Kepemimpinan Pengasuh Dalam Mewujudkan Santri Yang Berdaya Saing Di Pondok Pesantren Fathul Ulum Diwek Jombang
DOI:
https://doi.org/10.71242/hj5ve636Keywords:
Independent Curriculum, PAI Learning OutcomesAbstract
The implementation of the Independent Curriculum at MI Miftahul Khoir 1 Karangrejo aims to restore the education system after the Covid-19 pandemic, as well as improve student competence. Since 2023, the implementation of the Independent Curriculum in the school has had a challenging impact. This research aims to: (1) Assess the implementation of the Independent Curriculum. (2) Analyze the expansion of PAI learning achievement to improve learning outcomes. (3) Identify supporting and inhibiting factors for the implementation of the Independent Curriculum. This study uses a subjective strategy with a contextual investigation approach. Primary data was obtained from grade I and IV teachers through interviews, observations, and documentation. The purpose of the research is to describe the facts in the field. The results of the study showed: (1) The implementation process of the Independent Curriculum starts from preparation, workshops, pragmatic learning, to assessment. (2) Daily student behavior and increase in student grades showed an increase in PAI learning outcomes. (3) Supporting and inhibiting factors for the implementation of the Independent Curriculum consist of internal factors such as student motivation and external factors such as school strategy.
Abstrak
Penerapan Kurikulum Merdeka di MI Miftahul Khoir 1 Karangrejo bertujuan memulihkan sistem pendidikan pasca pandemi Covid-19, serta meningkatkan kompetensi siswa. Sejak tahun 2023, implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah tersebut menimbulkan dampak yang menantang. Penelitian ini bertujuan: (1) Menilai implementasi Kurikulum Merdeka. (2) Menganalisis perluasan prestasi pembelajaran PAI untuk meningkatkan hasil belajar. (3) Mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan strategi subjektif dengan pendekatan investigasi kontekstual. Data primer diperoleh dari guru kelas I dan IV melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan fakta di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Proses implementasi Kurikulum Merdeka dimulai dari persiapan, workshop, pembelajaran pragmatis, hingga penilaian. (2) Perilaku siswa sehari-hari dan peningkatan nilai siswa menunjukkan peningkatan hasil belajar PAI. (3) Faktor pendukung dan penghambat implementasi Kurikulum Merdeka terdiri dari faktor internal seperti motivasi siswa dan faktor eksternal seperti strategi sekolah.
References
Adilla, U. (2024). Analisis Konsep Manajemen Kurikulum Merdeka Belajar untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah. NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 10(2), 240–262. https://doi.org/10.51311/nuris.v10i2.502
Bisri, H. (2019). Eksistensi dan Transformasi Pesantren Dalam Membangun Nasionalisme Bangsa. AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies, 4(2), 106–121. https://doi.org/10.58788/alwijdn.v4i2.362
Damrizal. (2016). Kebebasan Beragama Dalam Perspektif Abdurrahman Wahid. Manthiq, 1(2), 117–129. https://ejournal.iainbengkulu.ac.id/index.php/manthiq/search
Endarto, I. A., & Martadi. (2022). Analisis Potensi Implementasi Metaverse Pada Media Edukasi Interaktif. Jurnal Barik, 4(1), 37–51. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JDKV/
Eri Karisma, I. K., Margunayasa, I. G., & Prasasti, P. A. T. (2020). Pengembangan Media Pop-Up Book pada Topik Perkembangbiakan Tumbuhan dan Hewan Kelas VI Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 4(2), 121. https://doi.org/10.23887/jisd.v4i2.24458
Evi Zahara. (2018). Peranan Komunikasi Organisasi Pimpinan Organisasi. Peranan Komunikasi Organisasi Bagi Pimpinan Organisasi, 1829–7463(April), 8. https://journal.dharmawangsa.ac.id/index.php/juwarta/article/view/8/6
Hadiapurwa, A., Riani, P., Yulianti, M. F., & Yuningsih, E. K. (2021). Implementasi Merdeka Belajar untuk Membekali Kompetensi Generasi Muda dalam Menghadapi Era Society 5.0. Al-Mudarris (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam), 4(1), 115–129. https://doi.org/10.23971/mdr.v4i1.3140
Hasan, M. Z., & Abidin, M. (2024). Peran dan Strategi Penanaman Nilai Moderasi Beragama di Pondok Pesantren Nurul Jadid. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(7), 6769–6774. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i7.5270
Ilham Bastanta Panjaitan, Ilma Aulia, Mitha ratu apriliani, & Asep Abdul Muhyi. (2024). Islam dan Demokrasi Perspektif Al-Qur’an: Analisis Tafsir Maudhu’i. AlMaheer: Jurnal Pendidikan Islam, 2(01), 61–75. https://doi.org/10.63018/jpi.v2i01.31
Kemendikbud. (2020). Panduan Implementasi Kurikulum 2013 Revisi dan Kurikulum Merdeka Belajar. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Luluk Maktumah, & Minhaji, M. (2020). Prophetic Leadership dan Implementasinya dalam Lembaga Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 4(2), 133–148. https://doi.org/10.35316/jpii.v4i2.196
Nengrum, T. A., Pettasolong, N., & Nuriman, M. (2021). Kelebihan dan Kekurangan Pembelajaran Luring dan Daring dalam Pencapaian Kompetensi Dasar Kurikulum Bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah 2 Kabupaten Gorontalo. Jurnal Pendidikan, 30(1), 1. https://doi.org/10.32585/jp.v30i1.1190
Ngewa, H. M. (2019). Peran Orang Tuan dalam Pengasuhan Anak. Ya Bunayya, 1(1), 96.
Noor Efendy, Ahmadi Hasan, & Masyithah Umar. (2023). Membangun Hukum Yang Adil Dalam Bingkai Moralitas Pancasila. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 1(4), 656–678. https://doi.org/10.62976/ijijel.v1i4.195
Nurhartanto, A. (2017). Nilai–Nilai Pendidikan Akhlak dalam QS Ali Imran Ayat 159-160. Jurnal Pedagogy, 8, 6–24. http://jurnal.staimuhblora.ac.id/index.php/pedagogy/article/view/63/59
Nursyamsiyah, S. (1921). Otoritas Kyai Pengasuh Di Pondok Pesantren Al-Fanani Universitas Muhammadiyah Jember. Jurnal TARLIM, 1(2), 99–108. http://jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/TARLIM/article/view/1703/1395
Oktari, V. M. (2017). Penggunaan Media Bahan Alam Dalam Pembelajaran di Taman Kanak-Kanak Kartika 1-63 Padang. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1, 49–57. chrome-extension://efaidnbmnnnibpcajpcglclefindmkaj/https://web.archive.org/web/20180422191719id_/https://ejurnal.unilak.ac.id/index.php/paud-lectura/article/viewFile/1156/745
Pattiran, M., Songbes, A, M, H., Arrang, R., Herman., Vanchapo, A, R., & M. (2024). Strategi Pendidikan Karakter : Membentuk Etika dan Nilai pada Generasi Muda. Journal on Education, 06(02), 11369–11376. https://jonedu.org/index.php/joe/article/view/4933/3879
Qadam, I. U. (2019). Budaya Organisasi Dalam Membentuk Karakter Generasi Khaira Ummah Di Pesantren. KONSELING EDUKASI “Journal of Guidance and Counseling,” 3(2), 1–25. https://doi.org/10.21043/konseling.v3i2.6893
Rahmah, N. (2018). Khazanah Intelektual Ulama Betawi Abad ke-19 dan ke-20 M. Jurnal Lektur Keagamaan, 16(2), 195–226. https://doi.org/10.31291/jlk.v16i2.564
Rahman, S. (2019). Tensi Sektarianisme Dan Tantangan Demokrasi Di Timur Tengah Pasca Arab Spring. Dialektika, 12(2), 111. https://doi.org/10.33477/dj.v12i2.1116
Rohmah, N., & Roihanah. (2022). Penerapan Kurikulum Berbasis Kompetensi Di Pesantren Dalam Menciptakan Santri Unggul Dan Mandiri. Jurnal Studi Pesantren, 2(2), 32–48. https://doi.org/10.35897/studipesantren.v2i2.795
Salsabila, & Priatmoko, S. (2023). Pembentukan Karakter Religius Siswa Sekolah Dasar Melalui Implementasi Budaya Sekolah. ZAHRA: Research And Tought Elmentary School Of Islam Journal, 4(2), 98. https://doi.org/https://doi.org/10.37812/zahra.v4i2.841
Sauki, M. (2020). Diskursus Wacana Keagamaan Pasca Aksi 212 Di Indonesia. Eduprof : Islamic Education Journal, 2(1), 54–75. https://doi.org/10.47453/eduprof.v2i1.31
Tatulus, F. D. Y. (2019). Mengajarkan Konsep Trinitas sebagai Pembekalan Apologetis Jemaat di Era Disruptif. MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan Kristen, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.52220/magnum.v1i1.25
Ulfah, S. M., Erhamwilda, & M. Tsaury, A. (2021). Peran Guru PAI dalam Bimbingan dan Konseling terhadap Perkembangan Akhlak Siswa di SMA X Cimahi. Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam, 1(2), 85–89. https://doi.org/10.29313/jrpai.v1i2.361
Ummah, A. H. (2020). Dakwah Digital dan Generasi Milenial (Menelisik Strategi Dakwah Komunitas Arus Informasi Santri Nusantara). Tasâmuh, 18(1), 54–78. https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/tasamuh/article/view/2151
Vhalery, R., Setyastanto, A. M., & Leksono, A. W. (2022). Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka: Sebuah Kajian Literatur. Research and Development Journal of Education, 8(1), 185. https://doi.org/10.30998/rdje.v8i1.11718
Wendra, B. N., Dewi, R. S., & Hidayatullah, M. S. (2020). Hubungan Antara Etos Kerja Dengan Komitmen Organisasi Karyawan Lapangan Pt.Bas. Jurnal Kognisia, 2(1), 5. https://doi.org/10.20527/kognisia.2019.04.002
Yudhi, F. (2020). Model Pembinaan Karakter Santri dalam Pendidikan Pesantren. Dirasah : Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Dasar Islam, 3(3), 53–68. https://stai-binamadani.e-journal.id/jurdir/article/view/149
Zamathoriq, D. (2021). Implementasi Pendidikan Multikultural Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 7(4), 124–131. https://doi.org/10.58258/jime.v7i4.2396.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Sukron Makmun, Hermanto, Shohib (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








