Peran dan Pembentukan Majelis Taklim Mursyid Al Ikhwan
DOI:
https://doi.org/10.71242/kryr4426Keywords:
Majelis taklim, formation, role, non-formal Islamic educationAbstract
plays a strategic role in the religious life of the community. Its existence serves as a means to deepen religious knowledge, improve Islamic understanding, and strengthen social and spiritual bonds within the community. Through continuous recitation and guidance activities, the Majelis Taklim becomes a flexible, inclusive, and easily accessible learning space for various levels of society, both men and women, young and old. This study aims to uncover the process of establishing the Majelis Taklim and analyze its impact on improving the religious and social quality of its members. The focus of the research is directed at the Majelis Taklim Mursyid Al Ikhwan as the object of study, to obtain an in-depth picture of the institutional dynamics, program activities, and the role of the Majelis Taklim in fostering the community. This study uses a qualitative method with a descriptive approach, allowing researchers to understand the phenomenon comprehensively and contextually. Data collection was conducted through field observations to directly observe the Majelis Taklim activities, in-depth interviews with administrators and members to explore their experiences and views, and documentation as supporting data. The results show that the Majelis Taklim Mursyid Al Ikhwan plays a role as a center for religious guidance and sustainable da'wah development. In addition to holding regular religious studies, this Islamic study group is also active in external da'wah and Islamic education activities in the surrounding area. The active participation of the congregation and the commitment of the management are key factors in supporting the continuity and effectiveness of the Islamic study group in improving the religious and social well-being of the community.
Abstrak
Majelis taklim merupakan salah satu bentuk lembaga pendidikan Islam nonformal yang memiliki peran strategis dalam kehidupan keagamaan masyarakat. Keberadaannya berfungsi sebagai sarana untuk memperdalam pengetahuan agama, meningkatkan pemahaman keislaman, serta memperkuat ikatan sosial dan spiritual di tengah komunitas. Melalui kegiatan pengajian dan pembinaan yang berkesinambungan, majelis taklim menjadi ruang belajar yang fleksibel, inklusif, dan mudah diakses oleh berbagai lapisan masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap proses pendirian majelis taklim serta menganalisis dampaknya terhadap peningkatan kualitas keagamaan dan sosial para anggotanya. Fokus penelitian diarahkan pada Majelis Taklim Mursyid Al Ikhwan sebagai objek kajian, guna memperoleh gambaran mendalam mengenai dinamika kelembagaan, program kegiatan, serta peran majelis taklim dalam pembinaan umat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, sehingga memungkinkan peneliti memahami fenomena secara komprehensif dan kontekstual. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan untuk melihat secara langsung aktivitas majelis taklim, wawancara mendalam dengan pengurus dan anggota guna menggali pengalaman serta pandangan mereka, serta dokumentasi sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Taklim Mursyid Al Ikhwan berperan sebagai pusat pembinaan keagamaan dan pengembangan dakwah yang berkelanjutan. Selain menyelenggarakan pengajian rutin, majelis taklim ini juga aktif dalam kegiatan dakwah eksternal dan pendidikan Islam di lingkungan sekitar. Partisipasi aktif jamaah serta komitmen pengelola menjadi faktor utama yang mendukung keberlangsungan dan efektivitas majelis taklim dalam meningkatkan kualitas keagamaan dan sosial masyarakat.
References
Albusthomi, Andrias Nurkamil. “Pendidikan Akhlak Sebagai Landasan Pembentukan Karakter Di Majelis Taklim Konversi Diniyah (Mtkd) Al Ikhlas Kec. Bandung Kulon.” Jurnal TEXTURA 6 (2019): 15–37. https://journal.piksi.ac.id/index.php/TEXTURA/article/view/93.
Anjar, Yuva Ayuning, Bukhari Bukhari, and Nova Hary Utari. “Kontruksi Sosial Dan Eksistensi Perempuan Bercadar.” Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) 15, no. 1 (2021): 92–117. https://doi.org/10.24815/jsu.v15i1.21989.
Anwar, Saeful, and Ahmad Firdaus. “Penerapan Metode Dakwah Mujadalah Di Majelis Taklim.” Lantera: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam 1, no. 2 (2023): 121.
Arikarani, Yesi. “PERAN MAJELIS TAKLIM SEBAGAI PENDIDIKAN ALTERNATIF DALAM MEREVITALISASI PENGETAHUAN AGAMA (Studi Kasus Di Majelis Ta’lim Al-Amanah) Desa Lubuk Ngin Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas).” El-Ghiroh Jurnal Studi Keislaman, 2017. https://jurnal.staibsllg.ac.id/index.php/el-ghiroh/article/view/28.
Ayat, Q S Al-hujarat. “Telaah Hubungan Sosial Dalam Al-Quran : Studi Tafsir” 1, no. 2 (2024): 338–50. http://ejournal.stitta.ac.id/index.php/ambarsa/article/view/174/140.
Barella, Yusawinur, Syarifuddin Ondeng, and Saprin. “Peranan Majelis Taklim Dan Lembaga Dakwah Dalam Pengembangan Pendidikan Islam: Sebuah Analisis Fungsional.” Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran 7, no. 2 (2024): 4868–76. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp.
Dinar, Ashari Seribu, Syamsul Hilal, and Moh. Bahruddin. “Ijtihad Dan Ifta Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI): Pengertian, Metode Dan Klasifikasi.” Jurnal Penelitian Multidisiplin Bagsa 1, no. 8 (2025): 890–97. https://ejournal.amirulbangunbangsapublishing.com/index.php/jpnmb/article/view/170/136.
Haris dkk, Nazar. Pedoman Pengelolaan Majelis Taklim Terpadu Persatuan Umat Islam (PUI). Jakarta: PP Wanita PUI Jakarta, 2017.
Haris, Nazar. “PEDOMAN PENGELOLAAN MAJELIS TAKLIM TERPADU PERSATUAN UMMAT ISLAM (PUI).” PP Wanita PUI, 2017, 3–4.
Hasanah, Holifatul, and Sony Sukmawan. “Berbingkai Kemajemukan Budaya, Bersukma Desakalapatra: Selidik Etnografi Atas Tradisi Tengger.” Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya 4, no. 1 (2021): 79–90. https://doi.org/10.30872/diglosia.v4i1.102.
Hasanah, Uswatun, and Nikmawati Penyuluh Agama Islam KUA Pesangrahan Jakarta Selatan. “Strategi Dan Manajemen Dakwah Masa Pandemi Covid-19 Masyarakat Madura.” IMEJ: Islamic Management and Empowerment Journal 3, no. 1 (2021): 49–62. https://doi.org/10.18326/imej.v3i1.49-62.
Hidayah, Upik Nurul. “Interaksi Edukatif Antara Guru Dan Peserta Didik Dalam Kitab Ta’līm Al-Muta’allim Dan Implikasinya Di Era Disrupsi Upik.” Http://Repository.Unissula.Ac.Id/27772/. Universitas Islam Sultan Agung Semarang, 2022. http://repository.unissula.ac.id/27772/.
Ilahude, Nurjanah Mustafa, Asmun Wantu, and Roni Lukum. “Faktor Penghambat Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PPKn Di SMA Negeri 1 Popayato Kabupaten Pohuwato.” Jurnal Kewarganegaraan 7, no. 2 (2023): 2294–2303.
Khoiron, Adhi Kusumastuti dan Ahmad Mustamil. “METODE PENELITIAN KUALITATIF.” LEMBAGA PENDIDIKAN SUKARNO PRESSINDO, 2019, 2.
Lukman, Saeful, Yusuf Zainal Abidin, and Asep Shodiqin. “Peranan Majelis Taklim Dalam Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Masyarakat.” Tabligh: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam 4, no. 1 (2020): 65–84. https://doi.org/10.15575/tabligh.v4i1.802.
Majelis Ulama Indonesia. “Fatwa MUI Perkawinan Beda Agama.” Majelis Ulama Indonesia 2, no. 2 (2005): 472. chrome-extension://efaidnbmnnnibpcajpcglclefindmkaj/https://mui.or.id/storage/fatwa/c9da9dd9e19374f7ed4c4e2feb505fce-lampiran.pdf.
Mariana, S, A Syahid, and S Kadir. “Peran Majelis Taklim Al-Magfirah Melalui Pemanfaatan Media Sosial Dakwah Islamiyah Terhadap Pemahaman Keagamaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Di Kelurahan ….” Jurnal Kolaboratif Sains 03, no. September 2020 (2020): 287–95. https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/1730.
Munir, Muhammad. “Peran Majelis Ta’lim Selaparang Dalam Pembinaan Keagamaan Masayarakat.” Jurnal Penelitian Keislaman 15, no. 2 (2019): 105–18. https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/jpk/article/view/1633/956.
Nasrudin, N., and M. Maryadi. “Manajemen Sarana Dan Prasarana Pendidikan Dalam Pembelajaran Di SD.” Manajemen Pendidikan 13, no. 2 (2019): 15–23. https://doi.org/10.23917/jmp.v13i2.6363.
Putra, Septian Eka, and Meria Utama. “Pelaksanaan Mediasi Dalam Penyelesaian Sengketa Perdata Berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Pengadilan.” Lex LATA, no. 1 (2022): 430–41. http://journal.fh.unsri.ac.id/index.php/LexS/article/view/1310%0Ahttp://journal.fh.unsri.ac.id/index.php/LexS/article/download/1310/525.
Putri, Karlina. “Majelis Ta’lim Sebagai Lembaga Pendidikan Islam Non Formal Di Indonesia.” JMPAI: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam 2 (2024): 158.
Saridudin, Saridudin, and Ta’rif Ta’rif. “Penguatan Pendidikan Karakter Professional-Religius Pada Jamaah Majelis Taklim Shirotol Mustaqim Semarang.” EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan 19, no. 3 (2021): 317–32.
Wibowo, Subekty, Hermanu Joebagio, and Saiful Bachri. “Peran Majelis Ulama Indonesia Pada Masa Orde Baru 1975-1998 Dan Relevansinya Dalam Pengembangan Materi Pembelajaran Sejarah Kelas XII IPS SMA.” Jurnal Ilmu Pendidikan 7, no. 2 (2020): 809–20. https://jurnal.uns.ac.id/candi/article/view/42767/27548.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Evi Sundari, Wanda Aulia Putri Sinaga, Afdillah Prayoga, Dani Prayogi, Hendra Kurniawan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










