Evaluasi Formatif Dan Sumatif Program Jobfair Dalam Menangani Pengangguran di Kabupaten Pasuruan

Authors

  • Nabila Khorotul Aini Universitas Yudharta Pasuruan Author

Keywords:

Evaluasi, formatif, Sumatif, Jobfair, Pengangguran

Abstract

Permasalahan pengangguran merupakan isu krusial yang dihadapi oleh banyak daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Pasuruan. Pemerintah daerah melalui Dinas Ketenagakerjaan melaksanakan program Job Fair sebagai salah satu strategi untuk mempertemukan pencari kerja dengan penyedia lapangan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program Job Fair menggunakan pendekatan formatif dan sumatif, serta menganalisis dampaknya terhadap penurunan angka pengangguran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Evaluasi formatif dilakukan untuk menilai proses pelaksanaan program, termasuk aspek perencanaan, koordinasi, sosialisasi, hingga partisipasi peserta. Sementara evaluasi sumatif difokuskan pada capaian hasil program, efektivitas penempatan kerja, serta pengaruhnya terhadap angka pengangguran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara formatif, pelaksanaan Job Fair sudah berjalan cukup baik dengan keterlibatan perusahaan yang tinggi dan sistem promosi yang aktif melalui media digital. Namun, masih terdapat kendala seperti ketidaksesuaian kompetensi pelamar dengan kebutuhan industri (skill mismatch) dan keterbatasan akses di wilayah pedesaan. Secara sumatif, program ini memberikan kontribusi terhadap penurunan angka pengangguran di Kabupaten Pasuruan, meskipun efektivitasnya dalam penyerapan tenaga kerja langsung masih perlu ditingkatkan. Evaluasi ini memberikan rekomendasi penting bagi Dinas Ketenagakerjaan untuk memperkuat program pelatihan, memperluas informasi lowongan, dan meningkatkan akurasi sistem rekrutmen berbasis teknologi.

Abstract

Unemployment is a crucial issue facing many regions in Indonesia, including Pasuruan Regency. The local government, through the Manpower Office, implements a Job Fair program as a strategy to connect job seekers with job providers. This study aims to evaluate the implementation of the Job Fair program using formative and summative approaches and analyze its impact on reducing unemployment. This study employed descriptive qualitative methods, using data collection techniques such as interviews, observation, and documentation. The formative evaluation was conducted to assess the program implementation process, including aspects of planning, coordination, outreach, and participant participation. The summative evaluation focused on program outcomes, job placement effectiveness, and its impact on unemployment rates. The results indicate that, from a formative perspective, the Job Fair has been running quite well, with high company involvement and an active promotion system through digital media. However, challenges remain, such as a mismatch between applicant competencies and industry needs (skills mismatch) and limited access in rural areas. From a summative perspective, the program has contributed to reducing unemployment in Pasuruan Regency, although its effectiveness in directly absorbing labor still needs improvement. This evaluation provides important recommendations for the Department of Manpower to strengthen training programs, expand job vacancy information, and improve the accuracy of its technology-based recruitment system.

Downloads

Published

2025-07-12

How to Cite

Evaluasi Formatif Dan Sumatif Program Jobfair Dalam Menangani Pengangguran di Kabupaten Pasuruan. (2025). Al-Faqih : Jurnal Ilmu Sosial Dan Teknik, 1(3), 38-49. https://journal.salahuddinal-ayyubi.com/index.php/AFJISH/article/view/510