Pendekatan Sosiologis terhadap Studi Al-Qur'an dan Hadits tentang Perundungan di Sekolah dari Perspektif Pendidikan Agama Islam

Authors

  • Diaz Astiza UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.71242/rct3v195

Keywords:

Sociological Approach, Al-Qur'an Study, Hadith, Bullying, Islamic Religious Education

Abstract

Bullying in schools is a social phenomenon that remains a serious problem in education and negatively impacts the psychological, social, and academic development of students. This article aims to examine bullying in schools through a sociological approach to the study of the Qur'an and Hadith from the perspective of Islamic Religious Education. This sociological approach is used to understand the teachings of the Qur'an and Hadith not only as normative texts but also as sources of social values ​​that interact with the realities of students' lives in the school environment. This study uses a library research method by examining verses of the Qur'an, the Hadith of the Prophet Muhammad (peace be upon him), and scientific literature relevant to the issue of bullying and Islamic education. The results show that the Qur'an and Hadith firmly reject all forms of violence, insults, and unjust treatment of others, and emphasize the importance of the values ​​of justice, compassion, brotherhood, and respect for human dignity. In the educational context, these values ​​have strong social implications for building a just, inclusive school culture oriented toward the development of noble character. Islamic Religious Education, through this sociological approach, plays a strategic role in contextualizing Islamic teachings within the social lives of students, thereby preventing and addressing bullying practices in schools. Thus, a sociological approach to the study of the Qur'an and Hadith emphasizes that Islamic Religious Education fosters not only individual piety but also social piety that supports the creation of a safe, humane, and dignified learning environment.

Abstrak

Perundungan di sekolah merupakan fenomena sosial yang masih menjadi permasalahan serius dalam dunia pendidikan dan berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji perundungan di sekolah melalui pendekatan sosiologis terhadap studi Al-Qur’an dan Hadits dari perspektif Pendidikan Agama Islam. Pendekatan sosiologis digunakan untuk memahami ajaran Al-Qur’an dan Hadits tidak hanya sebagai teks normatif, tetapi juga sebagai sumber nilai sosial yang berinteraksi dengan realitas kehidupan peserta didik di lingkungan sekolah. Kajian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah ayat-ayat Al-Qur’an, Hadits Nabi Muhammad Saw., serta literatur ilmiah yang relevan dengan isu perundungan dan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur’an dan Hadits secara tegas menolak segala bentuk kekerasan, penghinaan, dan perlakuan zalim terhadap sesama, serta menegaskan pentingnya nilai keadilan, kasih sayang, persaudaraan, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Dalam konteks pendidikan, nilai-nilai tersebut memiliki implikasi sosial yang kuat dalam membangun budaya sekolah yang adil, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan akhlak mulia. Pendidikan Agama Islam, melalui pendekatan sosiologis ini, berperan strategis dalam mengontekstualisasikan ajaran Islam ke dalam kehidupan sosial peserta didik, sehingga mampu mencegah dan mengatasi praktik perundungan di sekolah. Dengan demikian, pendekatan sosiologis terhadap studi Al-Qur’an dan Hadits menegaskan bahwa Pendidikan Agama Islam tidak hanya membentuk kesalehan individual, tetapi juga kesalehan sosial yang mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, humanis, dan bermartabat.

References

Aisyah, N. N., & Fitriatin, N. (2025). Krisis Moral dan Etika di Kalangan Generasi Muda Indonesia dalam Perspektif Profesi Guru. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 5, 329–337. https://jurnal.bimaberilmu.com/index.php/jppi/article/view/908/582

Amirin, T. M. (2013). implementasi Pendekatan Pendidikan Multikultural Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal di Indonesia. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 1(1). https://doi.org/10.21831/jppfa.v1i1.1047

Arif, M. (2017). Studi Islam dalam Dinamika Global. In Islamic. STAIN Kediri Press. http://repository.iainkediri.ac.id/28/

BM, S. A., Amin, M., Masri, A. R., & Jasad, U. (2018). Bentuk Penerapan Dakwah Persuasif Terhadap Pembinaan Eks Pekerja Seks Komersial Di Panti Sosial Karya Wanita Mattirodeceng Kota Makassar. Jurnal Diskursus Islam, 6(1), 109–134. https://doi.org/10.24252/jdi.v6i1.6992

Ernawati, T., Widyawati, A., Setyawan, D. N., & Odah, S. ’. (2021). Bullying Dan Deteksinya Melalui Metode Games Di Smp N 5 Banguntapan. Prosiding Seminar Nasional Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 260–266.

Fauzan, F. (2017). Dualisme Hadis Tentang Bekam. Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Al-Hadits, 11(1).

Firmaningrum, F. (2023). Ulumuddin : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman. 13(1), 11–20. https://jurnal.ucy.ac.id/index.php/agama_islam/article/view/2085/1885

Hidayah, U. N. (2022). Interaksi Edukatif Antara Guru Dan Peserta Didik Dalam Kitab Ta’līm Al-Muta’allim Dan Implikasinya Di Era Disrupsi Upik [Universitas Islam Sultan Agung Semarang]. In http://repository.unissula.ac.id/27772/ (Vol. 33, Issue 1). http://repository.unissula.ac.id/27772/

Irwanti, R. U., & Haq, A. H. B. (2023). Efektivitas Psikoedukasi dalam Peningkatan Pengetahuan tentang Bullying pada Remaja. Journal of Islamic and Contemporary Psychology (JICOP), 3(1s), 214–220. https://doi.org/10.25299/jicop.v3i1s.12362

Ismah, I. (2020). Studi Islam Dengan Pendekatan Sosiologis (Pemikiran Ali Syari’ati). Al-Munqidz : Jurnal Kajian Keislaman, 8(1), 139–156. https://ejournal.iaiig.ac.id/index.php/amk/article/view/196/153

Laksono, T. A. (2021). Isyarat-isyarat Manajemen Mutu Pendidikan Dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits. Southeast Asian Journal of Islamic Education Management, 2(1), 15–28. https://doi.org/10.21154/sajiem.v2i1.38

Mardiyah, N. A., & Saefudin, A. (2024). Resiliensi Peserta Didik dalam Menghafalkan Materi QS Al-Ma’idah (5): 3 dan QS Al-Hujurat (49): 13 SDN Kauman Jepara. MODELING: Jurnal Program …, 11(5), 264–287. http://www.jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/modeling/article/view/2413%0Ahttp://www.jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/modeling/article/download/2413/1348

Masitoh, U. (2017). Implementasi Budaya Religius Sebagai Upaya Pengembangan Sikap Sosial Siswa Di Sma Negeri 5 Yogyakarta. Magister (S2), 254.

Muqaddam, M. (2019). Dimensi Balagah Sebagai Mukjizat Al-Qur’an Dalam Kitab I’rabu Al-Qur’an Al-Karim Wa Bayanuhu. Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Al-Hadits, 11(2), 125–154. https://doi.org/10.24042/al-dzikra.v11i2.4393

Oktavia, A., & Rahman, R. (2021). Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di SMP Negeri 7 Payakumbuh. An-Nuha, 1(3), 220–233. https://doi.org/10.24036/annuha.v1i3.75

Qolbi, S. K., & Hamami, T. (2021). Impelementasi Asas-asas Pengembangan Kurikulum terhadap Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 1120–1132. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i4.511

Rahmawati, A., Sulistyani, H. D., & Rahmiaji, L. R. (2006). Memahami Pengalaman Komunikasi Remaja Untuk Mengelola Perundungan Fat Shaming di Di era digital , perudungan fat shaming mulai langsung , kini mulai merambah di media sosial , badan gemuk ( plus size ) termasuk dalam salah satu bentuk perundungan body sha. JUrnal Ilmu Sosial, 1(1), 10. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/40006

Rahmawati, N. R., Oktaviani, V. D., Wati, D. E., Nursaniah, S. S. J., Anggraeni, E., & Firmansyah, M. I. (2021). Karakter religius dalam berbagai sudut pandang dan implikasinya terhadap model pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 10(4), 535. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v10i4.5673

Refiani, D. A., Muslihah, E., & Bachtiar, M. (2022). MANAJEMEN PENGELOLAAN PENDIDIKAN PROFESI GURU (Studi Komparasi di Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa). JEMBA, 2(1), 180–197. https://www.bajangjournal.com/index.php/JEMBA/article/view/2604

Saefuddin, A., Sumarna, C., & Rozak, A. (2023). Nilai-Nilai Moderasi Beragama dan Implementasinya Dalam Pendidikan Agama Islam di Abad 21. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 2023(6), 11–17.

Salsabila, U. H., Husna, L. I., Nasekha, D., & Pratiwi, A. (2019). Penggunaan Media Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI

Setiawan, F., Hutami, A. S., Riyadi, D. S., Arista, V. A., & Al Dani, Y. H. (2021). Kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Pendidikan Agama Islam. Al-Mudarris (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam), 4(1), 1–22. https://doi.org/10.23971/mdr.v4i1.2809

Suprapto. (2020). Integrasi Moderasi Beragama dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 18(3), 355–368. https://doi.org/10.32729/edukasi.v18i3.750

Downloads

Published

2026-01-12

How to Cite

Pendekatan Sosiologis terhadap Studi Al-Qur’an dan Hadits tentang Perundungan di Sekolah dari Perspektif Pendidikan Agama Islam. (2026). Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam , 3(1), 83-95. https://doi.org/10.71242/rct3v195