Setrategi Komunikasi Masyarakat Sasak Dalam Menjaga  Hubungan Keluarga Di Tengah Perkembangan Zaman Teknologi

Authors

  • Ahmad Hudaibi Wildan Institut Agama Islam Qamarul Huda Bagu Author
  • Supriadi Institut Agama Islam Qamarul Huda Bagu Author

DOI:

https://doi.org/10.71242/d6q7ct13

Keywords:

Strategy, Communication, Sasak Community, Relationships, Family

Abstract

Advancements in information and communication technology have brought significant changes to patterns of social interaction, including within the family lives of the Sasak people in Lombok. The advent of smartphones, social media, instant messaging apps, and various digital platforms has made it easier for family members to communicate without the constraints of distance or time. Technology enables family members living in different areas to stay connected, exchange information, and maintain emotional closeness. However, excessive technology use can also lead to communication issues within the family, such as reduced face-to-face interaction, less frequent conversation, and a tendency for family members to focus on digital devices rather than engaging in direct communication. This situation presents a unique challenge for the Sasak community, which places a high value on family ties and togetherness. Therefore, communication strategies are needed that can adapt to technological advancements without eroding local cultural values. This article aims to examine the communication strategies employed by the Sasak community to maintain harmonious family relationships amidst the rise of digital technology. The study utilizes a literature review with a descriptive qualitative approach, analyzing various relevant sources regarding family communication, digital technology, and Sasak local wisdom. The findings indicate that local cultural values ​​can serve as a foundation for navigating changes in communication patterns driven by technological progress. These strategies are manifested through practices such as *besiru* (emphasizing a spirit of mutual assistance), *musyawarah* (deliberation) for resolving family issues, the use of *base alus* (polite language) to show respect in communication, and the regulation of technology use within the family environment. Implementing these strategies helps preserve respect, emotional closeness, togetherness, and family solidarity, allowing technological advancements to be utilized wisely without compromising the Sasak community's family values.

Abstrak

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan terhadap pola interaksi masyarakat, termasuk dalam kehidupan keluarga masyarakat Sasak di Lombok. Kehadiran telepon pintar, media sosial, aplikasi pesan instan, dan berbagai platform digital memberikan kemudahan bagi anggota keluarga untuk berkomunikasi tanpa dibatasi oleh jarak dan waktu. Teknologi memungkinkan anggota keluarga yang tinggal di wilayah berbeda tetap terhubung, bertukar informasi, dan mempertahankan kedekatan emosional. Namun, penggunaan teknologi yang berlebihan juga dapat menimbulkan persoalan komunikasi dalam keluarga, seperti berkurangnya interaksi tatap muka, menurunnya intensitas percakapan, serta munculnya kecenderungan setiap anggota keluarga lebih berfokus pada perangkat digital daripada membangun komunikasi secara langsung. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat Sasak yang memiliki nilai kekeluargaan dan kebersamaan yang kuat. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi yang mampu menyesuaikan perkembangan teknologi tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya lokal. Artikel ini bertujuan mengkaji strategi komunikasi masyarakat Sasak dalam mempertahankan keharmonisan hubungan keluarga di tengah perkembangan teknologi digital. Penelitian menggunakan studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui penelaahan berbagai sumber yang relevan mengenai komunikasi keluarga, teknologi digital, dan kearifan lokal Sasak. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai budaya lokal dapat menjadi landasan dalam menghadapi perubahan pola komunikasi akibat perkembangan teknologi. Strategi tersebut antara lain diwujudkan melalui praktik besiru yang menekankan semangat saling membantu, musyawarah dalam menyelesaikan persoalan keluarga, penggunaan base alus sebagai bentuk penghormatan dalam komunikasi, serta pengendalian penggunaan teknologi dalam lingkungan keluarga. Penerapan strategi tersebut membantu mempertahankan rasa hormat, kedekatan emosional, kebersamaan, dan solidaritas keluarga sehingga perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan secara bijaksana tanpa menghilangkan nilai-nilai kekeluargaan masyarakat Sasak.

References

Amrullah, Amrullah, Umar Umar, and Lili Suharli. “Pengaruh Strategi Komunikasi Politik Terhadap Partisipasi Politik Masyarakat Dengan Perilaku Pemilih Sebagai Variabel Moderasi Dalam Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Barat Tahun 2018 Di Kota Sumbawa.” JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 6, no. 5 (2023): 2922–30. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i5.1984.

Andika, Andika. “Agama Dan Perkembangan Teknologi Di Era Modern.” Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama 2, no. 2 (2022): 129. https://doi.org/10.22373/arj.v2i2.12556.

Bilqis, Tri Dewi, Muhammad Raudan Alfiani, Futry Ayu Gayatri, and Cuhandi. “Dramaturgi Dalam Media Sosial : Second Account Di Instagram Sebagai Self Disclosure.” HUMANUS: Jurnal Sosiohumaniora Nusantara 2 (2024): 155–64. https://jurnal.yp2n.org/index.php/humanus/article/view/41/34.

Fahruddin, Ahmad Hanif, Maskuri, and Hasan Busri. “Internalisasi Nilai Multikulturalisme Melalui Pendidikan Islam; Interelasi Tri Sentra Pendidikan Pada Masyarakat Multireligius Desa Balun Lamongan.” Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) 4, no. 1 (2021): 52–69. https://doi.org/10.33367/ijies.v4i1.1633.

Fricticarani, Ade, Amalia Hayati, Irva Hoirunisa, and Gina Mutiara Rosdalina. “Strategi Pendidikan Untuk Sukses Di Era Teknologi 5.0.” Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Teknologi Informasi (JIPTI) 4, no. 1 (2023): 56–68. https://ejournal.ummuba.ac.id/index.php/JIPTI/Scope.

Humas, Pranata, and Ahli Pertama. “Pentingnya Strategi Komunikasi Dalam Berkomunikasi.” Journal: Sudut Pandang 2, no. Mayang 2020 (2021): 1–5. https://thejournalish.com/ojs/index.php/sudutpandang/article/view/151/109.

Ibnu Kasir, and Syahrol Awali. “Peran Dakwah Digital Dalam Menyebarkan Pesan Islam Di Era Modern.” Jurnal An-Nasyr: Jurnal Dakwah Dalam Mata Tinta 11, no. 1 (2024): 60.

Kabupaten, D I, and Lombok Timur. “Komunikasi Interpersonal Tuan Guru Dan Santri Di Kabupaten Lombok Timur NTB.” M@ddah 3, no. 1 (2021): 1–10. https://journal.ibrahimy.ac.id/index.php/maddah/article/view/1119/873.

Khusnia, Hartin Nur, Dian Lestari Miharja, Diyah Indiyati, and Siti Chotijah. “Daya Tahan Komunikasi Tradisional Komunitas Adat Bayan Di Era Media Digital.” Journal Of Media and Communication Science 5, no. 2 (2022). https://jcomm.unram.ac.id/index.php/jcomm/article/view/169.

Maulida, Novita, Dian Lestari Miharja, and Ahmad Junaidi. “Tradisi Ritual Rebo Bontong Sebagai Media Omunikasi Tradisional Masyarakat Adat Suku Sasak Pulau Lombok.” Prosiding Seminar Nasional Sosial Dan Humaniora 2, no. November 2024 (2025): 160–72. http://proceeding.unram.ac.id/index.php/semnassoshum/article/view/3402/1061.

Mustofa, Muhamad Bisri, Siti Wuryan, and Rosidi. “Urgensi Komunikasi Interpersonal Dalam Al-Qur’an Sebagai Pustakawan.” Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial Dan Kebudayaan 11, no. 2 (2020): 85–94. https://doi.org/10.32505/hikmah.v11i2.2544.

Nasib, I Nyoman Wijana, and Gusti Ayu Santi Patni R. “Strategi Pelestarian Maliq Dalam Pendidikan Keluarga Sasak Buddha Di Desa Mareje Lombok Barat.” Widya : Jurnal Ilmu Pendidikan|| Penerbit Windari Cendekia 03, no. 01 (2025): 1–19. https://ejournal.windari.com/index.php/wid/article/view/99.

Nuriah, Sinta, and Wisri. “Pola Komunikasi Budaya Pada Tradisi Ngelengkak Dalam Membangun Kerukunan Keluarga.” Jurnal Maddah Is Journal of Communication and Counseling Islam 4, no. 2 (2022): 118–25. https://journal.ibrahimy.ac.id/index.php/maddah/about.

Perkasa, Thareeq Akbar, Rafinita Aditia, and Universitas Bengkulu. “Strategi Komunikasi Kepemimpinan : Suatu Tinjauan Teoritis.” Journal of Student Research 1, no. 2 (2023): 367–77. https://thejournalish.com/ojs/index.php/sudutpandang/article/view/151/109.

Rahmi, Andi Nur, Hanisa Buabara, Aminah Fikriyah, Nur Miyazaki, Rusmayadi, and Herman. “Tantangan Dan Solusi Dalam Menghadapi Era Digital : Pendidikan Anak Di Zaman Teknologi.” JUPEIS: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial 3, no. 3 (2024). https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jp/article/view/1149/928.

Rohayani, Farida. “Menjawab Problematika Yang Dihadapi Anak Usia Dini Di Masa.” Qawwam: Journal For Gender Mainstreaming 14, no. 1 (2020): 29–50. https://doi.org/10.20414/Qawwam.v14i1.2310.

Rustandi, Ridwan. “Cyberdakwah: Internet Sebagai Media Baru Dalam Sistem Komunikasi Dakwah Islam.” NALAR: Jurnal Peradaban Dan Pemikiran Islam 3, no. 2 (2020): 84–95. https://doi.org/10.23971/njppi.v3i2.1678.

Saleh, Arifin, and Mislan Sihite. “Strategi Komunikasi Untuk Program Corporate Social Responsibility Dalam Pemberdayaan Masyarakat.” Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi 4, no. 1 (2020). https://doi.org/10.30596/interaksi.v4i1.4134.

Sitepu, Elisabeth, and Sabrin Sabrin. “Strategi Komunikasi Pariwisata Dalam Meningkatkan Minat Berwisata Di Sumatera Utara.” Message: Jurnal Komunikasi 9, no. 1 (2020): 28–44.

Subhan, Hadi. “Pola Komunikasi Dakwah Mui Di Indonesia Pada Era Society 5.0.” Al-Tsiqoh : Jurnal Ekonomi Dan Dakwah Islam 8, no. 1 (2023): 37.

Sudiartawan, I Wayan, and I Wayan Sutama. “Komunikasi Budaya Dalam Tradisi Ngelowong Masyarakat Sasak Wetu Telu Di Lombok.” Samvada: Jurnal Riset Komunikasi, Media, Dan Public Relation| 1, no. 2 (2022): 75–86. http://e-journal.iahn-gdepudja.ac.id/index.php/JSv/article/view/762.

Supriadi, and Putra Pujiantara. “Berugak Sebagai Arus Komunikasi Dan Informasi Bagi Masyarakat Sasak Lombok.” Tabayyun Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam 4, no. 2 (2024): 25–35. https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jp/article/view/1149/928.

Tuhana, Veki Edizon, Lukas Lebi Daga, Muhammad Aslam, Henny L.L Lada, and Joan Edo. “Strategi Digital Public Relations Pemerintah Kota Kupang Melalui Media Sosial.” Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi 12, no. 2 (2023): 297–315. https://doi.org/10.35508/jikom.v12i2.9173.

Downloads

Published

2026-09-11

How to Cite

Setrategi Komunikasi Masyarakat Sasak Dalam Menjaga  Hubungan Keluarga Di Tengah Perkembangan Zaman Teknologi. (2026). Al-Qolamuna: Journal Komunikasi Dan Penyiaran Islam , 3(4), 418-432. https://doi.org/10.71242/d6q7ct13