Strategi Pengurus Asrama A Dalam Membentuk Karakter Mandiri Santri Di Pondok Pesantren Ngalah
DOI:
https://doi.org/10.71242/sraj5n98Keywords:
Strategy, dormitory, independent character, islamic boarding school, character.Abstract
This study aims to analyze the strategies of Dormitory A administrators in developing independent character in students at the Ngalah Islamic Boarding School in Pasuruan. Independent character is one indicator of the success of Islamic boarding school education, encompassing discipline, responsibility, self-confidence, and the ability to make independent decisions. This study used a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including interviews, participatory observation, and documentation. The research subjects were Dormitory A administrators and the students they care for. The results indicate that the strategies used by the administrators include establishing daily routines, providing motivation, direct supervision, and modeling attitudes. Supporting factors in developing independent character include the religious environment of the Islamic boarding school, the active role of mentors, and structured activities. However, obstacles also exist, such as the diverse backgrounds of the students, limited facilities, and a lack of internal motivation. The role of dormitory mentors is not only as supervisors but also as motivators and guides, shaping the students' character holistically. This research is expected to serve as a reference in developing character development programs in Islamic boarding schools and serve as a reference for other Islamic educational institutions in developing an independent and noble generation.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengurus Asrama A dalam membentuk karakter mandiri santri di Pondok Pesantren Ngalah, Pasuruan. Karakter mandiri merupakan salah satu indikator keberhasilan pendidikan pesantren yang mencakup kedisiplinan, tanggung jawab, kepercayaan diri, serta kemampuan mengambil keputusan secara mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah pengurus asrama A dan santri yang diasuh.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan pengurus asrama mencakup pembiasaan kegiatan harian, pemberian motivasi, pengawasan langsung, dan teladan sikap. Faktor pendukung dalam pembentukan karakter mandiri di antaranya adalah lingkungan pesantren yang religius, peran aktif pembimbing, serta kegiatan terstruktur. Namun demikian, terdapat pula hambatan seperti latar belakang santri yang beragam, keterbatasan fasilitas, dan kurangnya motivasi dari dalam diri santri. Peran pembimbing asrama tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai motivator dan pembimbing yang membentuk karakter santri secara holistik.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan program pembinaan karakter di pesantren serta menjadi referensi bagi lembaga pendidikan Islam lainnya dalam membentuk generasi yang mandiri dan berakhlak mulia.
References
Anggraini, S., Siswanto, J., & Sukamto. (2019). Analisis Dampak Pemberian Reward And Punishment Bagi Siswa SD Negeri Kaliwiru Semarang. Jurnal Mimbar PGSD Undiksha, 7(3), 221–229.
Annisa, F. M., & Nusantara, W. (2021). Implementasi Kegiatan Parenting “Home Activities” Pada Kelompok Bermain Nusa Indah di Masa Pandemi Covid-19. J+ Plus Unesa, 10(2), 139–150.
Falah, A. (2018). KONSEP PENDIDIKAN ANAK MENURUT IBNU KHALDUN (Studi Atas Kitab Muqaddimah). ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 2(1), 83. https://doi.org/10.21043/thufula.v2i1.4267
Fatimah, M., & Ilyas, M. (2021). Optimalisasi Administrasi Guru PAI dalam Meningkatkan Efektivitas Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah. Jurnal Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 27(2), 635–637.
Fauzi, I. (2019). Pembelajaran Perspektif Psikologi Sufistik Imam Al-Ghazali. 1(2), 77–100.
Ghozali, F. (2024). Peran Pengasuh dalam Membentuk Karakter Mandiri Santri di Pondok Pesantren Modern MBS. KH. Mas Mansyur Kota Pekalongan. 1–66.
Hidayah, U. N. (2022). Interaksi Edukatif Antara Guru Dan Peserta Didik Dalam Kitab Ta’līm Al-Muta’allim Dan Implikasinya Di Era Disrupsi Upik. In http://repository.unissula.ac.id/27772/ (Vol. 33, Issue 1). Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Hidayati, A. N. (2022). Pentingnya Kompetensi dan Profesionalisme Guru dalam Pembentukan Karakter Bagi Anak Usia Dini Ayu. Jurnal Profesi Keguruan, 1, 1–9.
Mulianti, E. S. (2021). Pengembang Budaya Organisasi Dalam Lembaga Pendidikan. El-Wahdah, 2, 1–11.
Mundiri, A., & Bariroh, A. (2019). Transformasi Representasi Identitas Kepemimpinan Kyai dalam Hubungan Atasan dan Bawahan. Al-Idarah: Jurnal Kependidikan Islam, 8(2), 234–255. https://doi.org/10.24042/alidarah.v8i2.2411
Nurhayati Nurhayati, & Hayatun Sabariah. (2024). Konsep Pendidikan Anak Berkarakter Menurut Pemikiran Imam Al-Ghazali. Jurnal Sadewa : Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran Dan Ilmu Sosial, 2(3), 142–151. https://doi.org/10.61132/sadewa.v2i3.951
Nurohman Dede, Abd Aziz, M. F. F. (2021). BAB I PENDAHULUAN. Kodifikasia : Jurnal Penelitian Islam, Vol 15, No. 01 (2021), 133-158, 15(01), 133–158.
Rahmi, A. A., Hizriyani, R., & Sopiah, C. (2022). Analisis Teori Hierarki of Needs Abraham Maslow Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 5(3), 320–328. https://doi.org/10.31004/aulad.v5i3.385
Rifsanjani, M. H. (2022). OPTIMALISASI PENGAWASAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PROSES PEMBELAJARAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SDN SIDOKERTO 01 PATI. Institut Agama Islam Negeri Sunan Kudus.
Saadah, M., & Arif, M. (2022). Metode Pendidikan Anak dalam Surat Az-Zumar Ayat 8-9. Arfannur, 3(2), 75–84. https://doi.org/10.24260/arfannur.v3i2.772
Soerjono Soekanto. (2020). Kemampuan Adaptasi terhadap lingkungan. Thesis, 1(12), 61–62.
Subakti, M. F. (2022). Kitab Ta’lim Al-Muta’allim karya Imam Az-Zarnuji dan Relevansinya di Era Digital. Institut Agama Islam Negeri Kudus Fakultas Tarbiyah Program Studi Pendidikan Agama Islam.
Sugiono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Untuk Penelitian yang Bersifat: Eksploratif, Enterpretif, Interaktif, dan Konstruktif. Alfabeta.
Sugiono, S. (2020). Industri Konten Digital dalam Perspektif Society 5.0. Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Komunikasi, 22(2), 175–191.
Wati, R. A. (2022). Pendidikan Multikultural Berbasis Kitab Kuning Santri Di Ponpes Al-Mukhlisin Kota Batu. Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi Dan Pemikiran Hukum Islam, 13(2), 272–287. https://doi.org/10.30739/darussalam.v13i2.1254
Zulmedia, S., Alfansi, L., & Praningrum. (2017). ANALISIS PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK DAN KEPEMIMPINAN OTENTIK TERHADAP KINERJA.(Studi Pada Laboran Perguruan Tinggi Negeri Dan Swasta Di Kota Bengkulu). Sjbm, 299–317.
الاردن, غ. ص. ا. ا. (2021). PERAN PEMBINA ASRAMA SANTRI DALAMMENJALANKAN DISIPLIN SHALAT DHUHA PONDOK PESANTREN DDI UJUNG LARE PAREPARE.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Abdul Khamid, Muhammad Nur Hadi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








