Pemanfaatan Laboratorium Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Keywords:
Laboratory, Islamic Religious EducationAbstract
Abstract
Facilities and infrastructure, such as educational laboratories, play an important role in the learning process and in supporting the improvement of education quality. Therefore, the management of facilities and infrastructure must be carried out properly so that the learning process can run effectively in accordance with the desired goals. In Indonesia, it is rare for schools to provide facilities in the form of Islamic religious education laboratories. Only certain schools have Islamic Education (PAI) laboratories. The Islamic Religious Education Laboratory (PAI) plays an important role in supporting Islamic religious education in the educational environment. For instance, students can better understand the material because they can practice it directly. In this regard, schools are expected to provide PAI laboratories equipped with teaching aids and supporting facilities so that students can perform worship practices more effectively and comfortably. The purpose of this study is to determine the benefits of Islamic religious education laboratories. In this study, the author uses a qualitative approach with a library research method.
Abstrak
Sarana dan prasarana seperti laboratorium pendidikan memiliki peran penting dalam proses pembelajaran dan sebagai penunjang peningkatan mutu pendidikan. Oleh karena itu, pengelolaan sarana dan prasarana harus dilakukan dengan baik agar proses pembelajaran dapat berlangsung efektif sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Di Indonesia jarang ada sekolah yang menyediakan sarana prasarana berupa laboratorium pendidikan agama islam. Hanya sekolah- sekolah tertentu yang ada laboratorium PAI nya. Laboratorium Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam mendukung pembelajaran agama Islam di lingkungan pendidikan.seperti siswa dapat lebih faham dengan materi karena bisa langsung dipraktekkan. Dalam hal ini pihak sekolah diharapkan untuk menyediakan laboratorium PAI yang lengkap dengan alat peraga dan sarana penunjang, sehingga siswa dapat melakukan praktik ibadah dengan lebih baik dan nyaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat dari laboratorium pendidikan agama islam. dalam penelitian ini penulis menggunkan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research).
References
Daryanto, Manajemen Laboratorium Sekolah(Yogyakarta: Gava Media, 2018), hlm. 8.
Dudin, A. (2018). Studi Kasus Laboratorium Pendidikan Agama Islam di SMAN 3 Bandung. Edukasi, 16(1), 294506.
Emda, A. (2017). Laboratorium sebagai sarana pembelajaran kimia dalam meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kerja ilmiah. Lantanida journal, 5(1), 83-92.
Kartika, S., Husni, H., & Millah, S. (2019). Pengaruh kualitas sarana dan prasarana terhadap minat belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 7(1), 113.
Niliyanti, M. (2021). Pengelolaan Laboratorium IPA Di SMA Negeri 3 Bengkulu Selatan. Manajer Pendidikan: Jurnal Ilmiah Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana, 15(2), 1-5.
Nurhadi, A. (2018). Manajemen laboratorium dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran. Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, 4(01), 1-12.
Ridwan Abdullah Sani, Pengelolaan Laboratorium IPA Sekolah (Jakarta Timur : Bumi Aksara, 2018), hlm 19.
Sari, R. K. (2021). Penelitian kepustakaan dalam penelitian pengembangan pendidikan bahasa Indonesia. Jurnal Borneo Humaniora, 4(2), 60-69.
Sari, M., & Asmendri, A. (2020). Penelitian kepustakaan (library research) dalam penelitian pendidikan IPA. Natural Science, 6(1), 41-53.
Wahono, S. S., & Fuadah, D. N. (2021). Kontribusi Laboratorium Pendidikan Agama Islam dalam Materi Perawatan Jenazah. Journal of Islamic Education Research, 2(1), 105-113.
Widodo, S. F. A. (2013). Menggagas Model Manajemen Laboratorium Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 13(1).
Wijaya, S. (2018). Peran Laboratorium Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Kepribadian Peserta Didik (Studi Kasus di SMA Negeri 3 Malang). Evaluasi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(2), 398-428.





