Pemikiran Harun Nasution Terhadap Pendidikan Dan Relevansinya Dengan Dunia Pendidikan Islam Era Modern
DOI:
https://doi.org/10.71242/0d40tv25Keywords:
Harun Nasution, Religious, Rational, Islamic Education, ContemporaryAbstract
Abstract
This research falls within the realm of Islamic educational thought, focusing on the analysis of Harun Nasution's ideas, with a religious-rational character, and their relevance to the development of contemporary Islamic education. Harun Nasution places moral education as the main core of religious education, emphasizing not merely the mastery of religious knowledge and the performance of religious rituals, but also the process of internalizing moral values in individual life. Religious education, in his view, must be able to shape students' ethical awareness regarding the categories of good and bad in human behavior, thereby producing individuals who are socially and spiritually responsible. This research uses a library study method with a qualitative approach, through a critical review of Harun Nasution's works and various relevant literature in the field of Islamic education. The results of the study indicate that Harun Nasution's religious-rational thought emphasizes the importance of reason in understanding Islamic teachings, without neglecting revelation as the primary source of truth. He seeks to integrate rationality with religious values, thus creating a more open and dialogical understanding of Islam regarding the development of science. Thus, Harun Nasution's thinking makes a significant contribution to building an adaptive, contextual, and progressive paradigm of Islamic education. This approach allows Islamic education to remain relevant in facing the challenges of the modern era, while maintaining the fundamental values of Islamic teachings as the main foundation in the formation of human character and civilization.
Abstrak
Penelitian ini berada dalam ranah kajian pemikiran pendidikan Islam yang berfokus pada analisis gagasan Harun Nasution dengan corak religius-rasional serta relevansinya dalam pengembangan pendidikan Islam kontemporer. Harun Nasution menempatkan pendidikan moral sebagai inti utama dalam pendidikan agama, yang tidak semata-mata menekankan pada penguasaan pengetahuan keagamaan dan pelaksanaan ritual ibadah, tetapi lebih jauh pada proses internalisasi nilai-nilai moral dalam kehidupan individu. Pendidikan agama, dalam pandangannya, harus mampu membentuk kesadaran etis peserta didik mengenai kategori baik dan buruk dalam perilaku manusia, sehingga melahirkan pribadi yang bertanggung jawab secara sosial dan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, melalui kajian kritis terhadap karya-karya Harun Nasution serta berbagai literatur yang relevan dalam bidang pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemikiran religius-rasional Harun Nasution menegaskan pentingnya peran akal dalam memahami ajaran Islam, tanpa mengesampingkan wahyu sebagai sumber utama kebenaran. Ia berupaya mengintegrasikan rasionalitas dengan nilai-nilai keagamaan sehingga tercipta pemahaman Islam yang lebih terbuka dan dialogis terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Dengan demikian, pemikiran Harun Nasution memberikan kontribusi signifikan dalam membangun paradigma pendidikan Islam yang adaptif, kontekstual, dan progresif. Pendekatan ini memungkinkan pendidikan Islam untuk tetap relevan dalam menghadapi tantangan zaman modern, sekaligus mempertahankan nilai-nilai fundamental ajaran Islam sebagai landasan utama dalam pembentukan karakter dan peradaban manusia.
References
Arsyillah, B. T., & Muvid, M. B. (2025). Reformasi Pendidikan Islam Kontemporer: Studi Komparatif Pemikiran Fazlur Rahman dan Harun Nasution. EL-BANAT: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 15(1), 306–323. https://journal.stai-ypbwi.ac.id/index.php/elbanat/article/view/646
Aziz, A., & Zakir, S. (2022). Indonesian Research Journal on Education : Jurnal Ilmu Pendidikan. On Education Indonesian Research Journal on Education, 2(3), 1030–1037. https://irje.org/irje/article/view/2377/1681
Chailani, M. I. (2019). PENDIDIKAN DAN RELEVANSINYA DENGAN. MANAZHIM Juranal Menejeman Dan Pendidikan, 1, 45–60. https://doi.org/10.36088/manazhim.v1i2.207
Dan, Z., Di, H., & Aliyah, M. (2018). Analisis Mata Pelajaran Fikih Kelas X Materi Zakat Dan Hikmahnya Di Madrasah Aliyah. AlFalah. download.garuda.kemdikbud.go.id
Dinata, S. (2021). Pemikiran Harun Nasution (Religius-Rasional) Tentang Pendidikan Islam. An-Nida’, 45(2), 151. https://doi.org/10.24014/an-nida.v45i2.16535
Dongoran, R., & Siregar, M. (2025). Pemikiran Harun Nasution (Religius-Rasional) Tentang Pendidikan Islam Dan Relevansinya Dengan Dunia Pendidikan Islam Kontemporer. Shaf: Jurnal Sejarah, Pemikiran Dan Tasawuf, 2(2), 82–91. https://doi.org/10.59548/js.v2i2.339
Fatmawati. (2023). Transformasi Gerakan Radikalisme Menuju Moderasi Beragama. Kuriositas: Media Komunikasi Sosial Dan Keagamaan, 16(1), 77–90.
Halim, F. (2005). Tokoh Ulama Nusantara: Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari. Lembaga Pengkajian Islam dan Pendidikan.
Hidayah, U. N. (2022). Interaksi Edukatif Antara Guru Dan Peserta Didik Dalam Kitab Ta’līm Al-Muta’allim Dan Implikasinya Di Era Disrupsi Upik [Universitas Islam Sultan Agung Semarang]. In http://repository.unissula.ac.id/27772/ (Vol. 33, Issue 1). http://repository.unissula.ac.id/27772/
Husain, F., & Zakiy, A. (2019). EKSISTENSI NAFS MELALUI TERMINOLOGI ILHAM DALAM QS. AL- SYAMS [91]:7-10 (Studi Analisis Filosofis Terhadap Tafsir Al-Mizan Karya Thabathaba’i). Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI
Inayati, M., & Fadholi, A. N. (2023). Keunggulan Manajemen Pendidikan Perspektif Rushdi Ahmad Tuaimah. Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(1), 51–60. https://doi.org/10.58518/darajat.v6i1.1762
Kartika, I., & Arifudin, O. (2023). Upaya Guru Dalam Meningkatkan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar. Jurnal Al-Amar, 4(2), 147–160. https://ojs-steialamar.org/index.php/JAA/article/view/186/137
Laily, D. N., & Salsabila, Z. (2025). Membangun AQ bagi Generasi Z Menurut QS. Al-Ankabut : 69. Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam, 3. https://journal.aripafi.or.id/index.php/jmpai/article/view/1204/1554
Nasution, S., & Nasution, K. (2017). Mengkaji Nilai Salam Dalam Al-Qur’an (Kajian Tafsir Tematik). Jurnal Ushuluddin, 25(1), 56. https://doi.org/10.24014/jush.v25i1.1984
Ngalimun, N., & Rohmadi, Y. (2021). Harun Nasution: Sebuah Pemikiran Pendidikan Dan Relevansinya Dengan Dunia Pendidikan Kontemporer. Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial, 3(2), 55. https://doi.org/10.31602/jt.v3i2.6016
Rivaldi, R., Yahiji, K., Abdullah, A. H., & Pateda, L. (2024). Model Implementasi Kurikulum Dalam Pembelajaran Dan Implikasinya Terhadap Kepesertadidikan (Berbasis Moderasi Beragama). Journal on Education, 6(4), 21706–21715. https://doi.org/10.31004/joe.v6i4.6106
Salsabila, U. H., Husna, L. I., Nasekha, D., & Pratiwi, A. (2019). Penggunaan Media Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI
Sofanudin, A. (2015). Internalisasi Nilai-Nilai Karakter Bangsa Melalui Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Sma Eks-Rsbi Di Tegal. Smart, 1(2), 151–163. https://doi.org/10.18784/smart.v1i2.248
Supratman, E., & Purwaningtias, F. (2018). Pengembangan Media Pembelajaran E-Learning Berbasis Schoology. Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT (JPIT), 03(03), 310–315. https://doi.org/10.30591/jpit.v3i3.958
Susilo, D. (2020). Efektifitas Program Redistribusi Guru Pegawai Negeri Sipil (Studi Pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Kota Administratif Jakarta Selatan). In Tesis. Institut Ptiq Jakarta.
Yanto, A. N., Abdullah, W., & Zulfiqri, M. (2023). Digitalisasi Pesantren Darul Mustafa Lebak Banten. Tarbiyatuna, 16, 131–144. https://journal.alifba.id/index.php/jcl/article/view/24/29
Yudhiantoro. (2009). “Pemikiran Harun Nasution (Religius-Rasional) tentang Pendidikan Islam sekaligus relevansinya terhadap Pendidikan Islam kontemporer. Gaya Media Pertama.
Yusuf, M. (2022). Pemikiran Pendidikan Islam Syekh Nawawi Al-Bantani Dan Relevansinya Terhadap Pendidikan Moral Era Kontemporer. Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3, 94–117. http://ejournal.iainmadura.ac.id/index.php/rabbani%0APEMIKIRAN
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Danil Hakim Maulidi, Maragustam, Insiyatul Fikriyah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








