Studi Evaluatif terhadap Alat Ukur Validitas dalam Manajemen Pendidikan Islam

Authors

  • Achmad Rasyid Ridha Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta Author
  • Sabila Nurul Azizah Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta Author
  • Aulia Arsinta Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.71242/2szcwh46

Keywords:

Evaluatif, Alat Ukur, Manajemen Pendidikan Islam

Abstract

yang bertujuan untuk menganalisis dan menilai sejauh mana validitas alat ukur yang digunakan dalam manajemen pendidikan Islam telah memenuhi standar ilmiah dan sesuai dengan karakteristik pendidikan berbasis nilai-nilai Islam. Alat ukur validitas memegang peranan penting dalam proses evaluasi manajerial, karena menentukan ketepatan dan keabsahan data yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Dalam konteks pendidikan Islam, instrumen evaluasi manajemen harus mampu mencerminkan integrasi antara nilai spiritual, etika Islam, dan prinsip-prinsip pengelolaan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis deskriptif dan evaluatif, melalui studi dokumen, observasi, serta wawancara dengan para praktisi dan akademisi pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar alat ukur yang digunakan belum sepenuhnya memenuhi validitas isi dan konstruk, serta masih kurang kontekstual dengan kebutuhan khas lembaga pendidikan Islam. Ditemukan pula faktor-faktor yang memengaruhi validitas instrumen, seperti kurangnya pemahaman metodologis, minimnya pelatihan teknis, dan belum optimalnya kolaborasi antara pengembang instrumen dengan praktisi pendidikan. Oleh karena itu, pengembangan dan penyempurnaan alat ukur yang sahih dan relevan menjadi kebutuhan mendesak dalam meningkatkan kualitas manajemen pendidikan Islam secara menyeluruh dan berkelanjutan.

 

Abstract

This study aims to analyze and assess the extent to which the validity of measurement tools used in Islamic education management meets scientific standards and aligns with the characteristics of Islamic values-based education. Validity of measurement tools plays a crucial role in the managerial evaluation process, as it determines the accuracy and validity of the data used as the basis for decision-making. In the context of Islamic education, management evaluation instruments must reflect the integration of spiritual values, Islamic ethics, and modern management principles. This research employed a qualitative approach with descriptive and evaluative analysis techniques, through document study, observation, and interviews with practitioners and academics of Islamic education. The results indicate that most of the measurement tools used do not fully meet content and construct validity and are not contextualized to the unique needs of Islamic educational institutions. Factors influencing instrument validity were also identified, such as a lack of methodological understanding, minimal technical training, and suboptimal collaboration between instrument developers and educational practitioners. Therefore, the development and refinement of valid and relevant measurement tools is an urgent need to comprehensively and sustainably improve the quality of Islamic education management.

References

ABDI SETIAWAN, Tajudin Noor, & Sayan Suryana. (2021). Peran Kepemimpinan Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Idarah, 6(1), 1–7. https://doi.org/10.54892/jmpialidarah.v6i1.106

Afifah Aulia Zayrin, Hayatun Nupus, Khalista Khansa Maizia, Siska Marsela, Rully Hidayatullah, & Harmonedi, H. (2025). Analisis Instrumen Penelitian Pendidikan (Uji Validitas Dan Relibilitas Instrumen Penelitian). Jurnal QOSIM Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 3(2), 780–789. https://doi.org/10.61104/jq.v3i2.1070

Arbeni, W., Naomira, D., Bayu Syahrapi, R., Pratiwi, R., Molita, P., & Halim, A. (2025). Educational Evaluation: Types, Processes, Challenges, and Implications for Educational Policy. Jurnal Nasional Holistic Science, 5(1), 53–58.

Baihaqi, M., & Satriyadi. (2025). Evaluasi Kegiatan Kemahasiswaan untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam di INSAN Binjai Evaluation of Student Activities in Developing Student Potential of PAI Study Program at INSAN Binjai. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol, 5(1), 1373–1386.

Dongoran, F. R., Naddya, A., Nuraini, N., Aisah, N., Susanti, S., & Ridho, A. M. (2023). Monitoring dan Evaluasi terhadap Peningkatan Kinerja Guru di SMP Terpadu Al-Farabi Tanjung Selamat. Jurnal Pendidikan Dan Konseling Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, 5(1), 1891–1898. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i1.11238

Haryono, E. (2023). Metodologi Penelitian Kualitatif Di Perguruan Tinggi Keagamaaan Islam. E-Journal an-Nuur: The Journal of Islamic Studies, 13, 1–6.

Latifah, L., Ngalimun, N., Andi Setiawan, M., & Haji Harun, M. (2020). Kecakapan Behavioral Dalam Proses Pembelajaran PAI Melalui Komunikasi Interpersonal. Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 5(2), 36–42. https://doi.org/10.33084/bitnet.v5i2.1747

Maulana, M. H. A. (2021). Keefektifan Pemimpin Transformasional Pesantren Bagi Peningkatan Mutu Lembaga Pendidikan Islam. Indonesian Journal Of Islamic Educational Management, 4(1), 16–28.

Novita Mona. (2016). Sarana Dan Prasrana Yang Baik Menjadi Bagian Ujung Tombak Keberhasilan Lembaga. Ilmiah Mahasiswa, 1, 2.

Prayogi, R. D., & Estetika, R. (2019). Kecakapan Abad 21: Kompetensi Digital Pendidik Masa Depan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 14(2), 144–151. https://doi.org/10.15330/jpnu.5.1.40-46

Priyatna, S. E., Huda, N., & Hermina, D. (2025). The Integration Of Measurable And Non-Measurable Instruments In Quantitative Da’wah Research: An Innovative Framework For Assessing Da’wah Efficacy. Indonesian Journal of Islamic Communication, 8(1), 83–112.

Purbaningrum, A. (2019). Peningkatan Mutu Sekolah Melalui Total Quality Management (TQM). Seminar Nasional Pendidikan Dan Call for Papers (SNDIK) I 2019, I(22), 26–31.

Salsabila, U. H., Habiba, I. S., Amanah, I. L., Istiqomah, N. A., & Difany, S. (2020). Pemanfaatan Aplikasi Quizizz Sebagai Media Pembelajaran Ditengah Pandemi Pada Siswa SMA. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi|JIITUJ|, 4(2), 163–173. https://doi.org/10.22437/jiituj.v4i2.11605

Subhaktiyasa Gede Putu. (2024). Evaluasi Validitas dan Reliabilitas Instrumen PenelitianKuantitatif: Sebuah Studi Pustaka. Journal of Education Research, 5(4), 5599–5609.

Sugiono. (2017a). Metode Penelitian Kualitatif. Untuk Penelitian yang Bersifat: Eksploratif, Enterpretif, Interaktif, dan Konstruktif. Alfabeta.

Sugiono. (2017b). Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan RD. AlFabetha.

Syalsabillah, Z., Riskiani, M., & Putri, A. C. (2025). Jurnal Pendidikan Indonesia : Peran Strategis Guru Penggerak sebagai Agen Perubahan dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(3). https://doi.org/10.59818/jpi.v5i3.1636

Vivi Herlina. (2017). Panduan Praktis Mengolah Data Kuesioner Menggunakan SPSS. Jurnal Riset Manajemen Dan Bisnis (JRMB) Fakultas Ekonomi UNIAT, 2(2), 169–178.

Yunus, M. F., Rusdin, R., & Gusnarib, G. (2024). Menerapkan Konsep Penilaian Holistik dalam Pendidikan Islam. Prosiding Kajian Islam Dan Integrasi Ilmu Di Era Society (KIIIES) 5.0, 3(1), 433–438.

Downloads

Published

2025-07-27

How to Cite

Studi Evaluatif terhadap Alat Ukur Validitas dalam Manajemen Pendidikan Islam. (2025). Al-Hasib : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam , 2(1), 158-168. https://doi.org/10.71242/2szcwh46