Gaya Kepemimpinan Situasional Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di MTs Darut Taqwa 02 Segonagung Purwosari Pasuruan
DOI:
https://doi.org/10.71242/x2hq3923Keywords:
Situational Leadership Style, Teacher PerformanceAbstract
Education is a conscious and planned process, aimed at creating a learning environment and process that enable students to develop actively. The primary objective is to explore and develop students' potential, enabling them to possess spiritual and religious strength, self-control, a mature personality, optimal intelligence, noble character, and the skills needed for personal, social, and national life. In the managerial context of educational institutions, leadership plays a strategic role in determining the direction and success of the educational process. This research, using a qualitative approach with a case study, aimed to explore in-depth the application of a situational leadership style by the madrasah principal at MTs Darut Taqwa 02. The results indicate that the madrasah principal has implemented an adaptive and contextual leadership style appropriate to the needs and situation of the madrasah. A collaborative, participatory leadership approach, oriented toward human resource development, is key to improving teacher performance. The madrasah principal not only performs an administrative role but also serves as a facilitator, motivator, and role model (uswah) for teachers and other education personnel. The application of this situational leadership style has had a positive impact, particularly in improving the quality of education in madrasas. Leadership that is able to read the situation and adapt its approach appropriately has proven effective in creating a harmonious, productive, and mutually beneficial work environment. Thus, situational leadership theory is not merely a normative concept but has become a practical reality in the educational context, particularly at MTs Darut Taqwa 02.
Abstrak
Pendidikan merupakan sebuah proses yang bersifat sadar dan terencana, dengan tujuan untuk menciptakan suasana belajar dan proses pembelajaran yang memungkinkan peserta didik berkembang secara aktif. Tujuan utamanya adalah untuk menggali dan mengembangkan potensi diri peserta didik, agar mereka memiliki kekuatan spiritual keagamaan, mampu mengendalikan diri, memiliki kepribadian yang matang, kecerdasan yang optimal, akhlak mulia, serta keterampilan yang dibutuhkan dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dalam konteks manajerial lembaga pendidikan, kepemimpinan memegang peranan strategis dalam menentukan arah dan keberhasilan proses pendidikan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, yang bertujuan menggali secara mendalam penerapan gaya kepemimpinan situasional oleh kepala madrasah di MTs Darut Taqwa 02. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah telah menerapkan gaya kepemimpinan yang adaptif dan kontekstual sesuai dengan kebutuhan dan situasi madrasah. Pendekatan kepemimpinan yang kolaboratif, partisipatif, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam peningkatan kinerja guru. Kepala madrasah tidak sekadar menjalankan peran administratif, tetapi juga menjadi fasilitator, motivator, sekaligus teladan (uswah) bagi para guru dan tenaga kependidikan. Penerapan gaya kepemimpinan situasional ini telah memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan mutu pendidikan di madrasah. Kepemimpinan yang mampu membaca situasi dan menyesuaikan pendekatan secara tepat terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, produktif, dan berorientasi pada kemajuan bersama. Dengan demikian, teori kepemimpinan situasional bukan hanya konsep normatif, tetapi telah menjadi realitas yang aplikatif dalam konteks pendidikan, khususnya di lingkungan MTs Darut Taqwa 02.
References
Adolph, R. (2016a). gaya kepemimpinan. 1–23.
Adolph, R. (2016b). Profesionalisme Guru. 1–23.
Asiva Noor Rachmayani. (2015). gaya kepemimpinan kepala sekolah perempuan dalam mengembangkan lem baga. 9(2), 6.
Beniah, A. Y., & Mendrofa, Y. (2024). ISSN 2356-3966 E-ISSN: 2621-2331 F. B. Zebua, A. Y. Beniah, Y. Mendrofa, E. Zebua Analisi Gaya Kepem... 10(3), 870–883.
Dr.drg.Nora Lelyana, M. . (2023a). kepemimpinan situasioanal dalam manajemen stategis.
Dr.drg.Nora Lelyana, M. . (2023b). Kepemimpinan Situasional dalam manajemen stategis.
Dr.H Asep Encu & Momon Sudarma. (2020). menjadi kepala madrasah profesional.
Dr.salim. (2019). Penelitihan Pendidikan.
Fitria Noviatur Rizki, & Zainal Arifin. (2023). Pemerkosaan Dalam Rumah Tangga (Marital Rape) Perbandingan Hukum Positif Indonesia, Timur Tengah, Dan Fikih. Bidayah: Studi Ilmu-Ilmu Keislaman, 14(2), 239–257. https://doi.org/10.47498/bidayah.v14i2.2210
Hadi, I. Y. (2023). Manajemen Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di Ma NW Nurul Iman Keruak. Jurnal Edukasi Dan Sains, 5, h.50.
Hariyadi, A., Nugraheni, L., & Shofwani, S. A. (2023). Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Pada Masa Pandemi. Equity In Education Journal, 5(1), 1–6. https://doi.org/10.37304/eej.v5i1.7656
juri wahananto. (2022). kepemimpinan kepala madrasah dalam mengebangkan budaya mutu.
Lailatussaadah, L. (2020). Upaya peningkatan kinerja guru. Intelektualita. Intelektualita, 3(1), 15–25.
Muhammad. (n.d.). Atau Asal-Usul, Kata Pendidikan Dalam Bahasa Inggris Disebut Dengan. 7–23.
Muspawi, M. (2021). Strategi Peningkatan Kinerja Guru. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(1), 101. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i1.1265
Nababan, B. O. (2015). Teori dan model kepemimpinan. Academia. Edu, 8, 49182–49188.
Napitupulu, G., Silalahi, M., & Gultom, S. (2023). Implementasi Manajemen Kurikulum Merdeka Belajar dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di SMA Negeri 1 Bandar. Journal on Education, 6(1), 5397–5406.
Ramadhoan, Jufri, & Jama’ah. (2019). Pengaruh Motivasi Kerja, Kompetensi Guru, Manajemen Sekolah, Dan Pendidikan-Pelatihan Terhadap Kinerja Guru. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 2(1), 228–237.
Rorimpandey, W. . (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru sekolah dasar.
Rosaliawati, B. N., Mustiningsih, M., & Arifin, I. (2020). Hubungan Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Dan Kinerja Guru. Jurnal Administrasi Dan Manajemen Pendidikan, 3(1), 61–71. https://doi.org/10.17977/um027v3i12020p61
Sihaloho, H. P. (2021). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Pt Global Intermedia Nusantara Yogyakarta. 2012, 10–11.
Suryani, N., Muspawi, M., & Aprillitzavivayarti, A. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(1), 773. https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i1.3291
Susanto, D. A. (2016). Manajemen Peningkatan Kinerja Guru.
Syukri, M., Chaniago, N. S., & Dayanti, S. W. (2022). Kepemimpinan Situasional Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Di Madrasah Aliyah Negeri 3 Medan. JURNAL MALAY– Manajemen Pendidikan Islam & Budaya, 2(2), 14.
Ujud, S., Nur, T. D., Yusuf, Y., Saibi, N., & Ramli, M. R. (2023). Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sma Negeri 10 Kota Ternate Kelas X Pada Materi Pencemaran Lingkungan. Jurnal Bioedukasi, 6(2), 337–347. https://doi.org/10.33387/bioedu.v6i2.7305
undang undang no 02.2003. (2003). Zitteliana, 19(8), 159–170.
Wahyuningsih, N., & Trihantoyo, S. (2021). Kepemimpinan Situasional Kepala Sekolah Ken Blanchard-Paul Hersey. Jurnal Inspirasi Manajemen Pendidikan, 9(3), 727–738.
Zahiq, M. (2024). Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru. Al-Idaroh: Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 88–102. https://doi.org/10.54437/alidaroh.v8i1.867.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Zulfama Uswatun Chasanah, Achmat Mubarok (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








