Analisis Swot Pemanfaatan Media Sosial Youtube Untuk Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMP Bhineka Tunggal Ika
DOI:
https://doi.org/10.71242/g6kame52Keywords:
Analysis, YouTube Media, Utilization of Islamic Religious EducationAbstract
The development of digital technology, particularly YouTube, offers significant opportunities to support the Islamic Religious Education (PAI) learning process at Bhinneka Tunggal Ika Junior High School. However, its use in the school environment still faces several challenges, such as limited internet access, distraction from entertainment content, lack of supervision, and teachers' suboptimal digital competency in using this platform. This study aims to analyze the strengths, weaknesses, opportunities, and threats (SWOT) of YouTube's use in Islamic Religious Education (PAI) learning and to formulate effective strategies to optimize its use. The approach used was qualitative with descriptive methods. Data were obtained through observation, interviews with Islamic Religious Education (PAI) teachers, and documentation at Bhinneka Tunggal Ika Junior High School. The analysis was conducted thematically using constructivist theory. The results of this study aim to analyze the Strengths, Opportunities, Weaknesses, and Threats of YouTube's Use in Islamic Religious Education (PAI). The use of YouTube at Bhinneka Tunggal Ika Junior High School offers strengths such as flexible access, engaging visual-audio displays, and diverse Islamic content. The opportunities lie in its support for independent and thematic learning. Weaknesses include limited infrastructure, distractions from entertainment content, low teacher digital literacy, and the threat of messy writing. Strategies to Address Threats to YouTube's Use in Islamic Religious Education (PAI) include media misuse and student dependency through improving teachers' digital competencies, structured lesson planning, and regular mentoring and evaluation. This strategy aligns with the principles of social constructivism, which emphasize active student participation and teacher guidance.
Abstrak
Perkembangan teknologi digital, khususnya media sosial YouTube, memberikan peluang besar dalam mendukung proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Bhinneka Tunggal Ika. Namun, pemanfaatannya di lingkungan sekolah masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan akses internet, distraksi dari konten hiburan, kurangnya pengawasan, serta kompetensi digital guru yang belum optimal dalam menggunakan platform ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) dari penggunaan YouTube dalam pembelajaran PAI, serta merumuskan strategi efektif untuk mengoptimalkan pemanfaatannya Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskrptif, Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan guru PAI, dan dokumentasi di SMP Bhinneka Tunggal Ika. Analisis dilakukan secara tematik menggunakan teori konstruktivisme. Hasil penelitian bertujuan menganalisis Kekuatan, Peluang, Kelemahan dan Ancaman Pemanfaatan YouTube dalam Pembelajaran PAI Pemanfaatan YouTube di SMP Bhinneka Tunggal Ika memiliki kekuatan berupa akses fleksibel, tampilan visual-audio menarik, dan konten islami yang beragam. Peluangnya terletak pada dukungan terhadap pembelajaran mandiri dan tematik. Adapun kelemahannya mencakup keterbatasan infrastruktur, distraksi konten hiburan, dan rendahnya literasi digital guru dan ancaman yang terbilang tulisan berubah tidak rapi. Strategi untuk Mengatasi Ancaman Pemanfaatan YouTube dalam Pembelajaran PAI ancaman seperti penyalahgunaan media dan ketergantungan siswa diatasi melalui peningkatan kompetensi digital guru, perencanaan pembelajaran yang terstruktur, serta pendampingan dan evaluasi rutin. Strategi ini selaras dengan prinsip konstruktivisme sosial yang menekankan peran aktif siswa dan bimbingan guru.
References
Akmal, M. N., Arianto, A., & Badriyah, L. (2025). Pengaruh Pemanfaatan Aplikasi Youtube dalam Mata Pelajaran PAI sebagai Media Pembelajaran Inovatif pada Era Digital. 4(1), 12–20. https://doi.org/10.61094/arrusyd.2830-2281.156
Casfian, F., Fadhillah, F., Septiaranny, J. W., Nugraha, M. A., & Fuadin, A. (2024). Efektivitas Pembelajaran Berbasis Teori Kontruktivisme Melalui Media E-Learning. Pediaqu : Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 3(2), 636–648.
Febrian, M. A., & Nasution, M. I. P. (2024). Efektivitas Penggunaan Google Sites Sebagai Media Pembelajaran Kolaboratif: Perspektif Teoritis dan Praktis. Al I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 152–159.
Harahap, P., Pasaribu, F., Aziz, A., & Rudi Setiawan, H. (2024). Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Bagi Peserta Didik SMP Di Kabupaten Aceh Singkil. 2(3), 33–48.
Irwandi et al. (2024). Efektivitas penggunaan media sosial dalam pendidikan di kota makassar provinsi sulawesi selatan. 9(1).
Islami, K. (n.d.). Konseling islami.
Jain Rahman, S. K. (n.d.). PENGARUH MEDIA SOSIAL BAGI PROSES BELAJAR SISWA.
Jurnal, F., & Keislaman, K. I. (2017). STRATEGI PENDIDIKAN ISLAM DI ERA DIGITAL. 03(1), 209–225.
Khikmah, N., & Sholihun, M. (2018). Peran Guru Agama Islam Dalam Menerapkan Nilai- Nilai Multikultural Terhadap Peserta Didik Di Smp Negeri 01 Purwodadi. Al Murabbi Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 137–150.
Kusumaningrum, H., Unik Hanifah Salsabila, Nanik Rahmanti, Istiani Nur Kasanah, & Dian Sidik Kurniawan. (2022). Optimalisasi Media Youtube Sebagai Media Pembelajaran Daring. SALIHA: Jurnal Pendidikan & Agama Islam, 5(1), 92–114. https://doi.org/10.54396/saliha.v5i1.223
Lutfiyatun, E. (2022). OPTIMASI KETERAMPILAN MENYIMAK BAHASA ARAB DENGAN MEDIA YOUTUBE. 7(1), 1–14.
Masnawati, E. L. I. (2024). M i n d. 4(2), 81–87.
nur zazin, muhammad zaim. (2018). Media Pembelajaran Agama Islam Berbasis Media Sosial Pada Generasi Z. Proceeding Antasari International Conference, 535–563.
Nursobah, A., Pgmi, P. S., Tarbiyah, F., & Madura, I. (2021). PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL YOUTUBE PADA PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MADRASAH IBTIDAIYAH. 13(2), 76–85.
Ramadhan Lubis, Putri Nabila, Nurul Ilmi Nasution, Lathifah Azzahra, Hasraful, & Fadillah Andina6. (2024). Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, Volume 7 Nomor 3, 2024. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(3), 7899–7906.
Rizkiyah, A., Shohib, M., Pendidikan, P., Islam, A., Sunan, U., & Surabaya, G. (2024). Pemanfaatan Aplikasi Media Sosial dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Digitalisasi. 1206(July), 350–355.
Rm, R. (2024). Penggunaan Teknologi Digital dalam Pengajaran Pendidikan Agama Islam : Tantangan dan Peluang. 1(3).
Shodikun, S., Hufron, M., & Subhi, M. R. (2023). Penggunaan Media Sosial Sebagai Alat Strategis Dalam Pendidikan Agama Islam. AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam Dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584), 4(1), 524–535. https://doi.org/10.37680/almikraj.v4i1.3982
Sukana. (2024). Transformasi Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) di Era Digital: Tantangan dan Peluang Tahun 2024. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 3955–3965.
Tohari, B., & Rahman, A. (2024). Konstruktivisme Lev Semonovich Vygotsky dan JeromeBruner: Model Pembelajaran Aktif dalam PengembanganKemampuan Kognitif Anak. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(1), 209–228.
Ulfa, Y. F., & Akhlak, P. A. (2023). Peran Guru Pendidikan Agama Islam Sebagai Fasilitator Dalam Pembelajaran Aqidah Akhlak Di Madrsah Tsanawiah Pendidikan merupakan aspek terpenting untuk mengembangkan potensi dan maju dan berkembang ( Darman , 2017 ; Julaeha , 2019 ; Mustari & Rahman , 201. 5(2), 541–551.
Ummah, M. S. (2019). Kontruksi Pemikiran Sibawaih Dalam Kajian Ilmu Nahwu. Rausyan Fikr: Jurnal Studi Ilmu Ushuluddin Dan Filsafat, 11(1), 1–14.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jelita Noviyanti, Achmat Mubarok (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








