Model Pendidikan Karakter Dalam Membentuk Toleransi Santri Asrama I Di Pondok Pesantren Ngalah Purwosari Pasuruan
DOI:
https://doi.org/10.71242/y4gckt37Keywords:
Character Education, Santri ToleranceAbstract
Character education is everything that is positive about everything that educators do and has an influence on the character of the students they teach. Character education is a conscious and serious effort by educators to teach values to their students. According to John W. Santrock Character education is education that is carried out with a direct approach to students to instill moral values and provide lessons to students about moral knowledge in an effort to prevent prohibited behavior. Character education is an effort made by teachers to influence the character of their students, teachers assist students in the formation of character or the formation of good personalities. Therefore, the teacher's behavior, the way the teacher delivers the material, the way the teacher communicates or interacts with students must be really considered, because the teacher is a role model for students. Character education teaches moral and ethical values that must be applied in everyday life, such as honesty, discipline, responsibility, cooperation, empathy and respect. This study uses a qualitative approach, the study shows that the character education model in Dormitory I of Ngalah Islamic Boarding School is carried out through three main approaches: inculcating inclusive Islamic values, exemplary behavior from the ustadz and ustadzah, and dormitory activities that emphasize cooperation and dialogue between students. The values of tolerance are instilled through the practice of living together, discussions across backgrounds, and conflict resolution through deliberation. This model has proven effective in forming the character of students who are tolerant, open, and able to live harmoniously in diversity.
Abstrak
Pendidikan karakter adalah segala hal yang positif dengan apa saja yang dilakukan oleh pendidik dan berpengaruh pada karakter anak didik yang diajarnya. Pendidikan karakter adalah upaya sadar dan sungguh-sungguh dari pendidik untuk mengajarkan nilai-nilai kepada anak didiknya. Menurut John W. Santrock, Pendidikan karakter adalah pendidikan yang dilakukan dengan pendekatan langsung kepada peserta didik untuk menanamkan nilai moral dan memberikan pelajaran kepada murid mengenai pengetahuan moral dalam upaya mencegah perilaku yang yang dilarang. Pendidikan karakter merupakan upaya yang dilakukan guru untuk mempengaruhi karakter siswanya, guru memantu siswa dalam pembentukan watak atau pembentukan kepribadian yang baik. Maka dari itu, perilaku guru, cara guru dalam menyampaikan materi, cara guru berkomunikasi atau berinteraksi dengan siswa harus benar-benar di perhatikan, karena guru menjadi seorang teladan bagi siswa. Pendidikan karakter mengajarkan nilai-nilai moral dan etika yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, empati dan rasa hormat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian menunjukkan bahwa model pendidikan karakter di Asrama I Pondok Pesantren Ngalah dilakukan melalui tiga pendekatan utama: pembiasaan nilai-nilai keislaman yang inklusif, keteladanan dari para ustadz dan ustadzah, serta kegiatan keasramaan yang menekankan kerja sama dan dialog antarsantri. Nilai-nilai toleransi ditanamkan melalui praktik hidup bersama, diskusi lintas latar belakang, serta penyelesaian konflik secara musyawarah. Model ini terbukti efektif dalam membentuk karakter santri yang toleran, terbuka, dan mampu hidup harmonis dalam keberagaman
References
Abdussyukur, Abdussyukur et al. 2023. “Learning Process for Islamic Religious Education Based on Minimum Service Standards for Education.” Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education 4(3): 458–72.
Aini, Fadhillah Quratul, Rahmi Yuli, Andini Hasibuan, and Gusmaneli Gusmaneli. 2024. “Pendidikan Karakter Sebagai Landasan Pembentukan Generasi Muda.” Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora 3(4).
Ansari, I, and M Alzamzami. 2022. “Moderasi Agama Perspektif Buya Hamka Dalam Tafsir Al-Azhar Qs. Al-Baqarah: 256.” Al-Wasatiyyah Journal of Religious Moderation 1(2): 106–30.
Arkiang, Fajeri, and Rabiatun Adwiah. 2019. “Konsep Dakwah Mauidhatul Hasanah Dalam Surat An-Nahl Ayat 125.” Murabby: Jurnal Pendidikan Islam 2(1): 57–68.
Dayat, M, and Achmad Yusuf. 2019. “Mengucapkan Salam Kepada Non Muslim Dalam Perspektif Islam.” Akademika 4(1): 113–38.
Guna, Ahmad Saka Falwa. 2020. “PEMIKIRAN IBNU MISKAWAIH (RELEGIUS-RASIONAL) TENTANG PENDIDIKAN DAN RELEVANSINYA DENGAN ERA MODERN Ahmad.” Jurnal PAI Raden Fatah 2(3): 231–44.
Hayani, Ratu Amalia, Abdurrohim, and Ida Farida. 2021. “Optimalisasi Kompetensi Calon Tenaga Pendidik Melalui Kegiatan Amaliyatu Tadris (Micro Teaching) Studi Pada Santri Kelas Akhir Di Pondok Pesantren Daarul Ishlah.” 7(2 Desember 2021): 277–300.
Hidayah, Upik Nurul. 2022. “NTERAKSI EDUKATIF ANTARA GURU DAN PESERTA DIDIK DALAM KITAB TA’LĪM AL-MUTA’ALLIM DAN IMPLIKASINYA DI ERA DISRUPSI.” Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Hidayati, Ayu Nur. 2022. “Pentingnya Kompetensi Dan Profesionalisme Guru Dalam Pembentukan Karakter Bagi Anak Usia Dini Ayu.” Jurnal Profesi Keguruan 1: 1–9.
Ilham Bastanta Panjaitan, Ilma Aulia, Mitha ratu apriliani, and Asep Abdul Muhyi. 2024. “Islam Dan Demokrasi Perspektif Al-Qur’an: Analisis Tafsir Maudhu’i.” AlMaheer: Jurnal Pendidikan Islam 2(01): 61–75.
Iqbal, Muhammad et al. 2024. “Relevansi Pendidikan Karakter Dalam Konteks Pendidikan Islam: Membangun Generasi Berkarakter Islami.” Indonesian Research Journal on Education 4(3): 13–22.
Miftakhu, Ali. 2019. “Implementasi Nilai-Nilai Multikulturalisme.” Jurnal Risalah 5(1): 1–18.
Murzal. 2018. “NILAI MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SEKOLAH (Studi Terhadap Upaya Membina Karakter Siswa Di SMKN 1 Gerung Kec. Gerung Kab. Lombok Barat).” Jurnal Kalam 6(2).
Nurfaizah, Leni. 2023. “Vihara Avalokitesvara Di Tengah Masyarakat Muslim: Kehidupan Antar Etnis Dan Agama Di Kota Serang, Banten.” Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Nurlaeli, Acep. 2020. “Konsep Pendidikan Karakter Dalam Kitab Adāb Al-‘Ālim Wa Al-Muta’Allim Karya Kh. Hasyim Asy’ari Dan Implementasinya Dalam Penguatan Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Di Smp Negeri 2 Cikarang Selatan.” Jurnal Wahana Karya Ilmiah Pendidikan 4(2): hlm, 90.
Nurul Romdoni, Lisda, and Elly Malihah. 2020. “Membangun Pendidikan Karakter Santri Melalui Panca Jiwa Pondok Pesantren.” Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah 5(2): 13–22.
Purwanti, E Y. 2021. “Implementation of Environmental Education Value in Islamic Education (Analysis of Tafsir Al Qur’an Surah Al-A’raf Ayat 56-58).” Lisyabab Jurnal Studi Islam dan Sosial 2(c): 161–72.
Rahayu, Restu, Sofyan Iskandar, and Yunus Abidin. 2022. “Inovasi Pembelajaran Abad 21 Dan Penerapannya Di Indonesia.” Jurnal Basicedu 6(2): 2099–2104.
Raibowo, Septian, Yahya Eko Nopiyanto, and Muhammad Khairul Muna. 2019. “Pemahaman Guru PJOK Tentang Standar Kompetensi Profesional.” Journal Of Sport Education (JOPE) 2(1): 10.
ROhman, Syaifur. 2017. “Membangun Budaya Membaca Pada Anak Melalui Program Gerakan Literasi Sekolah.” Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar 4(1): 151–74.
Shafwan, Hambal Muhammad. 2021. “KONSEP AL- QUR ’ AN TENTANG KECERDASAN ( Studi Analisis Tematik Surat Luqman Ayat 12-19 ).” Staim Journal 4(2): 128–41.
Sugiono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif,Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
———. 2017. Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif Dan RD. Bandung: AlFabetha.
———. 2018. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Sunarso, Ali. 2020. “Dengan Demikian,Budaya Religius Sekolah Adalah Terwujudnya Nilai-Nilai Ajaran Agama Sebagai Tradisi Dalam Berperilaku Dan Budaya Organisasi Yang Diikuti Oleh Seluruh Warga Sekolah.” Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar 10(2): 155–69.
Ulya, Inayatul, and Ahmad Afnan Anshori. 2016. “Pendidikan Islam Multikultural Sebagai Resolusi Konflik Agama Di Indonesia.” Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan 4: 20–35.
Vhalery, Rendika, Albertus Maria Setyastanto, and Ari Wahyu Leksono. 2022. “Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka: Sebuah Kajian Literatur.” Research and Development Journal of Education 8(1): 185.
Zainab, Nurul. 2020. “Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Agama Islam: Analisis Model Kurikulum Rahmatan Lil Alamin.” TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam 15(2): 168–83.
Zaman, Badrus. 2019. “Urgensi Pendidikan Karakter Yang Sesuai Dengan Falsafah Bangsa Ndonesia.” AL GHAZALI , Jurnal Kajian Pendidikan Islam dan Studi Islam 2(1): 16–31.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rahma Nur Aisyah, M. Jamhuri, Ahmad Ma’ruf, M. Anang Solikhuddin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








