Membangun Akhlak yang Indah Pada Era Globalisasi Dalam Perspektif Al-Qur’an Terhadap Interaksi Agama

Authors

  • Muhammad Ghoust Muslim Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang Author
  • Halimatussadiyah halimatussadiyah_uin@radenfatah.ac.id Author
  • Kusnadi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang Author
  • Pathur Rahman Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang Author

DOI:

https://doi.org/10.71242/g8jscg40

Abstract

Globalisasi sebagai sebuah fenomena multidimensional telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia, termasuk dalam aspek sosial, budaya, dan keagamaan. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat menyebabkan batas-batas geografis dan ideologis menjadi semakin kabur, sehingga intensitas interaksi antarumat beragama meningkat secara signifikan. Dalam kondisi ini, dibutuhkan landasan moral dan spiritual yang kuat agar interaksi tersebut berlangsung secara damai, saling menghargai, dan produktif. Salah satu pilar penting dalam membangun masyarakat global yang harmonis adalah pembentukan akhlak yang indah (husnul khuluq), sebagaimana yang diajarkan dalam Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep akhlak dalam Al-Qur’an dan relevansinya terhadap pola interaksi antaragama di era globalisasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research), penulis menganalisis sejumlah ayat Al-Qur’an yang berbicara tentang akhlak, toleransi, dan hubungan sosial lintas agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an memberikan perhatian besar terhadap pembentukan akhlak mulia seperti kejujuran, kesabaran, keadilan, kasih sayang, dan sikap saling menghormati. Nilai-nilai tersebut bukan hanya berlaku dalam lingkup internal umat Islam, tetapi juga dalam membangun hubungan harmonis dengan umat beragama lain. Dalam konteks globalisasi yang sering memunculkan konflik identitas dan intoleransi, ajaran Al-Qur’an tentang akhlak karimah menjadi solusi alternatif untuk memperkuat kohesi sosial dan menciptakan perdamaian lintas agama.

Abstract

Globalization as a multidimensional phenomenon has brought about major changes in human life, including in social, cultural, and religious aspects. The rapid development of information and communication technology has caused geographical and ideological boundaries to become increasingly blurred, so that the intensity of interaction between religious communities has increased significantly. In this condition, a strong moral and spiritual foundation is needed so that the interaction takes place peacefully, with mutual respect, and is productive. One of the important pillars in building a harmonious global society is the formation of beautiful morals (husnul khuluq), as taught in the Qur'an. This study aims to examine the concept of morals in the Qur'an and its relevance to patterns of interreligious interaction in the era of globalization. Using a qualitative approach based on library research, the author analyzes a number of verses of the Qur'an that talk about morals, tolerance, and interfaith social relations. The results of the study show that the Qur'an pays great attention to the formation of noble morals such as honesty, patience, justice, compassion, and mutual respect. These values ​​are not only applicable within the internal scope of Muslims, but also in building harmonious relationships with other religious communities. In the context of globalization that often gives rise to identity conflicts and intolerance, the teachings of the Qur'an on noble morals are an alternative solution to strengthen social cohesion and create interfaith peace

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidin, Zaenal. “Pluralisme Agama Dan Pola Komunikasi Antar Budaya Di Indonesia.” Sustainability (Switzerland) 11, no. 1 (2019): 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.

Aini, Fadhillah Quratul, Rahmi Yuli, Andini Hasibuan, and Gusmaneli Gusmaneli. “Pendidikan Karakter Sebagai Landasan Pembentukan Generasi Muda.” Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora 3, no. 4 (2024).

Estuningtyas, Retna Dwi. “Dampak Globalisasi Pada P Oliti k, Ekonomi, Cara Berfi Kir Dan Ide Ol Ogi Serta Tantangan Dakw Ahnya.” Al-Munzir: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Komunikasi Dan Bimbingan 11, no. 2 (2018): 195–218.

Fatonah, Dzakie. “Meluruskan Pemahaman Pluralisme Agama Di Indonesia.” Al-Adyan: Journal of Religious Studies IX, no. 1 (2014): 79–94. https://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/alAdyan/article/view/1408/1114.

Hadi, Nanang Faisol, and Nur Kholik Afandi. “Literature Review Is A Part of Research.” Sultra Educational Journal 1, no. 3 (2021): 64–71. https://doi.org/10.54297/seduj.v1i3.203.

Iqbal, Riskun. “Pembentukan Karakter Melalui Pendidikan Agama Islam Di Perguruan Tinggi Umum.” Sustainability (Switzerland) 11, no. 1 (2019): 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene

Ismatulloh, A M. “METODE DAKWAH DALAM AL-QUR’AN (Studi Penafsiran Hamka Terhadap QS. An-Nahl: 125).” Lentera IXX, no. 2 (2015): 155–69. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21093/lj.v17i2.438.

Latifah, and Awad. “METODE PENDIDIKAN KARAKTER DI PESANTREN DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM.” JIS : JOURNAL ISLAMIC STUDIES 1 (2023): 391–98. https://qjurnal.my.id/index.php/jis/article/view/527/410.

Manajemen, Jurnal Sinar, and Sitti Rabiah. “Manajemen Pendidikan Tinggi Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan.” Jurnal Sinar Manajemen 6, no. 1 (2019): 58–67. http://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JSM.

Mardiyah, N A, and A Saefudin. “Resiliensi Peserta Didik Dalam Menghafalkan Materi QS Al-Ma’idah (5): 3 Dan QS Al-Hujurat (49): 13 SDN Kauman Jepara.” MODELING: Jurnal Program … 11, no. 5 (2024): 264–87. http://www.jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/modeling/article/view/2413

Mustofa, Ahmad Zainal, and Nurus Syarifah. “The Meaning of Al-Hurriyyah in QS. Al-Baqarah [2]: 256 and QS. Al-Kahfi [18]: 29: A Maqâṣid Approach of Ibn ‘Asyur.” Jurnal Ushuluddin 29, no. 1 (2021): 31. https://doi.org/10.24014/jush.v29i1.10661.

Nur, Revi, Linashar Truvadi, Rahma Agustina, and Irfan Salam. “Peran Pendidikan Pancasila Dalam Membentuk Karakter Bangsa Indonesia: Tinjauan Dan Implikasi.” Jurnal Advances in Social Humanities Research 1, no. 4 (2023): 501–10.

Rozi, Mohammad Fahrur. “Pluralisme Dan Multikulturalisme Dalam Membangun.” Al-Ibrah : Jurnal Pendidikan Dan Keilmuan Islam 11, no. 5 (1967). https://ejournal.stital.ac.id/index.php/alibrah/article/view/32/27.

Sholihah, Abdah Munfaridatus, and Windy Zakiya Maulida. “Pendidikan Islam Sebagai Fondasi Pendidikan Karakter.” QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama 12, no. 01 (2020): 49–58. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v12i01.214.

Solehudin, Deni, Mohamad Erihadiana, and Uus Ruswandi. “Isu-Isu Global Dan Kesiapan Guru Madrasah Menghadapi Isu-Isu Global.” JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan 4, no. 4 (2023): 471–81. https://doi.org/10.36418/syntax-imperatif.v4i4.277.

Umar, Mardan, Feiby Ismail, and Nizma Syawie. “Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Moderasi Beragama Pada Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini.” EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan 19, no. 1 (2021): 101–11. https://doi.org/10.32729/edukasi.v19i1.798.

Al-Qur’an al-Karim

Al-Ghazali, A. H. (1997). Ihya’ Ulum al-Din (Vol. 2). Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.

Al-Qurtubi, A. (2006). Tafsir al-Qurtubi (Vol. 3). Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.

Az-Zuhaili, W. (2013). Al-Munir fi al-Tafsir (Vol. 9). Dar al-Fikr.

Friedman, T. L. (2005). The world is flat: A brief history of the twenty-first century. Farrar, Straus and Giroux.

Giddens, A. (2007). Sociology (6th ed.). Polity Press.

Ibn Kathir, I. (1999). Tafsir al-Quran al-Azim (Vol. 4). Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.

Kymlicka, W. (1995). Multicultural citizenship: A liberal theory of minority rights. Oxford University Press.

Nasr, S. H. (2002). Islamic spirituality: Foundations. Crossroad Publishing.

Qutb, S. (1996). Ma'alim fi al-Tariq (Landmarks in the Path). Dar al-Shuruq.

Rahman, F. (1982). Islam and modernity: Transformation of an intellectual tradition. University of Chicago Press.

Rawls, J. (1993). Political liberalism. Columbia University Press.

Sadiq, N. (2016). The ethical economy of Islam. Oxford University Press.

Tabari, A. (2000). Tafsir al-Tabari (Vol. 6). Dar al-Turath al-‘Arabi.

Will, K. (1995). Multicultural citizenship. Oxford University Press.

Downloads

Published

2025-07-17

How to Cite

Membangun Akhlak yang Indah Pada Era Globalisasi Dalam Perspektif Al-Qur’an Terhadap Interaksi Agama. (2025). AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam , 2(3), 234-242. https://doi.org/10.71242/g8jscg40