Komunikasi Antarbudaya dalam Masyarakat Multikultural di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.71242/ayvzp538Keywords:
Communication, Intercultural, Society, Multicultural, Digital EraAbstract
Intercultural communication is the interaction process that occurs between individuals or groups with different cultural backgrounds in a multicultural society. The diversity of cultures, ethnicities, religions, languages, and customs within a society can both be a social asset and pose challenges to the communication process if not accompanied by an attitude of tolerance and mutual understanding. This study aims to analyze the role of intercultural communication in building harmonious social relations in a multicultural society and to identify factors that support and hinder intercultural communication in social life. This study used a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Research informants included community leaders, religious leaders, educators, youth, and members of the general public involved in intercultural social interactions. Data analysis used the Miles and Huberman interactive analysis model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that intercultural communication plays a crucial role in creating tolerance, strengthening social integration, and fostering mutual respect among culturally diverse groups. Supporting factors for intercultural communication include openness, empathy, tolerance, and understanding of other cultural values, while inhibiting factors include language differences, stereotypes, social prejudice, and a lack of cultural understanding. Thus, intercultural communication is a crucial tool in creating a harmonious, peaceful, and respectful multicultural society amidst cultural diversity.
Abstrak
Komunikasi antarbudaya merupakan proses interaksi yang terjadi antara individu atau kelompok yang memiliki latar belakang budaya berbeda dalam kehidupan masyarakat multikultural. Keberagaman budaya, suku, agama, bahasa, dan adat istiadat dalam masyarakat dapat menjadi kekayaan sosial sekaligus menimbulkan tantangan dalam proses komunikasi apabila tidak disertai sikap toleransi dan saling memahami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi antarbudaya dalam membangun hubungan sosial yang harmonis di tengah masyarakat multikultural, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat komunikasi antarbudaya dalam kehidupan sosial masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas tokoh masyarakat, tokoh agama, pendidik, pemuda, dan masyarakat umum yang terlibat dalam interaksi sosial antarbudaya. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antarbudaya memiliki peranan penting dalam menciptakan toleransi, memperkuat integrasi sosial, serta membangun sikap saling menghargai antar kelompok masyarakat yang berbeda budaya. Faktor pendukung komunikasi antarbudaya meliputi sikap terbuka, empati, toleransi, dan pemahaman terhadap nilai budaya lain, sedangkan faktor penghambatnya meliputi perbedaan bahasa, stereotip, prasangka sosial, dan kurangnya pemahaman budaya. Dengan demikian, komunikasi antarbudaya menjadi sarana penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat multikultural yang harmonis, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman budaya.
References
Alfarabi, Aldila Vidianingtyas Utami, and Anis Endang Sri Murwani. “Peran Komunikasi Antarbudaya Dalam Mengatasi Konflik Sosial Di Masyarakat Multikultural (Studi Pada Masyarakat Kecamatan Sukakarya Kabupaten Musi Rawas).” Jurnal Khabar: Komunikasi Dan Penyiaran Islam 7, no. 1 (2025): 235–45. https://jurnal.staibsllg.ac.id/index.php/khabar/article/view/1152/500.
Amtiran, Abdon Arnolus, and Arimurti Kriswibowo. “Kepemimpinan Agama Dan Dialog Antaragama: Strategi Pembangunan Masyarakat Multikultural Berbasis Moderasi Beragama.” Jurnal Penelitian Agama Hindu 8, no. 3 (2024): 331–48.
Chandra, Dewi, Hazani Stid, and Mustafa Ibrahim. “Pola Komunikasi Antar Budaya Dalam Membangun Harmonisasi Masyarakat Heterogen Di Kota Mataram.” PENSA : Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial 1, no. 2 (2019): 368–90. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/pensa.
Dodego, Subhan Hi. Ali, and Doli Witro. “The Islamic Moderation And The Prevention Of Radicalism And Religious Extremism In Indonesia.” Dialog 43, no. 2 (2020): 199–208. https://doi.org/10.47655/dialog.v43i2.375.
Efendi, Nur, and Muh Ibnu Sholeh. “Dinamika Sosial Dalam Proses Pengambilan Keputusan Dalam Manajemen Pendidikan Islam.” Attanwir : Jurnal Keislaman Dan Pendidikan 14, no. 2 (2023): 45–67. https://doi.org/10.53915/jurnalkeislamandanpendidikan.v14i2.421.
Efendi, Septiyano, Heldy Sunjaya, Eko Purwanto, and Tantry Widiyanarti. “Peran Komunikasi Antar Budaya Dalam Mengatasi Konflik Di Lingkungan Multikultural.” Indonesian Culture and Religion Issues, no. 4 (2024): 1–6. https://pdfs.semanticscholar.org/57a1/d4c4b260418111a6ea874885e2b9fcd7470b.pdf.
Fahruddin, Ahmad Hanif, Maskuri, and Hasan Busri. “Internalisasi Nilai Multikulturalisme Melalui Pendidikan Islam; Interelasi Tri Sentra Pendidikan Pada Masyarakat Multireligius Desa Balun Lamongan.” Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) 4, no. 1 (2021): 52–69. https://doi.org/10.33367/ijies.v4i1.1633.
Fatimah, Jeanny Maria, and Muhammad Farid. “Komunikasi Antarbudaya Dalam Masyarakat Multikultur ( Studi Pada Masyarakat Etnik Jawa Dan Bali Di Desa Balirejo).” Komunida: Media Komunikasi Dan Dakwah 12 (2022): 1–23. https://doi.org/10.35905/komunida.v7i2.http.
Faturahman, Burhanudin Mukhamad. “Kepemimpinan Dalam Budaya Organisasi.” Madani: Jurnal Politik Dan Sosial Kemasyarakatan 10, no. 1 (2018): 1–11. https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/MADANI/article/view/186/61.
Firmansyah, Deri, and Dede. “Teknik Pengambilan Sampel Umum Dalam Metodologi Penelitian: Literature Review.” Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH) 1, no. 2 (2022): 85–114. https://doi.org/10.55927/jiph.v1i2.937.
Hasan, Moch. Zainul, and Munirul Abidin. “Peran Dan Strategi Penanaman Nilai Moderasi Beragama Di Pondok Pesantren Nurul Jadid.” JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 7, no. 7 (2024): 6769–74. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i7.5270.
Hasanah, Holifatul, and Sony Sukmawan. “Berbingkai Kemajemukan Budaya, Bersukma Desakalapatra: Selidik Etnografi Atas Tradisi Tengger.” Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya 4, no. 1 (2021): 79–90. https://doi.org/10.30872/diglosia.v4i1.102.
Hasanah, Jamilatul, M Zainal Alim, Vicky Febriansyah, and Mochammad Isa Anshori. “Budaya Organisasi Dan Kepemimpinan Transformasional : Sistematika Tinjauan Literatur.” Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa 1, no. 4 (2023). https://jurnal.itbsemarang.ac.id/index.php/JIKMA/article/view/502/481.
Latuheru, Rido Dominggus, and Marleen Muskita. “Enkulturasi Budaya Pamana.” Badati : Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 2020, 107–13. https://www.ojs.ukim.ac.id/index.php/badati/article/view/411.
Maryamah, Eva. “Pengembangan Budaya Sekolah.” Tarbawi 2, no. 02 (2016): 86–96.
Muchtar, Khoiruddin, Iwan Koswara, and Agus Setiaman. “Jurnal Manajemen Komunikasi.” Jurnal Manajemen Komunikasi 1, no. 1 (2016): 113–24. https://journals.unpad.ac.id/manajemen-komunikasi/article/view/10064/4923.
Rizak, Mohamad. “Pola, Peran Antarbudaya, Komunikasi Mencegah, Dalam Agama, Antar Kelompok.” Islamic Communication Journal 03 (2018): 88–104.
Setiawan, Ika Roni. “Pengembangan Sumber Daya Manusia Di Bidang Pariwisata: Perspektif Potensi Wisata Daerah Berkembang.” Jurnal Penelitian Manajemen Terapan 1, no. 1 (2016): 24. https://journal.stieken.ac.id/index.php/penataran/article/view/301.
Sumaryanto, Edy, and Malik Ibrahim. “Komunikasi Antar Budaya Dalam Bingkai Teori-Teori Adaptasi.” Nusantara Hasana Journal 3, no. 2 (2023): 42–51. https://doi.org/10.59003/nhj.v3i2.895.
Volume, Jom Visip. “Key Word : Communication Planning, Socialization, Smart City” 4, no. 2 (2017): 1–13. https://www.neliti.com/publications/199308/perencanaan-komunikasi-dinas-komunikasi-informatika-statistik-dan-persandian-kot.
Yustina, Ajeng Fani, and Yahfizham Yahfizham. “Game Based Learning Matematika Dengan Metode Squid Game Dan Among Us.” Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika 7, no. 1 (2023): 615–30. https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i1.1946.
Yuwafik, Muhammad Hamdan, A Nadyatul, and Angga Ramadhani. “Komunikasi Antar Budaya Dalam Masyarakat Multikultural Di Desa Surorowo Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan.” Journal of Communication 1, no. 1 (2025): 12–19. https://jurnal.unhjambi.ac.id/index.php/coms/article/view/37/9.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ilham Mushariawan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










