Komunikasi sebagai Sarana Membangun Kepercayaan Masyarakat

Authors

  • Ach Rifai UIN Sunan Kalijaga Author

DOI:

https://doi.org/10.71242/vqw65391

Keywords:

Communication, Means, Building, Trust, Society

Abstract

Communication is a crucial aspect of social life, playing a significant role in building harmonious relationships and fostering public trust. This study aims to analyze the role of communication as a means of building public trust in social life, organizations, and government. The research method used was a qualitative approach with a descriptive approach. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation, while data analysis employed the Miles and Huberman interactive model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that effective, open, honest, and responsible communication can increase public trust in individuals, organizations, and the government. Good communication also contributes to creating harmonious social relations, strengthening social solidarity, increasing public participation, and building a positive image of an institution. Furthermore, professional and humane communication can minimize social conflict and foster social stability in society. In the digital era, communication also faces challenges in the form of the spread of hoaxes and disinformation, which can impact public trust. Therefore, ethical, transparent, and public-interest-oriented communication is necessary to maintain public trust. Thus, communication plays a strategic role as a means of building public trust and creating a harmonious, peaceful, and cooperative social life.

Abstrak

Komunikasi merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan sosial yang memiliki peranan besar dalam membangun hubungan harmonis dan menciptakan kepercayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi sebagai sarana membangun kepercayaan masyarakat dalam kehidupan sosial, organisasi, maupun pemerintahan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif, terbuka, jujur, dan bertanggung jawab mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap individu, organisasi, maupun pemerintah. Komunikasi yang baik juga berkontribusi dalam menciptakan hubungan sosial yang harmonis, memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta membangun citra positif suatu lembaga. Selain itu, komunikasi yang dilakukan secara profesional dan humanis dapat meminimalkan konflik sosial serta menciptakan stabilitas sosial dalam kehidupan masyarakat. Di era digital, komunikasi juga menghadapi tantangan berupa penyebaran hoaks dan disinformasi yang dapat memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan komunikasi yang etis, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik agar kepercayaan masyarakat dapat terus terjaga. Dengan demikian, komunikasi memiliki peranan strategis sebagai sarana membangun kepercayaan masyarakat dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis, damai, dan penuh kerja sama.

References

Agung, Muhamad, and Harmonis Minangkabawi. “Membangun Kepercayaan Yang Berkelanjutan Di Era Disruptif Komunikasi : Perspektif Media Dan Komunikasi Digital Building Sustainable Trust in Disruptive Communication : Media and Digital Communication Perspective.” Journal Komunikasi 18, no. April (2024): 265–80. https://doi.org/10.20885/komunikasi.vol18.iss2.art9.

Akhmad, Khabib Alia. “Pemanfaatan Media Sosial Bagi Pengembangan Pemasaran UMKM (Studi Deskriptif Kualitatif Pada Distro Di Kota Surakarta).” DutaCom Journal 9, no. 1 (2015): 43–54.

Amalia, Tisa, Santo Wijaya, and Nita Winda Sari. “Public Speaking Membangun Kepercayaan Diri Dan Komunikasi Efektif.” Jurnal Pengabdian Masyarakat 3, no. 1 (2025): 21–32. https://jurnal.utpas.ac.id/index.php/bhaktimas/article/view/185/142.

Anggraini, Citra, Denny Hermawan Ritonga, Lina Kristina, Muhammad Syam, and Winda Kustiawan. “Komunikasi Interpersonal.” Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) 1, no. 3 (2022): 337–42. https://doi.org/10.37676/mude.v1i3.2611.

Anggraini, Nia, and Dyah Rachmawati Sugiyanto. “Etnografi Virtual Dalam Permainan Free Fire.” Communications 3, no. 1 (2021): 1–17.

Hermawan, Iwan, and Fatimah Az Zahro. “Konsep Membangun Branding Image Untuk Meningkatkan Kepercayaan Terhadap Lembaga Pendidikan Islam.” Asgent Journal Al-Bahjah Journal Of Islamic Education Management 02, no. 01 (2024): 12–26. https://doi.org/10.61553/ascent.v2i1.96.

Ilmiah, Jurnal, and Ekonomi Islam. “Strategi Branding Dalam Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Madrasah Tsanawiyah Negeri.” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam 7, no. 02 (2021): 869–80. https://jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/jei/article/view/2649/1254.

Inah, Ety Nur. “Peran Komunikasi Dalam Pendidikan.” Jurnal Al-Ta’dib 6, no. 1 (2013): 176–88. https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/al-tadib/issue/archive.

Laura, Frobosari Marta. “Studi Netnografi Tayangan Paranormal Experience ‘Rumah Eyang’ Channel Youtube Raditya Dika.” Institut Agama Islam Negeri Tulungagung, n.d.

Mokhtar, Saifulazry, Mohd Nur Hidayat Hasbollah Hajimin, Abang Mohd Razif Abang Muis, Irma Wani Othman, Mohd Sohaimi Esa, Romzi Ationg, and Siti Aida Lukin @ Lokin. “An Analysis of Islamic Communication Principles in the Al-Quran.” International Journal of Law, Government and Communication 6, no. 23 (2021): 140–56. https://doi.org/10.35631/ijlgc.6230010.

Nurazid, Syifa Humaira, Raja Oloan Tumanggor, Kiranna Haddy, and Wiwin Julia. “Literature Review : Peran Komunikasi Pejabat Publik Dalam Membangun Kepercayaan Masyarakat.” Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) 6, no. 1 (2026): 99–108. https://jurnal-id.com/index.php/jupin/article/view/2085/938.

Rahmah, Syifaur. “Personal Branding Ganjar Pranowo Untuk Membangun Komunikasi Politik Di Media Sosial Instagram.” Jurnal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi 5, no. 1 (2021): 94–101. https://doi.org/10.30596/interaksi.v5i1.5584.

Romli, Khomsahrial. “Komunikasi Massa.” Journal Analytica Islamica 11, no. 1 (2017): 1–9. http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/analytica/article/view/11923/5451.

Ryan, Alamsyah. Analisis Etnografi Virtual Meme Islami Di Instagram Memecomic.Islam. Universitas Islam Negri Syarief Hidayatullah Jakarta, 2018.

Saputra, Gusti Rian. “The Position Of The Marriage Guardian From Imam Abu Hanifah’s Perspective: Normative Study And Legal Implications.” Jurnal Ilmiah Ahwal Syakhshiyyah (JAS) 14, no. 5 (2024): 1–23. https://riset.unisma.ac.id/index.php/JAS/article/view/21572.

Syahrizal, Hasan, and M. Syahran Jailani. “Jenis-Jenis Penelitian Dalam Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif.” Jurnal QOSIM Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora 1, no. 1 (2023): 13–23. https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.49.

Syam, Reza Wardhana, Haslina, Khusnul Khatimah, Nanda Siti Nabila Syarif, Nurul Fatiha, and Andi Santri Syamsuri. “Peran Media Sosial Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dalam Upaya Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat Indonesia.” Equality: Law And Social 1 (2026): 125–30. https://ejournal.risetanakbangsa.id/jhs/article/view/574/36.

Wijayani, Dianing Ratna. “Kepercayaan Masyarakat Menabung Pada Bank Umum Syariah.” Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah 8, no. 1 (2017): 1–12. https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/al-tadib/issue/archive.

Wijayanto, Pikir Wisnu, and Mutia Qana. “Pelatihan Public Speaking Sebagai Sarana Komunikasi Efektif Bagi Siswa SMK Plus Al Aitaam Bandung.” Jurnal Pengabdian Multidisiplin 4 (2024): 1–12. https://journal.kurasinstitute.com/index.php/japamul/article/view/970/706.

Yustina, Ajeng Fani, and Yahfizham Yahfizham. “Game Based Learning Matematika Dengan Metode Squid Game Dan Among Us.” Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika 7, no. 1 (2023): 615–30. https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i1.1946.

Downloads

Published

2026-04-21

How to Cite

Komunikasi sebagai Sarana Membangun Kepercayaan Masyarakat. (2026). Al-Qolamuna: Journal Komunikasi Dan Penyiaran Islam , 3(2), 267-279. https://doi.org/10.71242/vqw65391