and parents are implemented both directly and indirectly. Direct communication includes parent visits to the school, the formation of a school committee, parent-student associations, and report card collection. Indirect communication is conducted through digital media such as WhatsApp groups for information exchange and monitoring of students' religious character development. The religious character of students at SD Negeri 10 Mentok is reflected in their daily prayer habits, disciplined recitation of the Quran, congregational prayer, honesty, sincerity, self-confidence, creativity, responsibility, love of knowledge, discipline, obedience to rules, tolerance, and respect for others.

Abstrak

Implikasi strategi komunikasi yang efektif antara guru dan orang tua berdampak positif pada pembentukan karakter religius siswa di lingkungan sekolah dan keluarga. Sinergi antara keduanya mempermudah pengawasan perilaku dan perkembangan akademik siswa serta memperkuat internalisasi nilai-nilai agama. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kerja sama komunikasi antara guru dan orang tua sebagai kunci keberhasilan pembentukan karakter religius siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi komunikasi yang digunakan oleh guru dan orang tua dalam membentuk karakter religius pada siswa Sekolah Dasar Negeri 10 Mentok. Karakter religius merupakan fondasi penting dalam menciptakan generasi yang berakhlak mulia dan memiliki keimanan yang kuat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan di SD Negeri 10 Mentok selama bulan Juli hingga Agustus 2025. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan informan berupa guru agama, siswa, dan orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi antara guru dan orang tua dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Komunikasi langsung mencakup kunjungan orang tua ke sekolah, pembentukan komite sekolah, paguyuban orang tua siswa, dan pengambilan raport. Komunikasi tidak langsung dilakukan melalui media digital seperti grup WhatsApp untuk pertukaran informasi dan pengawasan perkembangan karakter religius siswa. Karakter religius siswa di SD Negeri 10 Mentok tercermin dalam kebiasaan doa sehari-hari, disiplin mengaji, pelaksanaan sholat berjamaah, sikap jujur, ikhlas, percaya diri, kreatif, bertanggung jawab, cinta ilmu, disiplin, taat peraturan, toleransi, dan penghormatan terhadap orang lain.

References

Abshor, M. U. (2019). Penafsiran Sufistik Kh. Shalih Darat Terhadap Q.S. Al-Baqarah: 183. Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Dan Hadis, 19(2), 203. https://doi.org/10.14421/qh.2018.1902-05

Abubakar, R. (2021). Pengantar Metodologi Penelitian. Press UIN Sunan Kalijaga.

Adolph, R. (2016). Reinterpretation of Women’s Inheritance Rights in Islam. Al-Ulum, 23(2), 1–23. https://journal.iaingorontalo.ac.id/index.php/au/article/view/4239/1939

Desa, B., & Kecamatan, S. (2023). Respon Orang Tua Terhadap Perilaku Bermain Tik-Tok Santri Di Taman Pendidikan Al-Qur’an Al Baroqah Desa Sukamarga Kecamatan Abung Kunang Kabupaten Lampung Utara [Universitas islam Negeri Raden Intan Lampung]. http://repository.radenintan.ac.id/23138/1/PUSAT BAB 1 DAN 2.pdf

Fahlevi, M. R. (2022). Kajian Project Based Blended Learning Sebagai Model Pembelajaran Pasca Pandemi dan Bentuk Implementasi Kurikulum Merdeka. Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 5(2), 230–249. https://doi.org/10.32923/kjmp.v5i2.2714

Gilang AN & Wiwin H. (2021). Tinjauan Sistematis Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif. Mediapsi, 7.

Herdiani, F. D. (2021). Penerapan Oracle Enterprise Architecture Development (OADP) Dalam Perancangan Arsitektur Sistem Informasi Manajemen Aset Properti: Studi Kasus PT. Pos Properti Indonesia. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi, 5(1), 31–38. https://doi.org/10.22437/jiituj.v5i1.12886

Inah, E. (2015). Peran Komunikasi Antara Guru dan Siswa. Article.

Jafar, I., & Amrullah, M. N. (2018). Bentuk-Bentuk Pesan Dakwah dalam Kajian Al-Qur’an. Jurnal Komunikasi Islam, 1(1), 41. https://doi.org/10.15642/jki.2018.1.1.41-66

Krippendorff, K. (2004). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. In California: Sage Publications. https://doi.org/10.26740/jrpd.v10n2.p121-127

Laura, F. M. (n.d.). Studi Netnografi Tayangan Paranormal Experience “Rumah Eyang” Channel Youtube Raditya Dika. Institut Agama Islam Negeri Tulungagung.

Legi, H., Samosir, L., & Tambunan, L. L. (2023). Manajemen konflik dalam implementasi kurikulum merdeka di era digital Hendrik. Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 196–203. https://stai-binamadani.e-journal.id/Tarbawi/article/view/392/306

Lisa, H., & Irma, A. (2025). Penggunaan Akun Second Instagram Sebagai Media Ekspresi Diri Remaja Di Era Digital. Arini: Jurnal Ilmiah Dan Karya Inovasi Guru, 2(1), 1–15. https://doi.org/10.71153/arini.v2i1.277

Mu’minah, N. (2016). Character Building Dalam Konsep Pendidikan Imam Zarkasyi Ditinjau Dari Filsafat Moral Ibnu Miskawaih. Jurnal Filsafat, 25(1), 100. https://doi.org/10.22146/jf.12616

Nurhayati, N., & Saeful Rahmat, P. (2023). Kebijakan dan Implementasi Manajemen Pembiayaan dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Sekolah. Journal of Economics and Business UBS, 12(4), 2498–2505. https://doi.org/10.52644/joeb.v12i4.314

Pamungkas, A., & Halwati, U. (2023). Tantangan Dakwah Melalui Media Sosial di Era Media Baru. ARKANA, Jurnal Komunikasi Dan Media, 02(02), 146–158. https://ojs.unsiq.ac.id/index.php/arkana

Rahmawati, E. S., Istiqomah, & Yunita, R. (2024). Strategi Guru Dalam Mengelola Kelas Yang Efektif Dalam Meningkatkan Disiplin Belajar Siswa. Cendekia Pendidikan, 3(7), 1–13. https://ejournal.warunayama.org/index.php/sindorocendikiapendidikan/article/view/769

Ramadhani, R. (2020). Pendidikan Akidah Akhlak sebagai Solusi Pencegahan LGBT. Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan, 15(01), 47–68. https://doi.org/10.37680/adabiya.v15i01.223

Ratnasari, L., & Suradika, A. (2020). Building an Islamic School’s Reputation Among the Muslim Middle Class. Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik Dan Komunikasi Bisnis, 4(1), 18.

Rizal AR & Burhaman. (2022). Peran Komunikasi Orang Tua Terhadap Pembentukan Karakter Anak yang Berakhlakul Karimah. Jurnal Ilmu Komunikasi, 3.

Sagaf S. Pettalongi. (2013). Islam dan Pendidikan Humanis dalam Resolusi Konflik Sosial. Cakrawala Pendidikan, 32(2), 172–182. https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=ISLAM+DAN+PENDIDIKAN+HUMANIS+DALAM+RESOLUSI+KONFLIK+SOSIAL&btnG=

Sahuri, M. S. (2022). A Strategi Guru PAI Membentuk Karakter Religius Peserta Didik di SMP Al Baitul Amien Jember. IJIT: Indonesian Journal of Islamic Teaching, 5(2), 205–218. https://doi.org/10.35719/ijit.v5i2.1555

Santosa, D. S. S., & Irawati, L. (2018). Kompetensi pedagogik guru SMP Negeri 2 Kaloran Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung. Jurnal Ecodunamika, 1(2), 1–12. https://doi.org/https://ejournal.uksw.edu/ecodunamika/article/view/1759

Saputra. (2011). Dakwah Melalui Media: Sebuah Tantangan Dan Peluang. IAIN Kudus : At-Tabsyir, 4(1,Juni), 157–172. https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/komunikasi/article/viewFile/2911/2082

Sholihah Ummi et al. (2023). Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.

Sumarno, Y., Christi, A. M., Gracia, F. Y., Runesi, A., & Timadius, H. (2021). Strategi PAIKEM Terpadu pada Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di era Pandemi Covid-19. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 4(2), 226–244. https://doi.org/10.34081/fidei.v4i2.274

Suryaningsih, A. (2020). Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Secara Online Pada Pelajaran Animasi 2D Melalui Strategi Komunikasi Persuasif. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 5(1), 9–15. https://doi.org/10.51169/ideguru.v5i1.143

Usiono, U., Rahmi, N., Harahap, A. R., & ... (2023). Strategi Pendidik dalam Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Peserta Didik. Jurnal Pendidikan …, 7, 32573–32578. https://www.jptam.org/index.php/jptam/article/view/12375

Downloads

Published

2025-11-11

How to Cite

Strategi Komunikasi Orang Tua dan Guru Dalam Membentuk Karakter Religius pada Siswa SDN 10 Mentok. (2025). Al-Qolamuna: Journal Komunikasi Dan Penyiaran Islam , 2(4), 414-425. https://doi.org/10.71242/mstd1910