Moderasi Beragama sebagai Upaya pencegahan Radikaliasme di kalangan pelajar

Authors

  • Bayu Saputra Institut Agama Islam Negeri Pontianak Author
  • Ahmad Syafiq Institut Agama Islam Negeri Pontianak Author

Keywords:

Religious Moderation, Students, Strategy, and Practice

Abstract

Religious moderation is a crucial approach in preventing radicalism among students. This approach emphasizes the importance of adopting a moderate attitude in religious practices, respecting differences in beliefs, and promoting tolerance among various interpretations of religion. Through this strategy, students are invited to understand universal religious values ​​such as peace, respecting diversity, and rejecting violence as a way to strengthen religious teachings. By encouraging religious moderation, schools and communities can create an inclusive environment where students learn to live religious lives in a balanced and harmonious manner, while still respecting their personal identities and beliefs.

Abstrak

Moderasi beragama adalah pendekatan krusial dalam upaya mencegah radikalisme di kalangan Pelajar. Pendekatan ini menekankan pentingnya mengadopsi sikap moderat dalam praktik keagamaan, menghormati perbedaan keyakinan, serta mempromosikan toleransi di antara berbagai interpretasi agama. Melalui strategi ini, siswa diajak untuk memahami nilai-nilai universal keagamaan seperti perdamaian, menghargai keragaman, dan menolak kekerasan sebagai cara untuk memperkuat ajaran agama. Dengan mendorong moderasi beragama, sekolah dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan inklusif di mana siswa belajar untuk menjalani kehidupan beragama secara seimbang dan harmonis, sambil tetap menghormati identitas dan keyakinan pribadi mereka.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul, Wahid. “Pengembangan Moderasi Beragama melalui Pembelajaran Berbasis Pemecahan Masalah.” Jurnal Pendidikan Islam 2 (2020): 5.

Agus SB. “Deradikalisasi Nusantara, Perang Semesta Berbentuk Kearifan Lokal Melawan Radikalisasi dan Terorisme.” Jakarta: Daulat Press, 2016.

Ahmad Fuad Fanani. “Fenomena Radikalisme di Kalangan Kaum Muda.” jurnal Maarif 8, no. 1 (2013).

Anggelina Dina. “Paham Radikalisme di Iindonesia Menurut Ideologi Pancasila,” 2019.

Hendar Riyadi. “Konsistensi Damai dalam Masyarakat Muslim Modernis.” Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya 1 (2016).

Lukman Hakim Saifuddin. “Modersi Beragama Kementerian Agama Republik Indonesia, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.” Kementerian Agama RI, 2019, 8–16.

M. Quraish Shihab. “Wasathiyah: Wawasan Islam tentang Moderasi Beragama.” Tanggerang: Lentera Hati, 2019.

Majda el-Muhtaj. “Hak Asasi Manusia dalam Konstitusi Indonesia.” Prenada Media, 2005, 1.

Roqib & Sugiharti. “Diseminasi Pendidikan Moderasi Islam pada Mahasiswa: Strategi Menangkal Radikalisme di Perguruan Tinggi Umum.” Potret Pemikiran 25, no. 2 (2021): 119– 39.

Sainuddin. “Moderasi Beragama dan Radikalisme di Era Modern.” Open Science Framework, 2021.

Syuhud. “Ahlussunnah Wal Jama’ah: Islam Wasathiyah, Tasamuh, Cinta Damai.” Yogyakarta: Lentera, 2018.

Published

2024-04-06

How to Cite

Moderasi Beragama sebagai Upaya pencegahan Radikaliasme di kalangan pelajar. (2024). AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam , 1(2), 87-92. https://journal.salahuddinal-ayyubi.com/index.php/ALJSI/article/view/58