Tradisi Sedekah Bumi Sebagai Komunikasi Ritual Desa Jatiarjo Dengan Pendekatan Symbolic Convergence Theory

Authors

  • Galih Gumilang Universitas Yudharta Pasuruan Author
  • Nurma Yuwita Universitas Yudharta Pasuruan Author

Keywords:

Tradisi, Sedekah, Bumi, Komunikasi Ritual, Convergence Theory

Abstract

Galih Gumilang. Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Yudharta Pasuruan.Tradisi Sedekah Bumi Sebagai Komunikasi Ritual Desa Jatiarjo Kabupaten Pasuruan Dengan Pendekatan Symbolic Convergence Theory. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna serta simbol-simbol yang ada pada acara Sedekah Bumi di Desa Jatiarjo. Penelitian menggunakan pendekatan symbolic convergence theory dalam menjelaskan proses komunikasi yang terjadi. Metode penelitian adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dengan informan kepala desa Jatiarjo, panitia Sedekah Bumi, juru kunci acara Sedekah Bumi dan warga desa jatiarjo. Jenis data penelitian adalah primer dan sekunder. Teknik analisis data menggunakan analisis model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Sedekah Bumi tidak hanya menjaga kelestarian budaya lokal, tetapi juga menjadi sarana komunikasi yang menyampaikan pesan moral, menjaga harmoni sosial, dan memperkuat keterikatan masyarakat di tengah arus modernisasi. Analisis menggunakan SCT mengungkap tema fantasi seperti kebersamaan dan identitas budaya yang muncul dalam komunikasi kelompok selama acara Sedekah Bumi. Simbol-simbol yang ada dalam tradisi ini seperti ancak, sesaji, arak-arakan, do’a bersama, berbagi makanan, memiliki makna mendalam yang mencerminkan nilai-nilai budaya dan memunculkan kesadaran bersama masyarakat Desa Jatiarjo.

Abstract

Galih Gumilang, Communication Studies Program, Yudharta University, Pasuruan. The Sedekah Bumi Tradition as Ritual Communication in Jatiarjo Village, Pasuruan Regency, Using Symbolic Convergence Theory. This study aims to describe the meaning and symbols present in the Sedekah Bumi event in Jatiarjo Village. The study uses a symbolic convergence theory approach to explain the communication process that occurs. The research method is descriptive qualitative. Data collection techniques used interviews with informants including the Jatiarjo village head, the Sedekah Bumi committee, the Sedekah Bumi event caretaker, and Jatiarjo village residents. The research data types are primary and secondary. Data analysis uses interactive modeling. The results show that the Sedekah Bumi tradition not only preserves local culture but also serves as a means of communication that conveys moral messages, maintains social harmony, and strengthens community ties amidst the tide of modernization. Analysis using SCT reveals fantasy themes such as togetherness and cultural identity that emerge in group communication during the Sedekah Bumi event. The symbols in this tradition, such as ancak (pillows), offerings, processions, communal prayers, and sharing food, have deep meanings that reflect cultural values ​​and raise shared awareness among the people of Jatiarjo Village

Downloads

Published

2025-07-18

How to Cite

Tradisi Sedekah Bumi Sebagai Komunikasi Ritual Desa Jatiarjo Dengan Pendekatan Symbolic Convergence Theory. (2025). Al-Faqih : Jurnal Ilmu Sosial Dan Teknik, 1(3), 64-76. https://journal.salahuddinal-ayyubi.com/index.php/AFJISH/article/view/512