Transformasi Dakwah Islam di Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.71242/emt3dd35Keywords:
Transformation, Da'wah, Islam, Social MediaAbstract
The advancement of digital technology has brought about significant changes in societal communication patterns, including within the realm of Islamic da'wah (preaching/outreach). Social media no longer serves merely as a tool for communication and entertainment; it has evolved into a new space for conveying religious messages. This study aims to analyze the transformation of Islamic da'wah on social media and to identify the opportunities and challenges arising from the process of delivering da'wah messages in the digital era. A qualitative approach utilizing a descriptive-analytical method was employed. Data were gathered through the observation of various forms of da'wah content on social media, documentation, and a review of literature relevant to digital da'wah, Islamic communication, and social media trends. Data analysis involved stages of data condensation, data presentation, and conclusion drawing and verification. The findings indicate that the transformation of Islamic da'wah on social media encompasses aspects such as the medium, communication patterns, audience characteristics, message delivery strategies, and the role of the da'i (preacher). Da'wah activities previously conducted primarily through mosques, Islamic boarding schools (pesantren), religious study circles (majelis taklim), and face-to-face forums—have now expanded to platforms such as YouTube, Instagram, TikTok, Facebook, and other digital channels. Social media enables da'wah messages to be conveyed more rapidly, widely, interactively, and creatively through short videos, infographics, podcasts, live streaming, and storytelling. However, this transformation also presents challenges, including the spread of unverified religious information, the oversimplification of religious messages, "viral culture," polarization, and a focus on popularity. Therefore, the transformation of Islamic da'wah must be accompanied by strengthened digital literacy, improved communication competence among preachers, adherence to Islamic communication ethics, and the application of the principle of tabayyun (verification/clarification) to ensure that technological advancements remain aligned with Islamic values.
Abstrak
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan terhadap pola komunikasi masyarakat, termasuk dalam aktivitas dakwah Islam. Media sosial tidak lagi hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi dan hiburan, tetapi telah berkembang menjadi ruang baru bagi penyampaian pesan-pesan keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi dakwah Islam di media sosial serta mengidentifikasi peluang dan tantangan yang muncul dalam proses penyampaian pesan dakwah di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui observasi terhadap berbagai bentuk konten dakwah di media sosial, dokumentasi, serta kajian terhadap literatur yang relevan dengan dakwah digital, komunikasi Islam, dan perkembangan media sosial. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi dakwah Islam di media sosial terjadi pada aspek media, pola komunikasi, karakteristik mad’u, strategi penyampaian pesan, serta peran da’i. Dakwah yang sebelumnya lebih banyak berlangsung melalui masjid, pesantren, majelis taklim, dan forum tatap muka kini berkembang melalui YouTube, Instagram, TikTok, Facebook, dan berbagai platform digital lainnya. Media sosial memungkinkan pesan dakwah disampaikan secara lebih cepat, luas, interaktif, dan kreatif melalui video pendek, infografis, podcast, live streaming, serta storytelling. Namun, transformasi tersebut juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran informasi keagamaan yang tidak terverifikasi, penyederhanaan pesan agama, budaya viral, polarisasi, dan orientasi popularitas. Oleh karena itu, transformasi dakwah Islam perlu disertai penguatan literasi digital, kompetensi komunikasi da’i, etika komunikasi Islam, dan prinsip tabayyun agar perkembangan teknologi tetap berjalan searah dengan nilai-nilai Islam.
References
Abdurrahman, Qomar, and Dudi Badruzaman. “Tantangan Dan Peluang Dakwah Islam Di Era Digital.” KOMUNIKASIA: Journal of Islamic Communication and Broadcasting 3, no. 2 (2023): 152–62. https://doi.org/10.32923/kpi.v3i2.3877.
Fitria, Rini, and Rafinita Aditia. “Urgensi Komunikasi Dakwah Di Era Revolusi Industri 4.0.” Dawuh 1 (2020): 1–8. https://www.siducat.org/index.php/dawuh/article/view/28/17.
Hakim, Lukmanul. “Dakwah Interaktif Di Media Sosial: Analisis Pola Komunikasi Dan Respon Audiens Di Platform TikTok Dan Instagram Reels.” Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi Dan Dakwah Islam 3, no. 2 (2025): 3026–4405. https://ejournal.uinbukittinggi.ac.id/aljamahiria/article/view/10102/2781.
Hasibuan, Ilham Ansori, and Candra Krisna Jaya. “Komunikasi Dakwah Di Era Digital.” Jurnal Manajemen Dakwah 3, no. 1 (2025): 01–16. https://doi.org/10.22515/jmd.v3i1.10860.
Herman, M Aras. “Transformasi Dakwah Tentang Hadis-Hadis Hukum Di Media Sosial.” Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosia 3, no. 2021 (2025): 2021–26. https://ojs.daarulhuda.or.id/index.php/Socius/article/view/2072/2227.
Lestari, Novita. “Optimalisasi Dakwah Di Era Modern Melalui Media Sosial.” Qawwam : The Leader’s Writing 5, no. 1 (2024): 35–42. https://doi.org/10.32939/qawwam.v5i1.334.
Marsus, Azzam. “Kajian Fenomena Masyarakat Kritis Melalui Metode Dakwah Qoulan Layyinan Nabi Musa A.S (Kajian Tematik Surat Thaha Ayat 43-44).” Komunika: Journal of Communication Science and Islamic Dakwah 4, no. 2 (2020): 82. https://doi.org/10.32832/komunika.v4i2.4992.
Mujiati, Nanik. “Perencanaan Strategi Komunikasi Dakwah Masjid Agung Ampel Surabaya Dalam Perspektif Sistem.” Jurbal Studi, Sosial, Dan Ekonomi 2, no. 2 (2021): 248–58. http://staisam.ac.id/jurnal/index.php/almuttaqin/article/view/65.
Mustofa, Muhamad Bisri, Siti Wuryan, and Rosidi. “Urgensi Komunikasi Interpersonal Dalam Al-Qur’an Sebagai Pustakawan.” Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial Dan Kebudayaan 11, no. 2 (2020): 85–94. https://doi.org/10.32505/hikmah.v11i2.2544.
Nur, Emilsyah. “Peran Media Massa Dalam Menghadapi Serbuan Media Online.” Majalah Ilmiah Semi Populer Komunikasi Massa 02 (2021): 52. https://jurnal.kominfo.go.id/index.php/mkm/article/view/4198.
Nurhamidin, Budi, Sabil Mokodenseho, Haslinda Mokodompit, Amaludin Bahansubu, and Prasetio Rumondor. “Transformasi Otoritas Keagamaan Di Era Digital, Analisis Sosiologis Terhadap Pergeseran Pola Otoritas Ulama Di Media Sosial.” AL-MUQADDIMAH – Journal Of Educational and Religious Perspectives 1, no. 1 (2025): 39–48. https://jurnal-muqaddimah.or.id/index.php/Al-Muqaddimah/article/view/19/28.
Nurhayati, Suci Ramadhani Siregar, Nita Susana, Saidatin Niswa, and Zulfirman Manik. “Transformasi Dakwah Diera Digital: Analisis Penyampaian Hadis Dalam Konten Media Sosial.” Jurnal Syiar-Syiar 5 (2025): 43–56. https://ejournal.uin-suka.ac.id/pusat/mukaddimah/article/view/3909/2287.
Risdiana, Aris, Reza Bakhtiar Ramadhan, and Imam Nawawi. “Transformasi Dakwah Berbasis ‘ Kitab Kuning ’ Ke Platform Digital.” Jurnal Lektur Keagamaan 18, no. 1 (2020): 1–28. https://jlka.kemenag.go.id/lektur/article/view/682.
Ritonga, Muslimin. “Komunikasi Dakwah Zaman Milenial.” Juranal Komunikasi Islam Vol.3, no. 1 (2019): 60–77. https://doi.org/https://doi.org/10.19109/jkpi.v3i1.
Rizal, Derry Ahmad, Rif Maula, and Nilna Idamatussilmi. “Transformasi Media Sosial Dalam Digitalisasi Agama ; Media Dakwah Dan Wisata Religi.” Mukaddimah: Jurnal Studi Islam Kopertais Wilayah III D.I Yogyakarta 9, no. 2 (2024): 206–30. https://ejournal.uin-suka.ac.id/pusat/mukaddimah/article/view/3909/2287.
Rizqy, Muhammad, Nur Salsa Auliya Zachani, Saniyatul Fajri, and Meity Suryandari. “Pengaruh Media Teknologi Informasi Modern Terhadap Aktivitas Dakwah Di Era Revolusi Industri 4.0.” Aladalah: Jurnal Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora 1, no. 1 (2023): 22–42. https://ejurnalqarnain.stisnq.ac.id/index.php/ALADALAH/article/view/146/132.
Ryan, Alamsyah. Analisis Etnografi Virtual Meme Islami Di Instagram Memecomic.Islam. Universitas Islam Negri Syarief Hidayatullah Jakarta, 2018.
Santoso, Bobby Rachman, and Iqbal Hakim. “Transformasi Dakwah Di Era Digital: Studi Penyampaian Pesan Islami Ustaz Abi Azkakia Terhadap Remaja Gamers Pada Channel @Abiazkakia.” Bayan Lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam 8, no. 1 (2024): 1. https://doi.org/10.28944/bayanlin-naas.v8i1.1629.
Usman, Fadly. “Efektivitas Penggunaan Media Online Sebagai Sarana Dakwah.” Jurnal Ekonomi Dan Dakwah Islam (Al-Tsiqoh) 1, no. 1 (2016): 1–8. https://e-journal.ikhac.ac.id/index.php/altsiq/article/view/154.
Warinta, Yespa, and Futri Zaharah. “Peran Dakwah Online Sebagai Sarana.” Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran 6, no. 3 (2023): 1052–59. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp.
Zaman, Mujadiduz, Mohammad Robith Ilman, and Ilham Maulidi. “Transformasi Gaya Dakwah Islam Di Era Digital.” Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Dakwah 4, no. 2 (2023). https://ejournal.uinmadura.ac.id/index.php/meyarsa/article/view/9343/3764.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mariatul Husna (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








