Pemikiran KH. Imam Zarkasyi (1910–1985) Tentang Pendidikan DanRelevansinya Dengan Dunia Pendidikan Islam Kontemporer

Authors

  • Ru’uliyanah Sabrianti UIN Sunan Kalijaga Author

DOI:

https://doi.org/10.71242/8cm92039

Keywords:

KH. Imam Zarkasyi, Islamic education, Panca Jiwa, self-reliance, morality

Abstract

Abstract

This study comprehensively examines the educational thinking of KH. Imam Zarkasyi, a central figure and founder of the Darussalam Gontor Modern Islamic Boarding School, and the relevance of his ideas in addressing the challenges of contemporary Islamic education. This study uses a qualitative approach through literature review, examining the works, speeches, and educational practices developed by KH. Imam Zarkasyi. The main focus of the discussion is directed at the concept of integral Islamic education, which emphasizes not only cognitive aspects but also harmonizes moral, intellectual, and spiritual dimensions in a balanced manner. One of KH. Imam Zarkasyi's important contributions is the formulation of the Panca Jiwa values: sincerity, simplicity, independence, Islamic brotherhood, and freedom. These values ​​are not limited to the normative level but are systematically internalized in Islamic boarding school life to shape the character of students who are independent, have integrity, and are socially conscious. Furthermore, Zarkasyi's thinking firmly rejects the dichotomy between religious knowledge and general knowledge. He viewed all knowledge as a unified whole, rooted in divine values ​​and directed toward the welfare of the people. From KH. Imam Zarkasyi's perspective, the role of educators is also crucial, as educators who not only transmit knowledge but also serve as moral and spiritual role models for students. Institutionally, he emphasized the importance of Islamic boarding schools' independence through the management of productive waqf (endowments). In the current context of globalization and digital development, KH. Imam Zarkasyi's educational thinking remains relevant as a foundation for the development of modern Islamic education, adapting to changing times, yet firmly rooted in divine values.

Abstrak

Penelitian ini membahas secara komprehensif pemikiran pendidikan KH. Imam Zarkasyi, tokoh sentral dan pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor, serta relevansi gagasan-gagasannya dalam menjawab tantangan pendidikan Islam kontemporer. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menelaah karya-karya, pidato, dan praktik pendidikan yang dikembangkan oleh KH. Imam Zarkasyi. Fokus utama pembahasan diarahkan pada konsep pendidikan Islam integral yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga mengharmoniskan dimensi akhlak, intelektual, dan spiritual secara seimbang. Salah satu kontribusi penting KH. Imam Zarkasyi adalah perumusan nilai-nilai Panca Jiwa, yakni keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan. Nilai-nilai ini tidak berhenti pada tataran normatif, tetapi diinternalisasikan secara sistematis dalam kehidupan pesantren untuk membentuk karakter santri yang mandiri, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial. Selain itu, pemikiran Zarkasyi secara tegas menolak dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Ia memandang seluruh ilmu sebagai satu kesatuan yang bersumber dari nilai ketuhanan dan harus diarahkan untuk kemaslahatan umat. Peran pendidik dalam perspektif KH. Imam Zarkasyi juga sangat sentral, yakni sebagai murabbi yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi menjadi teladan moral dan spiritual bagi peserta didik. Di sisi kelembagaan, ia menekankan pentingnya kemandirian pesantren melalui pengelolaan wakaf produktif. Dalam konteks globalisasi dan perkembangan digital saat ini, pemikiran pendidikan KH. Imam Zarkasyi tetap relevan sebagai fondasi bagi pengembangan pendidikan Islam yang modern, adaptif terhadap perubahan zaman, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai ilahiyah

References

Abdullah, M. Amin. 2015. “Religion, Science, and Culture: An Integrated, Interconnected Paradigm of Science.” Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies 52 (1): 175. https://doi.org/10.14421/ajis.2014.521.175-203.

Afandi, Afandi, Ahmad Darlis, Moh. Amiril Mukminin, and Sahidi Mustafa. 2023. “Visi Pendidikan Pesantren Modern K.H. Imam Zarkasyi (1910-1985).” FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam 16 (02): 234–45. https://doi.org/10.32806/jf.v16i02.6272.

Agung Ilham Prastowo. n.d. Pembaharuan Pendidikan Pesantren Dalam Perspektif K.H Imam Zarkarsy.

Arif, Mohammad. 2016. “PERKEMBANGAN PESANTREN DI ERA TEKNOLOGI.” Jurnal Pendidikan Islam 28 (2): 307–22. https://doi.org/10.15575/jpi.v28i2.550.

Azra, Azyumardi, and Idris Thaha. 2012. Pendidikan Islam: tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium III. Cet. 1. Kencana kerja sama dengan UIN Jakarta Press.

Budiman, Budiman, Azizah Hanum, Muhammad Amran, Faisal Faisal, and Muhammad Nazri. 2022. “PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM KH. IMAM ZARKASYI.” Jurnal Ilmiah Hospitality 11 (2): 357–64. https://doi.org/10.47492/jih.v11i2.2239.

Bukhory, Umar. n.d. KH. IMAM ZARKASYI DAN GENRE BARU PONDOK PESANTREN.

Diu, Abdullah. 2018. “Pemikiran M. Amin Abdullah tentang Pendidikan Islam dalam Pendekatan Integrasi-Interkoneksi.” Jurnal Ilmiah AL-Jauhari: Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner 3 (1): 1–15. https://doi.org/10.30603/jiaj.v3i1.682.

Hasan, Zainol, Muhammad Ali Azmi Nasution, Asfahani Asfahani, Muhammadong Muhammadong, and Syafruddin Syafruddin. 2024. “Menggagas Pendidikan Islam Holistik melalui Integrasi Ilmu Pengetahuan dan Spiritualitas.” Global Education Journal 2 (1): 81–89. https://doi.org/10.59525/gej.v2i1.321.

Hilda Melani Purba, Humairoh Sakinah Zainuri, M. Falih Daffa, Nurhafizah Nurhafizah, and Yunita Azhari. 2024. “Pendidikan Karakter di Era Digital: Tantangan dan Strategi.” JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS) 2 (3): 236–46. https://doi.org/10.54066/jupendis.v2i3.2038.

KH. Imam Zarkarsy. 1985. Wasiat, Pesan, Nasehat, & Harapan. Ponorogo: Gontor Press,.

Krippendorff, Klaus. 2019. Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. Fourth edition. SAGE.

Maliha, Novi Fitia. 2021. “KEARIFAN TRADISI WAKAF SEBAGAI BENTUK KEMANDIRIAN PESANTREN: STUDI KASUS DI PONDOK PESANTREN TEBU IRENG JOMBANG DAN PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR.” Kodifikasia 15 (2): 185–208. https://doi.org/10.21154/kodifikasia.v15i2.3559.

Mas’ud, Abdurrachman. 2020. Paradigma pendidikan Islam humanis. Cetakan pertama. Edited by Yanuar Arifin. IRCiSoD.

Meleong, Lexy J. 1989. Metologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Ningrum, Titis Sekar, and Wahidin Wahidin. 2023. “INTERNALISASI NILAI-NILAI AKHLAKUL KARIMAH BERBASIS LEARNING BY DOING PADA ANAK SEKOLAH DASAR (STUDI PADA SDTQ DAARUL HUSNA KOTA SALATIGA).” Afeksi: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan 4 (6): 651–63. https://doi.org/10.35672/afeksi.v4i6.183.

Nurhakim, Moh. n.d. IMAM ZARKASYI DAN PEMBAHARUAN PESANTREN : REKONSTRUKSI ASPEK KURIKULUM, MENEJEMEN DAN ETIKA PENDIDIKAN.

Redi, Redi Hadiyanto, Shindu Irwansyah Shindu Irwansyah Shindu Irwansyah, and Zia Firdaus Nuzula Zia Firdaus Nuzula Zia Firdaus Nuzula. 2022. “Mewujudkan Kemandirian Pesantren Darul Falah Cimenteng Subang Dengan Konsep Wakaf Produktif Dan Penerapan Prinsip Hukum Islam.” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam 8 (3): 3613. https://doi.org/10.29040/jiei.v8i3.6192.

Rosyidah, Isy Maryam. 2024. “Inovasi Hybrid Kurikulum Sekolah Dan Pondok Pesantren Pada Era Teknologi Informasi.” Jurnal Pendidikan Indonesia 5 (9): 665–74. https://doi.org/10.59141/japendi.v5i9.3550.

Setiawan, Arif, and Imam Ibnu Hajar. n.d. Peran KH. Imam Zarkasyi dalam Mengembangkan Pondok Pesantren Gontor Ponorogo.

Sugiyono. 2020. Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suhaimi, Suhaimi, Mukhlis Mukhlis, Jamaluddin Jamaluddin, and Nurul Yakin. 2025. “Konsep Pendidikan Islam Menurut KH. Imam Zarkasyi dan Relevansinya terhadap Pendidikan Islam.” JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 8 (2): 2294–301. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i2.6839.

“Syed Muhammad Naquib Al-Attas.Pdf.” n.d.

Takunas, Rusli. 2019. “PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM KH.IMAM ZARKASYI.” Scolae: Journal of Pedagogy 1 (2): 154–60. https://doi.org/10.56488/scolae.v1i2.20.

Wahyudi, Dedi, and Nikma Pujiana Safitri. 2022. “Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Melalui Metode Pembelajaran Berbasis Pengembangan Soft Skill.” EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Dan Keagamaan 6 (1). https://doi.org/10.47006/er.v6i1.1217.

Downloads

Published

2026-01-19

How to Cite

Pemikiran KH. Imam Zarkasyi (1910–1985) Tentang Pendidikan DanRelevansinya Dengan Dunia Pendidikan Islam Kontemporer. (2026). Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam , 3(1), 109-121. https://doi.org/10.71242/8cm92039