Adaptasi Hukum Pidana Islam Terhadap Fenomena Bullying Dalam Perspektif Maqasid Syariah

Authors

  • Muh Farhan Bausat UIN Alauddin Makassar Author
  • Ainil Wahdaniyah UIN Alauddin Makassar Author
  • Kurniati UIN Alauddin Makassar Author

DOI:

https://doi.org/10.71242/7zy05819

Keywords:

Islamic Jurisprudence; Maqasid Syariah; Ta'zir Crimes; Bullying; Istinbath; Restorative Justice

Abstract

The phenomenon of bullying in the modern era has become increasingly alarming because it has serious implications for mental, physical, and social health, especially among children and adolescents. Although bullying is not explicitly mentioned in religious texts, from an Islamic criminal law perspective, this act falls under the category of jarīmah ta‘zīr, due to the element of injustice that undermines maqāṣid al-syarī‘ah, with an emphasis on the protection of life (ḥifẓ al-nafs), reason (ḥifẓ al-‘aql), and dignity (ḥifẓ al-‘ird). This study aims to analyze the philosophy and wisdom behind the establishment of jinayah law and its relevance in handling bullying cases by applying the maqāṣid syariah approach. The research methods used are normative legal research and a philosophical-juridical approach, which examine primary and secondary sources of law in fiqh jinayah as well as modern literature related to bullying. The results of the study show that Islamic criminal law has the adaptive capacity to respond to contemporary crimes through the flexible and contextual ta‘zīr mechanism. The sanctions that can be imposed include qisas for severe physical violence, diyat as compensation for losses, and ta'zir in the form of reprimands, fines, moral guidance, counseling, and restrictions on social or digital activities. The ta'zir approach is not only repressive but also preventive and restorative, providing opportunities for the Islamic process. rehabilitation of perpetrators, and recovery of victims. The findings of this study confirm that Islamic criminal law offers a comprehensive solution to the problem of bullying, covering legal, moral, and social dimensions, and is highly relevant in efforts to create a safe, fair, and substantively just society. 

Abstrak

Fenomena bullying pada era modern menjadi semakin memprihatinkan karena berimplikasi serius terhadap kesehatan mental, fisik, dan sosial, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja. Meskipun tindakan bullying tidak diungkapkan secara eksplisit dalam teks-teks keagamaan, dalam perspektif hukum pidana Islam, perbuatan ini termasuk dalam kategori jarīmah ta‘zīr, dikarenakan adanya elemen kezaliman yang merusak maqāṣid al-syarī‘ah, dengan penekanan pada perlindungan terhadap jiwa (ḥifẓ al-nafs), akal (ḥifẓ al-‘aql), dan martabat (ḥifẓ al-‘ird). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis filosofi dan hikmah penetapan hukum jinayah serta relevansinya dalam penanganan kasus bullying dengan menerapkan pendekatan maqāṣid syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dan pendekatan filosofis-yuridis, yang mengkaji sumber hukum primer dan sekunder dalam fiqh jinayah serta literatur modern terkait perundungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum pidana Islam memiliki kapasitas adaptif untuk merespons kejahatan kontemporer melalui mekanisme ta‘zīr yang bersifat fleksibel dan kontekstual. Sanksi yang dapat dijatuhkan meliputi qisas untuk tindak kekerasan fisik yang berat, diyat sebagai kompensasi atas kerugian, serta ta‘zīr yang berupa teguran, denda, pembinaan moral, konseling, hingga pembatasan aktivitas sosial atau digital. Pendekatan ta‘zīr bukan hanya berfungsi represif, tetapi juga preventif dan restoratif, yang memberikan kesempatan bagi proses islah, rehabilitasi pelaku, serta pemulihan korban. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa hukum pidana Islam menawarkan solusi yang komprehensif terhadap masalah bullying, mencakup dimensi hukum, moral, dan sosial, serta memiliki relevansi yang signifikan dalam upaya menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, adil, dan berkeadilan substantif.

References

Azis, Abdul, Andi Ghariza, and Syahrullah. “Membongkar Kearifan Ayat Nusyūz : Eksplorasi Maqāṣ Id Dalam Tafsir Tahr ī r Wa Tanw ī r Menurut Ibnu ‘ Asyūr.” Qur’ania: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 1, no. 2 (2025): 28–41. https://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/jurisdictie/article/view/2173/pdf.

Diannita, Annisya, Fina Salsabela, Leni Wijiati, and Anggun Margaretha Sutomo Putri. “Pengaruh Bullying Terhadap Pelajar Pada Tingkat Sekolah Menengah Pertama.” Journal of Education Research 4, no. 1 (2023): 297–301. https://doi.org/10.37985/jer.v4i1.117.

Ernawati, Tias, Ani Widyawati, Dhimas Nur Setyawan, and Sa ’ Odah. “Bullying Dan Deteksinya Melalui Metode Games Di Smp N 5 Banguntapan.” Prosiding Seminar Nasional Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat 1, no. 1 (2021): 260–66.

Febrianti, Rizka, Yogi Damai Syaputra, and Tri Windi Oktara. “Dinamika Bullying Di Sekolah: Faktor Dan Dampak.” Indonesian Journal of Educational Counseling 8, no. 1 (2024): 9–24.

Firdaus, Muhammad Irkham, and Jaya Sahputra. “Prinsip Maqosid Ash-Shariah Dalam Konsep Kebutuhan Islam.” Jurnal Tafaqquh 7, no. 1 (2022): 76–87.

Irwanti, Renita Uki, and Aniq Hudiyah Bil Haq. “Efektivitas Psikoedukasi Dalam Peningkatan Pengetahuan Tentang Bullying Pada Remaja.” Journal of Islamic and Contemporary Psychology (JICOP) 3, no. 1s (2023): 214–20. https://doi.org/10.25299/jicop.v3i1s.12362.

Jurnal, Datin L A W, and M Nanda Setiawan. “Mengkritisi Undang-Undang ITE Pasal 27 Ayat ( 3 ) Dilihat Dari Sosio-Politik Hukum Pidana Indonesia.” Datin Law Jurnal, no. 3 (2021). https://www.ojs.umb-bungo.ac.id/index.php/DATIN/article/view/561/554.

Mardiyah, Rodiyatam. “Penerapan Metode Take and Give Terhadap Hasil Belajar Materi Asmaul Husna Smpn Satap 6 Bulik.” Palangka Raya 1, no. 1 (2021): 654–60. https://e-proceedings.iain-palangkaraya.ac.id/index.php/PPGAI/article/view/270/599.

Marela, Gitry, Abdul Wahab, and Carla Raymondalexas Marchira. “Bullying Verbal Menyebabkan Depresi Remaja SMA Kota Yogyakarta.” Berita Kedokteran Masyarakat 33, no. 1 (2017): 43. https://doi.org/10.22146/bkm.8183.

Maulida Rohmatul Laili, Ellyda Retpitasari Retpitasari, and Irma Juliawati. “Interpretasi Islam Atas Wacana Childfree Gita Savitri.” Kediri Journal of Journalism and Digital Media (KJOURDIA) 1, no. 1 (2023): 44–69. https://doi.org/10.30762/kjourdia.v1i1.1384.

Muhit, Mugni, and Mohamad Anton Athoillah. “Landasan Implementasi Ekonomi Syariah Dalam Perspektif Maqāṣid Al-Sharī‘Ah .” Al-Kharaj : Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah 6, no. 1 (2023): 1003–20. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v6i1.3586.

Munjidah, and Muh. Hanif. “Kekerasan Dalam Dunia Pendidikan (Studi Peran Dalam Mencegah Bullying Di SDN 2 Kalikesur Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas).” Jurnal Kependidikan 10, no. 2 (2022): 301–24. https://doi.org/10.24090/jk.v10i2.8201.

Musolli, Musolli. “Maqasid Syariah: Kajian Teoritis Dan Aplikatif Pada Isu-Isu Kontemporer.” AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman 5, no. 1 (2018): 60–81.

Perkasa, Aditya, and Lukmanul Hakim. “Pertimbangan Hakim Terhadap Dispensasi Persyaratan Umur Pernikahan Yang Diajukan Anak Di Bawah Umur Karena Alasan Agama (Studi Putusan Nomor 38/Pdt.P/2023/PA.Prw).” JLEB: Journal of Law, Education and Business 2, no. 1 (2024): 510–21. https://doi.org/10.57235/jleb.v2i1.1889.

Putri, Maisa. “ANALISIS KASUS DEGRADASI HAM PADA PEREMPUAN (Studi Kasus: Pelecehan Seksual Terhadap Perempuan Di Kota Banda Aceh).” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik 9, no. 1 (2024). https://jim.usk.ac.id/FISIP/article/view/29310/13660.

Roslan, Muhammad Mustaqim, and Anwar Osman Zainuri. “Kekhilafan Menerapkan Maqasid Syariʻah Dalam Pengeluaran Fatwa: Analisis Ijtihad Maqasidi.” Journal of Fatwa Management and Research 28, no. 1 (2023): 132–48. https://doi.org/10.33102/jfatwa.vol28no1.464.

Sulistiara Putri, Nayandra Fahrezzy, Ahmad Damran, and Nur Fitri Hidayanti. “Integrasi Teknologi Blockchain Dalam Keuangan Syariah: Tinjauan Literatur Atas Solusi Desentralisasi Yang Sesuai Syariah.” Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan Dan Tata Kelola Perusahaan 2, no. 4 (2025): 1134–40. https://doi.org/10.70248/jakpt.v2i4.2370.

Suryati, Nanik, and Mohammad Salehudin. “Program Bimbingan Dan Konseling Untuk Mengembangkan Kecerdasan Spiritual Dan Emosional Siswa.” Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan 3, no. 2 (2021): 578–88. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i2.349.

Wibowo, Hariyanto, Fijriani Fijriani, and Veno Dwi Krisnanda. “Fenomena Perilaku Bullying Di Sekolah.” Orien: Cakrawala Ilmiah Mahasiswa 1, no. 2 (2021): 157–66.

UNICEF Indonesia. Bullying and Online Safety Report, 2022.

Al-Ghazali, Abu Hamid, Al-Mustashfa min ‘Ilm al-Ushul, Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 1993.

As-Syatibi, Abu Ishaq, Al-Muwafaqat fi Ushul al-Syariah, Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 2004.

Azzam, Abdul Aziz Muhammad dan Abdul Wahhab Sayyed Hawwas, Fiqh Jinayah: Studi Komparatif Hukum Pidana Islam dan Hukum Positif, Jakarta: Amzah, 2015.

Hallaq, Wael B., A History of Islamic Legal Theories: An Introduction to Sunni Usul al-Fiqh, Cambridge: Cambridge University Press, 1997.

Hasan, Muhammad, “Maqasid Syariah dan Reformasi Hukum Pidana Islam,” Jurnal Hukum Islam, Vol. 10, No. 2, 2018.

Ibnu Taimiyyah, Taqiyuddin Ahmad, As-Siyasah asy-Syar’iyyah fi Ishlah ar-Ra’i wa ar-Ra’iyyah, Beirut: Dar al-Kitab al-Arabi, 1988.

Khan, Muhammad Akram, An Introduction to Islamic Economics, Islamabad: International Institute of Islamic Economics, 1994.

Muthahhari, Murtadha, Tujuan Hukum dalam Islam, Jakarta: Lentera, 2002.

Nuruddin, Azhari, Hukum Pidana Islam (Fiqh Jinayah), Jakarta: Sinar Grafika, 2017.

Syafei, Rachmat, Ilmu Ushul Fiqh, Bandung: Pustaka Setia, 2010.

Wardhana, Aditya, “Kriminalisasi Bullying dalam Perspektif Hukum Pidana,” Jurnal Kriminologi Indonesia, Vol. 15, No. 3, 2020.

Zaidan, Abdul Karim, Al-Madkhal li Dirasat asy-Syari’ah al-Islamiyyah, Beirut: Mu'assasah ar-Risalah, 2001.Nitibaskara, Ronny. Tegakkan Hukum Gunakan Hukum. Penerbit Buku Kompas, 2006.

Patchin, J. W., & Hinduja, S. Bullying Beyond the Schoolyard: Preventing and Responding to Cyberbullying. California: Corwin Press, 2020.

Abdul Wahhab Khallaf. Ilmu Ushul Fiqh. Kairo: Dar al-Qalam, 1998.

Anggraeni, F. “Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Bullying Terhadap Anak.” Jurnal Hukum dan Pembangunan, 2020.

Al-Duraywish, Abdullah. “Modern Applications of Ta'zir Punishments.” Jinayah: Journal of Islamic Criminal Law, Vol. 3, No. 2, 2019.

Lestari, P. D. K. “Bullying sebagai Tindak Pidana dalam KUHP dan UU ITE.” Jurnal Ilmu Hukum Prima, 2021.

Qorunia Algamar, Wahyuni, M. Saldy, H. Kurnianto, & Kurniati. (2023). Falsafah dan Hikmah Jinayah

Yuli Permata Sari dan Welhendri Azwar, “Fenomena Bullying Siswa: Studi Tentang Motif Perilaku Bullying Siswa di SMP Negeri 01 Painan, Sumatera Barat,” Ijtimaiyya: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam 10, no. 2 (2017)

Masdin. (2013). Fenomena bullying dalam pendidikan. Jurnal Al-Ta’dib

Amaliyah, R. R. (2021). Dampak bullying terhadap kepribadian dan pendidikan seorang anak. Jurnal Pendidikan Tambusai

Uswah Bokhari, Uswah Shoaib, Farhat Ijaz, Rana Khurram Aftab, Musarrat Ijaz. Effects of bullyingon the mental health of adolescents. Prof Med J. 2022

Lestari, R. D., & Kowi, M. S. (2024). Dampak dan pencegahan perundungan (bullying) di lembaga pendidikan Indonesia. JSP: Jurnal Social Pedagogy

Hutagalung, A. N., Juhaedi Shurojisyah, S., Salsabillah Sinaga, N., Tri Yudhoyono, T., Lestari Naibaho, T., & Aulia, N. (2025). Tindak Pidana Bullying Dalam Perspektif Hukum Jinayah: Kajian Terhadap Sanksi dan Perlindungan.

Downloads

Published

2026-01-03

How to Cite

Adaptasi Hukum Pidana Islam Terhadap Fenomena Bullying Dalam Perspektif Maqasid Syariah. (2026). Al-Istinbath : Jurnal Ilmu Hukum Dan Hukum Keluarga Islam , 3(1), 13-24. https://doi.org/10.71242/7zy05819