Model Dakwah Islam Berbasis Media Sosial dalam Menghadapi Disinformasi Keagamaan

Authors

  • Ralisma Andika Wati UIN Sunan Kalijaga Author

DOI:

https://doi.org/10.71242/jr37g661

Keywords:

Model, Dakwah, Islam, Media, Social.

Abstract

The evolution of social media has transformed the patterns of Islamic dakwah (preaching/missionary work) by creating a space for the dissemination of religious messages that is faster, more expansive, and more interactive. Conversely, the ease of information production and distribution has given rise to issues such as religious disinformation, which can influence public understanding of Islamic teachings. This study aims to analyze social media-based Islamic dakwah models in the context of countering religious disinformation and to identify communication principles that can foster credible and responsible digital dakwah. A qualitative approach utilizing a literature review method was employed. Data were gathered from books, journal articles, the Qur’an, Hadith, and various sources relevant to digital dakwah, Islamic communication, digital literacy, and religious disinformation. A descriptive-analytical analysis was conducted to identify Islamic concepts, strategies, and values ​​relevant to dakwah communication on social media. The findings indicate that social media-based Islamic dakwah models for addressing disinformation can be developed by integrating principles such as tabayyun (verification), education, clarification, dialogue, persuasive approaches, and digital literacy. Tabayyun serves as the fundamental basis for verifying information before acceptance or dissemination, while education and digital literacy enhance the public's ability to assess the credibility of religious sources. Clarification is carried out through reasoned and courteous argumentation, whereas dialogic and persuasive approaches are used to foster open communication and avoid conflict in the digital space. This model positions the da’i (preacher) not merely as a conveyor of religious messages, but also as an educator, communicator, and driver of digital literacy. Thus, social media-based dakwah can serve as a strategic instrument in cultivating a critical, moderate, and responsible society capable of navigating the flow of religious information in the digital era..

Abstrak

Perkembangan media sosial telah mengubah pola komunikasi dakwah Islam dengan menghadirkan ruang penyebaran pesan keagamaan yang lebih cepat, luas, dan interaktif. Di sisi lain, kemudahan produksi dan distribusi informasi juga memunculkan persoalan berupa disinformasi keagamaan yang dapat memengaruhi pemahaman masyarakat terhadap ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model dakwah Islam berbasis media sosial dalam menghadapi penyebaran disinformasi keagamaan serta mengidentifikasi prinsip-prinsip komunikasi yang dapat digunakan untuk membangun dakwah digital yang kredibel dan bertanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh dari buku, artikel jurnal, Al-Qur’an, hadis, dan berbagai literatur yang relevan dengan dakwah digital, komunikasi Islam, literasi digital, dan disinformasi keagamaan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan mengidentifikasi konsep, strategi, dan nilai-nilai Islam yang relevan dengan komunikasi dakwah di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model dakwah Islam berbasis media sosial dalam menghadapi disinformasi dapat dikembangkan melalui integrasi prinsip tabayyun, edukasi, klarifikasi, dialog, pendekatan persuasif, dan literasi digital. Tabayyun menjadi landasan utama dalam memverifikasi informasi sebelum diterima atau disebarluaskan, sedangkan edukasi dan literasi digital berfungsi meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menilai kredibilitas sumber keagamaan. Klarifikasi dilakukan secara argumentatif dan santun, sementara pendekatan dialogis dan persuasif digunakan untuk membangun komunikasi yang terbuka serta menghindari konflik di ruang digital. Model tersebut menempatkan da’i tidak hanya sebagai penyampai pesan agama, tetapi juga sebagai pendidik, komunikator, dan penggerak literasi digital. Dengan demikian, dakwah berbasis media sosial dapat menjadi instrumen strategis dalam membangun masyarakat yang kritis, moderat, dan bertanggung jawab dalam menghadapi arus informasi keagamaan di era digital.

References

Ahmed Al Khalidi. “Penerapan Metode Dakwah Mauidzah Al-Hasanah Terhadap Pembinaan Remaja Gampong Uteun Geulinggang Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara.” Jurnal An-Nasyr: Jurnal Dakwah Dalam Mata Tinta 8, no. 2 (2021): 124. https://doi.org/10.54621/jn.v8i2.128.

Al-Fairusy, Muhajir, and M Rizal Fazri. “Hybrid Da’wah and the Shift of Religious Communication Patterns in Contemporary Muslim Society.” Journal of Social and Policy Issues 6, no. 1 (2026). https://journal.pencerah.org/index.php/jspi/article/view/662/331.

Alfadhilah, Jauharotina, Abdul Rahmat Albustomi, and Sa’di Zaman. “Peran Dakwah Islamiyah Dalam Membentuk Masyarakat Beradab Di Tengah Globalisasi: Studi Kasus Desa Sugiharjo.” ASWALALITA: Journal of Da’wah Management 2, no. 2 (2024): 62–71. https://ejournal.iainutuban.ac.id/index.php/aswalalita/article/view/1083/576.

Anshori, Muhammad, Januri, and Aulia Gusnita. “Perkembangan Teknologi Dan Pembangunan Agama.” Jurnal Syiar-Syiar 6, no. 1 (2026): 64–80. https://journal.utnd.ac.id/index.php/syiar/article/view/2824/1170.

Asriadi. “Komunikasi Antar Budaya Dalam Perspektif Al-Qur’an Surat Al-Hujurât Ayat 13.” Komunikasi Antar Budaya 1 (2019): 38–50. file:///C:/Users/hamza/Downloads/333-Article Text-1112-1-10-20200512.pdf.

Bashori, Abdul Hamid. “Gaya Komunikasi Da’i Dalam Kegiatan Dakwah.” Jurnal Dakwah Dan Penyuluh Islam 01, no. April (2022): 1–30. https://ejurnal.stidkis-almardliyyah.ac.id/index.php/El-Fatih/article/view/4/10.

Dasar, Sekolah, Fitriani Rafikasari, Muslimin Ibrahim, Siti Maghfirotun Amin, and Sukron Djazilan. “Keefektifan Pembelajaran Agama Islam Melalui Pendekatan Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, Dan Menyenangkan (Pakem) Di Sekolah Dasar.” Jurnal Basicedu 5, no. 5 (2021): 3232–41. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1314.

Efendi, Erwan, Maulana Adzi Fatin, and Nur Fadilla Sari. “Daya Tarik Media Digital Sebagai Media Dakwah Untuk Generasi Milenial.” VISA: Journal of Vision and Ideas 3, no. 3 (2023): 1041–48. https://doi.org/10.47467/visa.v3i3.5468.

Fadli, Adi. “Transformasi Digital Dan Moderasi Beragama: Memperkuat Ummatan Wasathan Di Indonesia.” Schemata: Jurnal Pasca Sarjana IAIN Mataram 12, no. 1 (2023): 1–14. https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/schemata/article/view/7773.

Firdaus, Yuliatul, Muhammad Nauval Azizurrochman, and Hasan Ali Siswanto. “Dakwah Digital: Optimalisasi Media Sosial Sebagai Sarana Transformasi Sosial Islam.” Jurnal Penelitian Nusantara 1, no. 6 (2025): 746–55. https://padangjurnal.web.id/index.php/menulis/article/view/426.

H, Alena Siti Maharani, Anugrah Alifia Khairunnisa M, and Cucu Surahman. “Efektivitas Aplikasi TikTok Sebagai Media Sosial Dalam Penyebaran Dakwah Islam Di Era Digital.” Sukacita : Jurnal Pendidikan Iman Kristen 2, no. 3 (2025): 1–7. https://doi.org/10.61132/sukacita.v2i3.945.

Hakim, Lukmanul. “Dakwah Interaktif Di Media Sosial: Analisis Pola Komunikasi Dan Respon Audiens Di Platform TikTok Dan Instagram Reels.” Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi Dan Dakwah Islam 3, no. 2 (2025): 3026–4405. https://ejournal.uinbukittinggi.ac.id/aljamahiria/article/view/10102/2781.

Hakim Syah. “Dakwah Dalam Film Islam Di Indonesia (Antara Idealisme Dakwah Dan Komodifikasi Agama).” Jurnal Dakwah UIN Sunan Kalijaga 14, no. 2 (2013): 263–82. http://ejournal.uin-suka.ac.id/dakwah/jurnaldakwah/article/view/283/263.

Hasibuan, Ilham Ansori, and Candra Krisna Jaya. “Komunikasi Dakwah Di Era Digital.” Jurnal Manajemen Dakwah 3, no. 1 (2025): 01–16. https://doi.org/10.22515/jmd.v3i1.10860.

Hasiholan, Urung. “Media Sosial Sebagai Daya Tarik Media Dakwah Bagi Generasi Melenial.” Qawwam : The Leader’s Writing 5, no. 1 (2024): 46–50. https://doi.org/10.32939/qawwam.v5i1.336.

Khiyaroh, Intiha’ul. “Media Komunikasi Dalam Perspektif Al-Qur’an: Relevansi Tradisi Lisan Dan Teknologi Digital Dalam Dakwah Islam.” Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran Dan Tafsir 7, no. 2 (2024): 317–32. https://doi.org/10.58518/alfurqon.v7i2.3039.

Kholiq, Abdul. “Kadersisasi Da’I Moderat Era Milenial Di Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Kendal.” An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam 11, no. 2 (2019). https://doi.org/10.34001/an.v11i2.1028.

Mardiana, Reza. “Daya Tarik Dakwah Digital Sebagai Media Dakwah Untuk Generasi Milenial.” Komunida: MediaMedia Komunikasi Dan Dakwah 10 (2020): 148–58. https://doi.org/10.35905/komunida.v7i2.http.

Nisfah, Amanatun NN, Abdul Karim Munthe, and Heni Noviarita. “Dakwah Ekonomi Islam Digital: Analisis Strategi Literasi Ekonomi Syariah Melalui Media Sosial Di Era Society 5.0.” Jurnal Syariah Dan Hukum Islam 4, no. 2024 (2025): 53–66. http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/.

Purnamasari, Mita, and Arief Mulyawan Thoriq. “Peran Media Dalam Pengembangan Dakwah Islam.” Muttaqien; Indonesian Journal of Multidiciplinary Islamic Studies 2, no. 2 (2021): 87–99. https://doi.org/10.52593/mtq.02.2.01.

Rani, Samsul. “Transformasi Komunikasi Dakwah Dalam Era Digital: Peluang Dan Tantangan Dalam Pendidikan Islam Kontemporer.” AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam Dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) 4, no. 1 (2023): 207–16. https://doi.org/10.37680/almikraj.v4i1.3513.

Rif’ah, Sifwatir, and Nur Sa’idaturrohmah. “Alamtara : Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam.” Alamtara : Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam 9, no. 1 (2025): 16–24. https://ejournal.iai-tabah.ac.id/alamtaraok/article/view/3678/1556.

Rustandi, Ridwan. “Dakwah Komunitas Di Pedesaan Dalam Perspektif Psikologi Komunikasi.” Irsyad : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, Dan Psikoterapi Islam 8, no. 3 (2020): 305–26. https://doi.org/10.15575/irsyad.v8i3.2009.

Saadah, Neng Ayu. “Komunikasi Islam Dan Tantangan Penyebaran Informasi Di Media Digital.” Al-Qolamuna: Journal Komunikasi Dan Penyiaran Islam 3, no. 2 (2026): 208–21. https://journal.salahuddinal-ayyubi.com/index.php/AQJKPI/article/view/763.

Syukur, Abdul, Muhammad Aridan, and Amin Nugrah Santoso. “Dakwah Berbasis Teknologi: Integrasi Media Sosial Dan AI Dalam Perspektif Sosiologi Dakwah.” SAKALIMA: Pilar Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan 2, no. 1 (2025): 1–8. https://doi.org/10.70211/sakalima.v2i1.225.

Downloads

Published

2026-07-20

How to Cite

Model Dakwah Islam Berbasis Media Sosial dalam Menghadapi Disinformasi Keagamaan. (2026). Al-Qolamuna: Journal Komunikasi Dan Penyiaran Islam , 3(3), 348-361. https://doi.org/10.71242/jr37g661