Kepastian Status Halal-Haram Pada Produk Makanan Tanpa Label Halal Ditinjau Dengan Kaidah Al-Yakinu La Yuzalu Bisy-Syakk
DOI:
https://doi.org/10.71242/c7k28269Keywords:
Certainty, Halal, Haram, Food, Yakinu La Yuzalu Bisy-SyakkAbstract
Muslim communities often experience fear and doubt due to the increasing number of food products without halal labels. Through an analysis of the Islamic legal principle "Al-Yakinu La Yuzalu Bisy-Syakk" (certainty cannot be removed by doubt), this study can provide legal certainty regarding the halal-haram status of consuming unlabeled food products. The method used is a literature study method, which is carried out by collecting information from journals, articles and still referring to the Qur'an and Hadith related to food and halal certification. Based on the principle of "Al-Ashlu fi al-Asya' al-Ibahah", the original law of food is halal for consumption unless clear evidence is found that it is haram. The absence of a halal label on a product constitutes an administrative doubt (syakk), so it does not have the power to overturn the belief (yaqin). Halal certification is seen as an added value in consumer protection, but its absence does not necessarily ignore the sanctity of food that has been fundamentally determined by religion. Therefore, the legal status of unlabeled food products remains the same as the original law, which is halal, as long as there are no indications of haram substances, such as pork or carrion. Therefore, cautious Muslim consumers need not be trapped in excessive doubt.
Abstrak
Masyarakat muslim seringkali mengalami ketidakpastian dan keraguan karena semakin banyaknya produk makanan tanpa label halal. Melalui analisis kaidah hukum islam “Al-Yakinu La Yuzalu Bisy-Syakk” (keyakinan tidak dapat dihilangkan oleh keraguan), penelitian ini dapat memberikan kepastian hukum mengenai status halal-haram mengkonsumsi produk makanan tanpa label. Metode yang digunakan adalah metode studi pustaka, yang dilakukan dengan mengumpulkan informasi dari jurnal, artikel serta tetap merujuk pada Al-Qur’an dan Hadis yang memiliki keterkaitan dengan makanan dan sertifikasi halal. Berdasarkan kaidah “Al-Ashlu fi al-Asya’ al-Ibahah”, hukum asal makanan adalah halal dikonsumsi kecuali ditemukan bukti keharaman yang nyata. Ketiadaan label halal pada sebuah produk merupakan keraguan (syakk) yang bersifat administratif, sehingga tidak memiliki kekuatan untuk menggugurkan keyakinan (yaqin). Sertifikasi halal dipandang sebagai nilai tambah dalam perlindungan konsumen, namun ketiadaannya tidak serta-merta mengabaikan status kesucian makanan yang telah ditetapkan secara mendasar oleh agama. Sehingga status hukum produk makanan tanpa label tetap kembali pada hukum asal, yakni halal selama tidak ada indikasi zat haram seperti salah satunya terdapat kandungan babi atau bangkai. Oleh karena itu, konsumen muslim yang memiliki sifat kehati-hatian tidak perlu sampai terjebak dalam rasa keraguan yang berlebihan.
References
Arlan. “Kaidah-Kaidah Fikih Yang Berkaitan Dengan Keyakinan.” Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial 03, no. 1 (2025): 85–93.
Aziz, M Abdul, and Martoyo. “Sikap Wara ’ Seorang Siswa ( Studi Dalam Kitab Ta ’ Lim Muta ’ Allim Karya Az-Zarnuji ).” Sikap Wara’ Seorang Siswa (Studi Dalam Kitab Ta’lim Muta’allim Karya Az-Zarnuji) 2, no. 3 (2024): 320–29.
Daulay, Nana Khoirina, and Zulham. “Analisis Hukum Ekonomi Kewajiban Sertifikasi Halal Terhadap UMKM Perspektif Maqashid Syariah” 6, no. 1 (2025): 27–44.
Fadilah, Rizki, and Dhiauddin Tnajung. “Kedudukan Qawaid Fiqhiyah Dalam Penetapan Hukum (Studi Terhadap Fatwa Majelis Ulama Indonesia).” Yustisi: Jurnal Hukum & Hukum Islam 12, no. 1 (2025): 208–16.
Fatmawati, Amelia, and Rahmat Sholihin. “Perspektif Masyarakat Kota Banjarmasin Terhadap Makanan Tanpa Jaminan Produk Halal ( Tinjauan Hukum Islam ).” Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ) 1, no. 3 (2023): 318–36.
Fitri, Salsa Bila. “Kemudahan Dalam Beragama Islam (Studi Tematik Lafadz Ad-Din Dalam Tafsir Al-Maraghi).” Jurnal Studi Ilmu Al Quran Dan Tafsir 5, no. 1 (2021): 25–37.
Gustanto, Segara, and Jaih Mubarok. “Kaidah Fikih “ Al -Ashlu Fi Al- Asyya ’ Al - Ibahah ” Dalam Konteks Ekonomi Dan Bisnis Syariah.” Tamaddun Journal of Islamic Studies 2, no. 2 (2023): 81–93.
Halilullah, Muhammad, Rahmat Rafli, Rahmat Hida6yat, Achmad Musyahid Idrus, and Muammar Bakry. “Penerapan Kaidah Fiqh Al-Yaqīn Lā Yazūlu Bi Al-Syakk Terhadap Status Kehalalan Produk Impor Tanpa Label Halal.” Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner 4, no. 1 (2025): 1–8. https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1106/626.
Hamid, Ahmad Al. “Konsep Wara ’ Menurut Pandangan Syaikh Az-Zarnuji Dalam Kitab Ta ’ Lim Al - Muta ’ Allim.” Pelita: Jurnal Studi Islam Mahasiswa UII Dalwa 1, no. 1 (2023): 23–30. https://doi.org/10.38073/pelita.v1i1.1399.
Harahap, Raja Sakti Putra. “PENGARUH LABEL HALAL TERHADAP KEPUTUSAN MASYARAKAT MEMBELI PRODUK MAKANAN DAN MINUMAN (Studi Kasus Lingkungan VI Kelurahan Nangka Binjai Utara).” AT-TAWASSUTH: Jurnal Ekonomi Islam V, no. 2 (2020): 354–76. https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/1106/626.
Hidayattulloh, Rahmad. “Perlindungan Konsumen Terhadap Makanan Tanpa Label Dan Penyelesaiannya Berdasarkan UU No . 8 Tahun 1999.” Harisa: Jurnal Hukum, Syariah, Dan Sosial 01, no. 8 (2024): 145–65.
Hopipah, Eva Nur, and Aah Tsamratul Fuadah. “Kaidah Al-Yaqinu Laa Yuzaalu Bisyakkin : Keyakinan Tidak Dapat Dihapuskan Dengan Keraguan.” Hikamia:Jurnal Pemikiran Tasawuf Dan Peradaban Islam 3, no. 2 (2023): 86–103.
Hosanna, Melissa Aulia. “Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal Terhadap Pendaftaran Sertifikat Halal Pada Produk Makanan.” Jurnal Hukum Adigama 1, no. 1 (2014). https://journal.untar.ac.id/index.php/adigama/article/view/2155.
Muhajir, Abdul Hanan, Hidayat Mustafid, Khaerunnizar, and Hasan Slamet. “Analisis Qowaidul Fiqhiyah; Solusi Terhadap Tantangan Kontemporer Dalam Hukum Islam.” Ta’dibiya: Jurnal Agama Dan Pendidikan Islam 3, no. 1 (2023): 81–94.
Muslimah, Siti. “Label Halal Pada Pangan Kemasa Dalam Perspektif Perlindungan Konsumen Muslim.” Jurnal Yustisia 1, no. 2 (2012): 86–97.
Nugroho, Wahyu Adi, and Moch Khoirul Anwar. “Hubungan Religiutas Dan Labelisasi Halal Terhadap Keputusan Pembelian Produk Non Makanan Da Minuman.” Junal Ekonomika Dan Bisnis Islam 3, no. 2 (2020): 13–25.
Nurazizah, Riswaty, Taufiq Abdillah, Hilman, and Aceng Kosasih. “Potret Keseharian Jamaah Tarekat Dan Masyarakat Awam Dalam Menerapkan 4 Konsep Spiritual ( Taubat , Zuhud, Ikhlas Dan Wara’).” Nihayah Journal of Islamic Studies 2, no. 1 (2026): 23–34.
Nurohman, Yulfan Arif, and Rina Sari Qurniawati. “Keputusan Pembelian Produk Makanan Halal Di Lingkungan IAIN Surakarta.” Jurnal Among Makarti 12, no. 24 (2019): 23–33. https://jurnal.stieama.ac.id/index.php/ama/article/view/182.
Oktaviyani, Aisyah, Ahmad Rifa’i, Muhammad Alif, and Edriagus Saputra. “Konsep Keraguan Dalam Islam.” Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam 4, no. 1 (2024): 159–72.
Rumnah, Hamidah, and Marsiah. “Makanan Dan Minuman Yang Baik Dan Halal Menurut Islam.” Cendikia: Jurnal Ilmu Pengetahuan 2, no. 3 (2022): 223–31.
Saputra, Aldi, Muhammad Ridhuan, and Lahmudinur. “Relevansi Kaidah Al-Yaqin La Yuzalu Bi Al-Syak Studi Empiris Kasus Bakso Mengandung Babi DI Brabai.” Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory 4, no. 1 (2026): 1122–39.
Sulaiman, Fadia, Amelia Handayani Burhan, and Widia Rahmatullah. “Islam, Mkanan Dan Kesehatan.” Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences) 13, no. 1 (2024): 27–41.
Tricahyono, Nor Salim. “Mengatasi Sikap Keragu-Raguan Dalam Transaksis Jual Beli Makanan Dengan Nonmuslim Perspektif Qawa’idFiqhiyyah.” Jurnal Al-Aflah 1, no. 1 (2022): 12–26.
Umar, Ahmad Ulil Albab Al, Muammar Taufiqi Lutfi Mustofa, Dessy Fitria, Alfia Miftakhul Jannah, and Yusvita Nena Arinta. “Pengaruh Label Halal Dan Tanggal Kadaluarsa Terhadap Keputusan Pembelian Produk Sidomuncul.” Jurnal Ekonomi & Ekonomi Syariah 3, no. 1 (2020): 641–47.
“Undang-Undang No.33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal,” n.d.
Verdianto, and Mohammad Muspawi. “Studi Literatur: Daftar Pustaka Dalam Pembuatan.” Jurnal Kepemimpinan & Pengurusan Sekolah 10, no. 1 (2025): 1–9.
Zulfitriana, Hasna Mardanus, Imran Anwar Kuba, and Achmad Musyahid. “Keraguan Dan Kepastian Hukum Dalam Konsumsi Produk Kuliner Modern: Perspektif Kaidah Al-Yaqīn Lā Yuzālu Bi Al-Syakk.” Jurnal Al Wasith: Jurnal Studi Hukum Islam || 6, no. 2 (2022): 206–16. https://jurnal.unugha.ac.id/index.php/wst/article/view/2130.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Juliana Hikmatul Izmy (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








