Dialektika Universalisme Dan Partikularisme Dalam Islam Perspektif Pendidikan Agama Islam

Authors

  • M Abdullah Viki Universitas Al-Falah Assunniyah Kencong - Jember Author
  • Sayyid Abdullah Universitas Al-Falah Assunniyah Kencong - Jember Author
  • Muhammad Hori Universitas Al-Falah Assunniyah Kencong - Jember Author

DOI:

https://doi.org/10.71242/06e2sc23

Keywords:

Dialectic, Universalism, Particularism, Islam, Education

Abstract

The dialectic of universalism and particularism in Islam is a crucial issue in contemporary Islamic studies, particularly in the context of Islamic Religious Education (PAI), which faces the realities of a pluralistic and dynamic society. Islam embodies universal values ​​that transcend time and space, such as monotheism, justice, humanity, compassion, and the common good. However, in practice, Islamic teachings constantly interact with social, cultural, and historical contexts, giving rise to a variety of particular religious expressions. This study aims to analyze the dialectic between universalism and particularism in Islam and its implications for the development of the Islamic Religious Education paradigm. This study employed a qualitative approach with library research. Data sources were obtained from the Qur'an, Hadith, and the works of classical and contemporary Islamic scholars and thinkers relevant to the themes of universalism, particularism, and Islamic education. Data analysis was conducted descriptively and analytically using an interactive analysis model, encompassing data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The study's findings indicate that universalism and particularism in Islam are not contradictory concepts, but rather dialectical and complementary. Universalism serves as the foundation for the values ​​and fundamental principles of Islamic teachings, while particularism provides a contextual framework for applying these values ​​to the social realities of students. From the perspective of Islamic Religious Education, this dialectic demands a critical, reflective, and dialogical pedagogical approach so that Islamic Religious Education (PAI) serves not only as a means of transferring knowledge but also as a process for developing a mature, moderate, and civilized religious awareness. Thus, Islamic Religious Education is expected to produce a generation of Muslims who are ritually devout, socially sensitive, tolerant, and committed to universal human values ​​in a pluralistic society.

Abstrak

Dialektika universalisme dan partikularisme dalam Islam merupakan isu penting dalam kajian keislaman kontemporer, terutama dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dihadapkan pada realitas masyarakat yang plural dan dinamis. Islam membawa nilai-nilai universal yang bersifat lintas ruang dan waktu, seperti tauhid, keadilan, kemanusiaan, kasih sayang, dan kemaslahatan. Namun, dalam praktiknya, ajaran Islam selalu berinteraksi dengan konteks sosial, budaya, dan historis yang melahirkan beragam ekspresi keagamaan yang bersifat partikular. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dialektika antara universalisme dan partikularisme dalam Islam serta implikasinya terhadap pengembangan paradigma Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari Al-Qur’an, Hadis, serta karya-karya ulama dan pemikir Islam klasik dan kontemporer yang relevan dengan tema universalisme, partikularisme, dan pendidikan Islam. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menggunakan model analisis interaktif, meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa universalisme dan partikularisme dalam Islam bukanlah dua konsep yang saling bertentangan, melainkan bersifat dialektis dan saling melengkapi. Universalisme berfungsi sebagai landasan nilai dan prinsip dasar ajaran Islam, sementara partikularisme menjadi ruang kontekstualisasi dalam penerapan nilai-nilai tersebut sesuai dengan realitas sosial peserta didik. Dalam perspektif Pendidikan Agama Islam, dialektika ini menuntut pendekatan pedagogis yang kritis, reflektif, dan dialogis agar PAI tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai proses pembentukan kesadaran keagamaan yang dewasa, moderat, dan berkeadaban. Dengan demikian, Pendidikan Agama Islam diharapkan mampu melahirkan generasi Muslim yang taat secara ritual, memiliki kepekaan sosial, bersikap toleran, serta berkomitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan universal di tengah kehidupan masyarakat yang plural.

References

Ainina, Dewi Qurroti. “Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Mata Pelajaran PAI Dan Budi Pekerti Kelas VII SMP.” Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan 16, no. 2 (2022): 477. https://doi.org/10.35931/aq.v16i2.887.

Anieg, Mukhamad. “Kontruksi Pemikiran Hermeneutika Hadis Syeikh Muhammad Al-Ghazali Tentang Kepemimpinan Wanita Dalam Publik.” Didaktika Islamika Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam 15 (2024): 40–55. https://jurnal.fai.umkaba.ac.id/index.php/didaktika/article/view/44.

Apriansyah, Apriansyah, Tejo Waskito, and Indah Suhardini. “The Urgency Of Zakat In Sharia Economic Law: A Philosophical Review.” Asas 15, no. 01 (2023): 40–48. https://doi.org/10.24042/asas.v15i01.15071.

Atun, Wardatun. Literasai Dan Tradisi Kesetaraan Dialektika Agama, Budaya Dan Gender. Lombok: Pustaka Lombok, 2019.

Aulia, Nisa’ul, and Fathurrahman Mukhtar. “Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Dalam Membentuk Kepribadian Siswa Di MA Mu’allimat NW Anjani.” Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan 9, no. 3 (2024): 1604–10. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i3.1735.

Dasar, Sekolah, Fitriani Rafikasari, Muslimin Ibrahim, Siti Maghfirotun Amin, and Sukron Djazilan. “Keefektifan Pembelajaran Agama Islam Melalui Pendekatan Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, Dan Menyenangkan (Pakem) Di Sekolah Dasar.” Jurnal Basicedu 5, no. 5 (2021): 3232–41. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1314.

Edy, Sarwo. “Analisis Eksistensi Reformasi Hukum Islam Keluarga Dalam Kompilasi Hukum Islam Di Indonesia.” Jurnal Hukum Pelita 3, no. 2 (2022): 155–75. https://doi.org/10.37366/jh.v3i2.1527.

Gani, Ainal, and Mirta Oktavani. “Pendidikan Agama Islam : Fondasi Moral Spiritualitas Bangsa.” Al I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam 11, no. 3 (2024): 289–97. https://ejournal.iaiibrahimy.ac.id/index.php/mumtaz/article/view/1385.

Habibi, Ahmad Rizza. “Dialektika Pembuktian Alasan Mendesak Dalam Dispensasi Nikah Dan Korelasinya Terhadap Kepentingan Terbaik Bagi Anak.” pa-girimenang.go.id. Accessed August 8, 2024. https://pa-girimenang.go.id/.

Hayati, Umi. “Nilai-Nilai Dakwah; Aktivitas Ibadah Dan Perilaku Sosial.” INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) 2, no. 2 (2017): 175. https://doi.org/10.18326/inject.v2i2.175-192.

Khoiri, Ahmad. “Al-Qur’an Dan Fisika (Telaah Konsep Fundamental: Waktu, Cahaya, Atom, Dan Gravitasi).” PROSIDING Seminar Nasional Pendidikan Fisika FITK UNSIQ 1, no. 1 (2018): 94.

Kirom, Syahrul, and Alif Lukmanul Hakim. “Kaligrafi Islam Dalam Perspektif Filsafat Seni.” Refleksi Jurnal Filsafat Dan Pemikiran Islam 20, no. 1 (2020): 55–67. https://doi.org/10.14421/ref.v20i1.2397.

Kusasih, Ihsan Hutama, Dzaky Satria, and Gusmanel. “Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem-Based Learning) Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik.” Jurnal Teknologi Pendidikan Dan Pembelajaran (JTPP) 02, no. 02 (2024): 562–68. https://jurnal.kopusindo.com/index.php/jtpp/article/download/344/364/1063.

Mahtubah, Habibatul. “Resepsi Masyarakat Madura Terhadap QS. AL-Ikhlas Dalam Tradisi Kompolan Sabellesen.” Nun: Jurnal Studi Alquran Dan Tafsir Di Nusantara 6, no. 2 (2020): 241–67. https://doi.org/10.32495/nun.v6i2.164.

Masitoh, Umi. “Implementasi Budaya Religius Sebagai Upaya Pengembangan Sikap Sosial Siswa Di Sma Negeri 5 Yogyakarta.” Magister (S2), 2017, 254.

Miftakhu, Ali. “Implementasi Nilai-Nilai Multikulturalisme.” Jurnal Risalah 5, no. 1 (2019): 1–18. https://doi.org/10.5281/zenodo.3550530.

Nur, Askar, and Fakhira Yaumil Utami. “Proses Dan Langkah Penelitian Antropologi: Sebuah Literature Review.” Ad-Dariyah: Jurnal Dialektika, Sosial Dan Budaya 3, no. 1 (2022): 44–68. https://doi.org/10.55623/ad.v3i1.109.

Nurjanah, Septi, Nurilatul Rahma Yahdiyani, and Sri Wahyuni. “Analisis Metode Pembelajaran Akidah Akhlak Dalam Meningkatkan Pemahaman Dan Karakter Peserta Didik.” EduPsyCouns 2, no. 1 (2020): 366–77. https://ummaspul.e-journal.id/Edupsycouns/article/view/496.

Patih, Ahmad, Acep Nurulah, and Firman Hamdani. “Upaya Membangun Sikap Moderasi Beragama Melalui Pendidikan Agama Islam Dan Pendidikan Kewarganegaraan Pada Mahasiswa Perguruan Tinggi Umum.” Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam 12, no. 001 (Special Issue 2023) (2023): 1387–1400. https://doi.org/10.30868/ei.v12i001.6139.

Prasetiya, Benny. “Dialektika Pendidikan Akhlak Dalam Pandangan Ibnu Miskawaih Dan Al-Gazali.” Intiqad: Jurnal Agama Dan Pendidikan Islam 10, no. 2 (2018): 249–67. https://doi.org/10.30596/intiqad.v10i2.2381.

Sains, Jurnal Kolaboratif. “Dampak Budaya Partikularisme Terhadap Tatanan Masyarakat Busak 1 Kecamatan Karamat Dalam Tinjauan Pendidikan Islam.” Jurnal Kolaboratif Sains 03, no. September 2020 (2022): 305–11. https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/1732/1493.

Salsabila, Unik Hanifah, Lathifah Irsyadiyah Husna, Durotun Nasekha, and Anggi Pratiwi. “Penggunaan Media Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Bagi Anak Berkebutuhan Khusus.” Sustainability (Switzerland) 11, no. 1 (2019): 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091

Sholikhudin, M Anang. “Praktik Pluralisme Di Pondok Pesantren Ngalah.” Dirasat: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Islam 2 (2017): 273–86. https://journal.unipdu.ac.id/index.php/dirasat/article/view/919.

Sugari, Dedi, and Hilalludin Hilalludin. “Hak Asasi Manusia Dalam Perspektif Hukum Islam : Antara Universalisme Dan Partikularisme.” Imanu: Jurnal Hukum Dan Peradaban Islam 1, no. 1 (2025): 16–28.

Yosita, Yosita, Dewi Purnama Sari, and Asri Karolina. “Analisis Nilai-Nilai Moderasi Beragama Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas VI Dan Upaya Mewujudkannya Di MIN 1 Lebong.” Jurnal Literasiologi 10, no. 2 (2023). https://doi.org/10.47783/literasiologi.v10i2.593.

Downloads

Published

2026-01-13

How to Cite

Dialektika Universalisme Dan Partikularisme Dalam Islam Perspektif Pendidikan Agama Islam. (2026). Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam , 3(1), 96-108. https://doi.org/10.71242/06e2sc23