Relasi Partai Politik Islam Dengan Agama Dan Kekuasaan
DOI:
https://doi.org/10.71242/a2mzsa55Keywords:
Relations, Parties, Politics, Islam, PowerAbstract
Islamic political parties play a crucial role in Indonesia's presidential system, channeling the political aspirations of Muslims and acting as actors in the dynamics of national power. However, the relationship between religion, Islamic political parties, and power often faces challenges due to political practices that tend to be pragmatic and oriented towards short-term interests. This study aims to analyze the position of Islamic political parties in Indonesia's presidential system and examine the relationship between religion and power in Islamic political practice. The study employed a qualitative method with a library research approach through analysis of various literature sources, scientific journals, and relevant references. The results indicate that Islamic political parties have not been fully able to substantively implement Islamic values in political practice due to the persistent influence of power interests and temporary political coalitions. Nevertheless, religion still plays a role as an ethical foundation that emphasizes the values of justice, trustworthiness, honesty, and the welfare of the people in the exercise of power. Therefore, strengthening the substantive implementation of Islamic values in political activities is necessary so that Islamic political parties can contribute optimally to realizing a democratic, just, and welfare-oriented system of government.
Abstrak
Partai politik Islam memiliki peran penting dalam sistem presidensial Indonesia sebagai sarana penyaluran aspirasi politik umat Islam sekaligus aktor dalam dinamika kekuasaan nasional. Namun, hubungan antara agama, partai politik Islam, dan kekuasaan sering menghadapi tantangan akibat praktik politik yang cenderung pragmatis dan berorientasi pada kepentingan jangka pendek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis posisi partai politik Islam dalam sistem presidensial Indonesia serta mengkaji hubungan agama dan kekuasaan dalam praktik politik Islam. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui analisis berbagai sumber literatur, jurnal ilmiah, dan referensi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partai politik Islam belum sepenuhnya mampu mengimplementasikan nilai-nilai Islam secara substantif dalam praktik politik karena masih kuatnya pengaruh kepentingan kekuasaan dan koalisi politik yang bersifat sementara. Meskipun demikian, agama tetap memiliki peran sebagai landasan etis yang menekankan nilai keadilan, amanah, kejujuran, dan kemaslahatan umat dalam penyelenggaraan kekuasaan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan implementasi nilai-nilai Islam yang substantif dalam aktivitas politik agar partai politik Islam dapat berkontribusi secara optimal dalam mewujudkan sistem pemerintahan yang demokratis, adil, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
References
Aksan, Rofik. “Kekuasaan Dan Politik Lembaga Pendidikan Islam.” Al-Hiwar : Jurnal Ilmu Dan Teknik Dakwah 10, no. 1 (2022): 17. https://doi.org/10.18592/al-hiwar.v10i1.6898.
Alisandy, Rifky, Ahmad Algibran, Bayu Rasya Habibie, and Nurlaili Rahmawati. “Peran Partai Politik Dalam Kekuasaan Legislatif Pendahuluan Kekuasaan Dalam Suatu Negara Mengacu Pada Kewenangan Seseorang Untuk Melakukan Sesuatu Dalam Lingkup Tindakannya . Menurut Miriam Budiardjo , Kekuasaan Adalah Kemampuan Seseorang Untuk Mempengaru,” 1945, 1–16.
Anwar, Cecep, and Ari Nuryana. “Nilai Pendidikan Aqidah Akhlak Dalam Surah Al-Baqarah Ayat 177 Dan Al-Nisa Ayat 36.” Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal 4, no. 2 (2019): 144–57. https://doi.org/10.15575/ath.v4i2.4620.
Basyir, Kunawi. “Ideologi Gerakan Politik Islam Di Indonesia.” Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam 16, no. 2 (2016): 339. https://doi.org/10.21154/al-tahrir.v16i2.423.
Fadli, Muhammad Rijal, and Ajat Sudrajat. “Keislaman Dan Kebangsaan: Telaah Pemikiran Kh. Hasyim Asy’Ari.” Khazanah: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora 18, no. 1 (2020): 109. https://doi.org/10.18592/khazanah.v18i1.3433.
Gultom, Marwan. “Administrasi Dalam Pemerintahan Islam.” ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam 5, no. 1 (2021): 79. https://doi.org/10.30821/ansiru.v5i1.9796.
H.muhammad, Sya’ba. “Refleksi” X, no. 2 (2009).
Haris, Munawir. “Potret Partisipasi Politik NU Di Indonesia Dalam Lintasan Sejarah.” Jurnal Review Politik, 2012.
IN’AMUZZAHIDIN, MUH. “Etika Politik Dalam Islam.” Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam Dan Sosial 2, no. 2 (2016): 89. https://doi.org/10.21580/wa.v2i2.382.
Jun, Jun Mawalidin. “Pergeseran Pemikiran Nurcholish Madjid Tentang Partai Politik Islam Di Indonesia.” Politica: Jurnal Hukum Tata Negara Dan Politik Islam 9, no. 1 (2022): 66–85. https://doi.org/10.32505/politica.v9i1.3904.
kurniati, ernawati, syamsir bahar, Program Studi, Hukum Tata, Fakultas Syari, Universitas Islam, and Negeri Alauddin. “Penerapan Etika Politik Rasulullah Dalam Tinjauan Etika Politik Islam Masa Kini Etika Politik Islam Dapat Dilihat Dalam Beberapa Aspek Seperti : Pengangkatan Mempengaruhi Perilaku Orang , Prinsip Moral Yang Dipengaruhi Oleh Perilaku Individu . Di Sisi Sta,” no. 5 (2024): 264–75.
Kurniati, et al., 2023 POLITICAL CONFIGURATION OF ISLAMIC LAW IN LEGAL DEVELOPMENT IN INDONESIA. “No,” n.d.
Kurniati, Hendrik imran, Ajub Ishak. “Perjumpaan Hukum Islam Dan Hukum Progresif Di Indonesia : Sebuah Telaah Konseptual.” Al Himayah 05, no. 01 (2021): 1–14.
Kusumah, Erman Adia, Nabi Muhammad, As-saud Muhammad, and Ibn Abdul. “Wahabi : Politik Agama Dan Hasrat Kekuasaan Di Indonesia Secara Kelembagaan Islam Disebarkan Oleh 2010 , Islam Ada Diurutan Kedua Dengan Jumlah Negara Dengan Komunitas Muslim Terbanyak.” Religious: Jurnal Studi Agama-Agama Dan Lintas Budaya 1, no. September 2016 (2020): 58–63.
Lili Romli. “Partai Islam Dan Pemilihan Islam Di Indonesia.” Jurnal Penelitian Politik 1, no. 1 (2004): 29–48.
Maulana, Yusuf. “Otonomi Daerah Dan Pembangunan Perdesaan.” Jurnal Penelitian Politik. 13, no. 2 (2016): 261–68.
Miswar, Miswar. “Konsep Pendidikan Akhlak Menurut Ibnu Miskawaih.” Al-Fikru: Jurnal Ilmiah 14, no. 1 (2021): 13–21. https://doi.org/10.51672/alfikru.v14i1.32.
Muchtar, Khoiruddin. “Komunikasi Politik Dan Pembentukan Citra Partai.” Jurnal Ilmu Komunikasi 14, no. 2 (2016): 136. https://doi.org/10.31315/jik.v14i2.2127.
MUFLEH, M. “Koalisi Partai Politik Dalam Sistem Presidensial Indonesia Menurut Pandangan Politik Islam,” 2022, 33.
Mulyawan, Sopwan. “Studi Ilmu Ma’Ani (Stylistic) Terhadap Ayat-Ayat Surat Yasin.” Holistik 12, no. 2 (2011): 97–113.
Naufal, muhammahd fauzan. Dalam Pemikiran Politik Islam Di Indonesia ( Analisis Pemikiran Politik Bahtiar Effendy ) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung 1439 H / 2017 M Dalam Pemikiran Politik Islam Di Indonesia 1439 H / 2017 M, 2017.
Nilhakim, Nilhakim. “Islam, Demokrasi Liberal Dan Sekularisme Oleh Nader Hashemi Dalam Kajian Hukum Islam Kontemporer.” AL-SULTHANIYAH, 2021. https://doi.org/10.37567/al-sulthaniyah.v10i1.379.
Romli, Lili. “Political Identity and Challenges for Democracy Consolidation in Indonesia.” Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review 4, no. 1 (2019): 78–98. https://doi.org/10.15294/ipsr.v4i1.17214.
Salamah, S, and E Efendi. “Kekuasaan Dalam Politik Islam: Analisis Terhadap Dimensi Kedudukan Hukum Dan Kepribadian.” Innovative: Journal Of Social Science … 4 (2024): 5973–82.
Sukatin, Indah Purnama Kharisma, and Galuh Safitri. “Efikasi Diri Dan Kestabilan Emosi Pada Prestasi Belajar.” Educational Leadership: Jurnal Manajemen Pendidikan 3, no. 1 (2023): 28–39. https://doi.org/10.24252/edu.v3i1.39695.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahyar nastainul haq, Muh Dwi Angkasa Putra Amin , Kurniati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








