Analisis Pengaruh Kebijakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Terhadap Kemiskinan Di Kalimantan Barat Ditinjau Dalam Perfektif Ekonomi Islam

Authors

  • Ain Rahmi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Pontianak Author
  • Nurul Khaffifah UIN Sunan Kalijaga Author

Keywords:

Direct Cash Assistance, poverty, West Kalimantan, Islamic economics, household consumption.

Abstract

This study aims to analyze the impact of the Direct Cash Assistance (BLT) policy on poverty in West Kalimantan, particularly from the perspective of Islamic economics. West Kalimantan is one of the regions that receives the BLT program as a government effort to ease the economic burden on the community, with 3,350 households registered to receive assistance in Pontianak. According to BPS data, in 2021, West Kalimantan recorded the second-highest percentage of poor people in Kalimantan Island and had the highest percentage of poor children in 2016. The study found that although the BLT program had a positive impact on poverty reduction, the relationship between household consumption and poverty levels was not significant. The analysis results show that while there is a tendency for a unidirectional relationship, its strength is relatively weak and cannot be used as a strong basis for conclusions. From the Islamic economic perspective, the BLT program is expected to encourage the community to be more responsible in managing the assistance funds to meet basic needs, in line with the principles of social justice and economic empowerment of the ummah.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat, khususnya dari perspektif ekonomi Islam. Kalimantan Barat merupakan salah satu daerah penerima program BLT sebagai upaya pemerintah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, dengan jumlah 3.350 rumah tangga terdaftar sebagai penerima bantuan di Pontianak. Menurut data BPS, pada tahun 2021, Kalimantan Barat mencatat persentase penduduk miskin tertinggi kedua di Pulau Kalimantan dan memiliki persentase anak miskin tertinggi pada tahun 2016. Penelitian ini menemukan bahwa meskipun program BLT berdampak positif terhadap penanggulangan kemiskinan, namun hubungan antara konsumsi rumah tangga dan tingkat kemiskinan tidak signifikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun terdapat kecenderungan hubungan yang searah, namun kekuatannya relatif lemah dan tidak dapat dijadikan dasar yang kuat untuk mengambil kesimpulan. Dari perspektif ekonomi Islam, program BLT diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih bertanggung jawab dalam mengelola dana bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar, sejalan dengan prinsip keadilan sosial dan pemberdayaan ekonomi umat. 

References

Anto, H. (2003). Pengantar Ekonomi Mikro Islam. Ekonisia.

Dewi, Ratna, & Andrianus, H. F. (2021). Analisis pengaruh kebijakan bantuan langsung tunai (BLT) terhadap kemiskinan di indonesia periode 2005-2015. Jurnal Penelitian Dan Kajian Ilmiah.

Harefa, A. M. P. (2024). Analisis Dampak Kehidupan Masyarakat Penerima Kebijakan Program Bantuan Langsung Tunai di Desa Silou Paribuan Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun. Medan Area University.

Hariandja, T. R., & Budiman, N. T. (2020). Transparansi Dalam Pelaksanaan Bantuan Langsung Tunai (Blt) Dana Desa. Indonesian Journal Of Law And Islamic Law.

Iping, B. (2020). Perlindungan sosial melalui kebijakan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Era Pandemi Covid-19: Tinjauan perspektif ekonomi dan sosial. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial.

Lestari, A. (2024). Efektivitas Penyaluran Dana Bantuan Langsung Tunai (Blt) Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Kepenghuluan Bagan Sinembah Timur Kecamatan Bagan Sinembah Raya Kabupaten Rokan Hilir Perspektif Ekonomi Islam. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Malika, M. (2024). Menggali Efektivitas Bantuan Langsung Tunai dalam Membantu Masyarakat. Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS 2.4.

Mustaqem, I., & Rahman, A. (2024). Evaluasi Kriteria Program Bantuan Langsung Tunai (Blt) Di Desa Bongkang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong. Jurnal Mahasiswa Administrasi Publik Dan Administrasi Bisnis, 2.

Nafiah, Ilma, & Bharata, R. W. (2021). Analisis Efektivitas dan Dampak Pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Covid-19 di Desa Podosoko. Jurnal Penelitian Ekonomi Dan Akuntansi, 263–277.

Putra, M. A. P. (2023). Menggali Efektivitas Bantuan Langsung Tunai dalam Membantu Masyarakat. Journal of Social Humanities And.

Ranja, H. H. (2024). Pengaruh Kemiskinan Rumah Tangga Terhadap Perkembangan Gizi Anak Usia Dini. Jurnal Ilmu Sosial.

Tujuwale, & Daniel, S. (2024). Analisis pengelolaan bantuan langsung tunai di Desa Sendangan dan Desa Talikuran Kecamatan Tompaso. Riset Akuntansi Dan Manajemen Pragmatis, 52–62.

Wulandari. (2024). Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Uang Tunai 600 Ribu untuk 3.350 KK. Suara Kalbar.

Yusri, M. (2024). Integrasi Kebijakan Regional dan Kemiskinan. UMSU Press.

Published

2025-07-14

How to Cite

Analisis Pengaruh Kebijakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Terhadap Kemiskinan Di Kalimantan Barat Ditinjau Dalam Perfektif Ekonomi Islam. (2025). Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Ekonomi Islam , 1(3), 76-85. https://journal.salahuddinal-ayyubi.com/index.php/Alji/article/view/421