Strategi Pembelajaran Inklusif Dalam Pendidikan Islam : Tantangan dan Solusi
DOI:
https://doi.org/10.71242/g6jcyh63Keywords:
pembelajaran inklusif, pendidikan Islam, strategi, tantangan, solusiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pembelajaran inklusif dalam konteks pendidikan Islam, serta mengidentifikasi berbagai tantangan dan solusi yang relevan dalam implementasinya. Pendidikan inklusif merupakan pendekatan yang memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta didik, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas tanpa diskriminasi. Dalam perspektif Islam, prinsip inklusivitas sejalan dengan nilai-nilai keadilan, kasih sayang, dan penghargaan terhadap keberagaman. Namun, penerapan strategi ini di lembaga pendidikan Islam masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan pemahaman guru, kurangnya pelatihan, minimnya fasilitas pendukung, serta resistensi budaya dan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan sebagai metode utama untuk menganalisis literatur terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi yang efektif mencakup pelatihan guru secara berkelanjutan, pengembangan kurikulum yang adaptif, penyediaan lingkungan belajar yang ramah disabilitas, serta penguatan sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Dengan strategi yang tepat, pendidikan Islam inklusif dapat diwujudkan sebagai bentuk nyata implementasi nilai-nilai Islam yang humanis dan universal.
Abstract
This study aims to examine inclusive learning strategies in the context of Islamic education, and to identify various challenges and relevant solutions in its implementation. Inclusive education is an approach that provides equal opportunities for all students, including those with special needs, to obtain quality education services without discrimination. From an Islamic perspective, the principle of inclusivity is in line with the values of justice, compassion, and respect for diversity. However, the implementation of this strategy in Islamic educational institutions still faces a number of obstacles, including limited teacher understanding, lack of training, minimal supporting facilities, and cultural and social resistance. This study uses a qualitative approach with literature studies as the main method to analyze related literature. The results of the study indicate that effective strategies include ongoing teacher training, adaptive curriculum development, provision of disability-friendly learning environments, and strengthening synergy between schools, parents, and the community. With the right strategy, inclusive Islamic education can be realized as a real form of implementing humanistic and universal Islamic values.
Downloads
References
Ade Sintia Wulandari. “Literature Review: Pendekatan Berdiferensiasi Solusi Pembelajaran Dalam Keberagaman.” Jurnal Pendidikan Mipa 12, no. 3 (2022): 682–89. https://doi.org/10.37630/jpm.v12i3.620.
Aqil, Aris Dwi Cahyono. “Studi Kepustakaan Mengenai Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit.” Jurnal Ilmiah Pamenang 2, no. 2 (2020): 1–6. https://doi.org/10.53599/jip.v2i2.58.
Atika, Atika. “Praktik Pendidikan Inklusif Untuk Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Dasar.” Harakat An-Nisa: Jurnal Studi Gender Dan Anak 9, no. 1 (2024): 45–54. https://doi.org/10.30631/91.45-54.
Fadli, Muhammad Rijal. “Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif.” Humanika 21, no. 1 (2021): 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075.
Fikri, Muhammad, Abdun Nasir, and Iain Kudus. “Membangun Madrasah Inklusif : Upaya Menuju Sekolah Ramah Diversitas Melalui Implementasi Pendidikan Inklusif Di Madrasah Ibtidaiyah.” JPDI: Jurnal Pendidikan Dasar Islam 6, no. 1 (2024): 21–44.
Firnadi, Agus, Syukri Hamzah, and Hadiwinarto Hadiwinarto. “Evaluasi Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif Dengan Menggunakan Model Cipp Di Sekolah Dasar Kota Bengkulu.” Annizom 7, no. 3 (2022): 209. https://doi.org/10.29300/nz.v7i3.8858.
Juntak, Justin Niaga Siman, Alfredo Rynaldi, Eka Sukmawati, Mudrikatul Arafah, and Tekat Sukomardojo. “Mewujudkan Pendidikan Untuk Semua: Studi Implementasi Pendidikan Inklusif Di Indonesia.” Ministrate: Jurnal Birokrasi Dan Pemerintahan Daerah 5, no. 2 (2023): 205–14. https://doi.org/10.15575/jbpd.v5i2.26904.
Mujayyanah, Fauziyah, Benny Prasetiya, and Nur Khosiah. “Konsep Pendidikan Akhlak Luqmanul Hakim ( Kajian Tafsir Al-Misbah Dan Al-Maraghi ).” Jurnal Penelitian IPTEKS 6, no. 1 (2021): 44–53. https://doi.org/10.32528/ipteks.v6i1.5251.
Putri, Willa, Nur Aini Farida, Muchamad Arif Kurniawan, and Rifa Aprilia Nurfalah. “Peningkatan Pemahaman Guru Tentang Pendidikan Inklusi Dalam Rangka Menuju Sekolah Inklusi Di Mis Tarbiyatul Falah Bogor.” MARTABE : Jurnal Pengabdian Masyarakat 6, no. 9 (2023): 3573–80.
Siti Nurdina Awalita. “Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam Rahmatan Lil’alamin Tingkat Madrasah Ibtida’iyah.” Journal of Contemporary Islamic Education 4, no. 1 (2023): 1–12. https://doi.org/10.25217/jcie.v4i1.4047.
Solechan, Solechan, Zahrotun Ni’mah Afif, Sunardi Sunardi, and Binti Masrufa. “Pelatihan Dan Pendampingan Tentang Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Bidang Profesional Di SMA Primaganda Jombang.” An Naf’ah: Jurnal Pengabdian Masyarakat 1, no. 2 (2023): 135–46. https://doi.org/10.54437/annafah.v1i2.1269.
Syabila, Mutiara, and Miftahul Khair. “Ekasakti Jurnal Penelitian & Pengabdian.” Ekasakti Jurnal Penelitian & Pengabdian 3, no. 1 (2022): 1–7.
Syahroni, Sariwandi. “Peranan Orang Tua Dan Sekolah Dalam Pengembangan Karakter Anak Didik.” Intelektualita 6, no. 1 (2017): 13. https://doi.org/10.19109/intelektualita.v6i1.1298.





