Falsafah Dan Hikmah Gadai: Peran Gadai Sebagai Solusi Dalam Krisis Ekonomi Sosial

Authors

  • Nur Azizah UIN Alauddin Makassar Author
  • Andi Ariel Firdani UIN Alauddin Makassar Author
  • Kurniati UIN Alauddin Makassar Author

DOI:

https://doi.org/10.71242/b86jaq85

Keywords:

Philosophy, Wisdom, Solutions, Crisis, Economy

Abstract

Pawning (rahn) is an Islamic transaction instrument with legal, social, and moral dimensions. The concept of pawning not only serves as collateral for debt but also embodies philosophy and wisdom that reflect the principles of justice, humanity, and balance in the Islamic economic system. This study aims to examine the philosophy and wisdom of pawning and its role as a solution to address the socio-economic crisis. This study uses a library research method with a descriptive qualitative approach. Primary data sources are obtained from the Qur'an, the hadith of the Prophet Muhammad , and Islamic jurisprudence literature discussing the concept of rahn, while secondary data sources come from books, scientific journals, and various scientific works relevant to Islamic economics and pawning practices. Data collection techniques are carried out through documentation studies, while data analysis uses content analysis methods by examining, interpreting, and synthesizing various sources to gain a comprehensive understanding of the philosophy and wisdom of pawning from an Islamic perspective. The study's findings indicate that pawning in Islam serves as a safeguarding mechanism that protects the interests of both parties without causing injustice. In situations of socio-economic crisis, pawning provides a humanitarian solution, enabling urgent needs to be met without permanently losing property or falling prey to usury. Furthermore, the concept of pawning strengthens social solidarity, safeguards human dignity, and promotes economic stability. The study's conclusions affirm that the philosophy and wisdom of pawning reflect the relevance of Islamic teachings in addressing contemporary economic challenges. Pawning is not merely a financial instrument, but a means of worship and social empowerment that integrates economic, ethical, and spiritual values ​​into a unified whole. 

Abstrak

Gadai (rahn) merupakan salah satu instrumen muamalah dalam Islam yang memiliki dimensi hukum, sosial, dan moral. Konsep gadai tidak hanya berfungsi sebagai jaminan utang, tetapi juga mengandung falsafah dan hikmah yang mencerminkan prinsip keadilan, kemanusiaan, dan keseimbangan dalam sistem ekonomi Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji falsafah dan hikmah gadai serta perannya sebagai solusi dalam menghadapi krisis ekonomi sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data primer diperoleh dari Al-Qur’an, hadits Nabi Muhammad , serta literatur fikih yang membahas konsep rahn, sedangkan sumber data sekunder berasal dari buku, jurnal ilmiah, dan berbagai karya ilmiah yang relevan dengan ekonomi Islam dan praktik gadai. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sementara analisis data menggunakan metode analisis isi (content analysis) dengan menelaah, menginterpretasikan, dan mensintesiskan berbagai sumber untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai falsafah dan hikmah gadai dalam perspektif Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa gadai dalam Islam berfungsi sebagai mekanisme pengaman hak yang mampu melindungi kepentingan kedua belah pihak tanpa menimbulkan kezaliman. Dalam situasi krisis ekonomi sosial, gadai menjadi solusi yang humanis karena memungkinkan pemenuhan kebutuhan mendesak tanpa harus kehilangan kepemilikan harta secara permanen atau terjerumus dalam praktik riba. Selain itu, konsep gadai memperkuat solidaritas sosial, menjaga martabat manusia, dan mendorong terciptanya stabilitas ekonomi masyarakat. Kesimpulan dari kajian ini menegaskan bahwa falsafah dan hikmah gadai mencerminkan relevansi ajaran Islam dalam menjawab problematika ekonomi kontemporer. Gadai bukan sekadar instrumen finansial, melainkan sarana ibadah dan pemberdayaan sosial yang mengintegrasikan nilai-nilai ekonomi, etika, dan spiritual dalam satu kesatuan yang utuh.

References

Afriani, F. “Peluang Usaha Kecil Dan Menengah (UKM) Dalam Ekonomi Indonesia.” Ekonomica Sharia 1, no. 2 (2016): 13–32.

Ayu, Isdiyana Kusuma. “Peningkatan Kesadaran Hukum Tentang Konsep Dan Problematika Pelaksanaan Hukum Gadai.” Dedikasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 1 (2021): 58–72. https://ejournal.umm.ac.id/index.php/jdh/article/view/16344/9207.

Dalam, Gadai, and Syari At. “Gadai Dalam Syari’at Islam.” Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam 3 (2018). https://jurnal.staialhidayahbogor.ac.id/index.php/ad/article/view/226.

Faiqah, Atiatul, Syarif Hidayatullah, and M Dawud Arif Khan. “Pandangan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Produk Tabungan Emas Pada Pegadaian Syariah Kantor Pusat Dan Kesesuaiannya Dengan Fatwa Dsn-Mui No . 77 Tahun 2010.” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial Dan Hukum 2 (2024): 48–76. https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/AlZayn/article/view/294/206.

Firman, Nurul Fu’uda, Rafidah Rafidah, and Agusriadi Agusriadi. “Strategi Pemasaran Produk Gadai Syariah Dalam Upaya Menarik Minat Nasabah Pada Pegadaian Syariah Ups Simpang Mayang.” ECo-Fin 7, no. 1 (2025): 494–509. https://doi.org/10.32877/ef.v7i1.1613.

Hamani, Lilis, and Anggi Irawan. “Gadai Dalam Perspektif Tafsir Hadist Ahkam Muamalah.” The Renewal of Islamic Economic Law Volume 3, no. 2 (2022): 1–14.

Hardivizon, Nurus Shalihin, and Novizal Wendry. “Unveiling Prophetic Maqashid in Hadiths about Rahn.” Al-Quds : Jurnal Studi Al-Qur’an 8, no. 01 (2024): 81–95. https://doi.org/10.37859/jsi.v2i2.1645.

Khairi, Muhammad Fakhri, and Julina. “Digitalisasi Proses Gadai Emas Di Pegadaian Syariah: Tinjauan Kritis Terhadap Kesesuaian Fiqh Muamalah.” Jurnal Pendidikan Tambusai 9, no. 2 (2025): 16135–41.

Majelis Ulama Indonesia. FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 1 Tahun 2004 Tentang BUNGA (INTEREST/FA’IDAH), Himpunan Fatwa MUI § (2004).

Manik, Yustina, Aswan Jaya, and Emmelia Arihta Ginting. “Peran Iklan Dalam Membangun Kepercayaan Generasi Muda Untuk Berinvestasi Tabungan Emas Di Pegadaian Cabang Pringgan Medan.” Jurnal Social Opinion : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi 8 (2024). https://jurnal.universitasdarmaagung.ac.id/socialopinion/article/view/4960.

Maryusiana, I. T., & Hanani, Z. “Kebangkitan Keuangan Syariah: Bagaimana Perbankan Yang Sesuai Dengan Syariah Membentuk Kembali Ekonomi Global.” Jurnal Religion: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya 1, no. 5 (2023): 348–61. https://maryamsejahtera.com/index.php/Religion/article/view/377/290.

Mubarak, Husni, and Budi Harianto. “Analisis Strategi Pemasaran Produk Gadai Emas (Rahn) Di PT Pegadaian (Persero) KC Tanjung Pura.” Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen Dan Akuntansi (JEBMA) 4, no. 1 (2024): 468–84. https://doi.org/10.47709/jebma.v4i1.3687.

Najili, Hakin, Hendri Juhana, Aan Hasanah, and Bambang Samsul Arifin. “Landasan Teori Pendidikan Karakter.” JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 5, no. 7 (2022): 2099–2107. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i7.675.

Nurhadi. “Rahasia Hikmah Dibalik Akad-Akad Dalam Ekonomi Islam Nurhadi.” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam 5, no. 01 (2019): 42–65. https://www.jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/jei/article/view/346/307.

Permadi, Wahyu. “Komparasi Teori Konseling Kelompok Realitas Corey Dan Konseling Kelompok Adlerian.” Mutiara : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia 1, no. 1 (2023): 26–34. https://doi.org/10.61404/jimi.v1i1.6.

Sama, Noha, and Mohamad Aniq Aiman Alias. “Pengaplikasian Ar-Rahnu Dalam Sistem Pembiayaan Islam : Ke Arah Muamalat Kontemporari Di Malaysia.” Journal Of Management Dan Muamalah 14, no. 1 (2024). https://jmm.uis.edu.my/index.php/jurnal/article/view/183/130.

Satar, Muhammad, and La Ode Ismail Ahmad. “Pawn (RAHN) In The Perspective Of The Hadith Of The Prophet Muhammad SAW Muhammad.” Economos :Jurnal Ekonomi Dan Bisnis 5 (2022): 114–18. https://jurnal.umpar.ac.id/economos/article/view/1806/1391.

Satar, Muhammad, Rahmawati Muin, and Muhammad Aksa. “Pemanfaatan Barang Gadai Dalam Tinjauan Hadits Nabi Muhammad Saw.” Al-Bayan: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Hadist 6, no. 1 (2023): 102–14. https://jurnal.universitasdarmaagung.ac.id/socialopinion/article/view/4960.

Sudarna, Nanong, Virda Amalia Amimi, Ia Hidarya, and Dudin Fahrudin. “TINJAUAN HUKUM SYARIAH TERHADAP PEMASARAN PRODUK MITRA EMAS IB MASLAHAH.” Sharia: Jurnal Kajian Islam 2, no. 1 (2025): 61–76. https://doi.org/10.59757/sharia.v2i1.73.

Yosita, Yosita, Dewi Purnama Sari, and Asri Karolina. “Analisis Nilai-Nilai Moderasi Beragama Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas VI Dan Upaya Mewujudkannya Di MIN 1 Lebong.” Jurnal Literasiologi 10, no. 2 (2023). https://doi.org/10.47783/literasiologi.v10i2.593.

Yurisinthae, Erlinda, Dedi Kurniadi, and A. Hamid A. Yusra. “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Rentan Pasca Kondisi New Normal Pada Daerah Rawan Kebakaran Hutan Dan Hutan Gambut Di Desa Sungai Jaga A.” Proceedings Series on Physical & Formal Sciences 4, no. (2022): 263–68. https://doi.org/10.30595/pspfs.v4i.510.

Yusuf, Oyo Sunaryo Mukhlas, and Atang Abdul Hakim. “Perkembangan Hukum Gadai Islam Dari Nash Syariah Menuju Qanun Sebagai Regulasi Formal Negara.” Jurnal IQTISHOD; Pemikiran Dan Hukum Ekonomi Syariah 4, no. 2 (2025): 247–67. https://jurnal.umpar.ac.id/economos/article/view/1806/1391.

Downloads

Published

2025-10-01

How to Cite

Falsafah Dan Hikmah Gadai: Peran Gadai Sebagai Solusi Dalam Krisis Ekonomi Sosial. (2025). Al-Istinbath : Jurnal Ilmu Hukum Dan Hukum Keluarga Islam , 2(4), 190-201. https://doi.org/10.71242/b86jaq85