Implementasi Moderasi Beragama Melalui Program Sekolah Dalam Perspektif Prinsip-Prinsip Moderasi Islam Di SDN Sokowaten Baru Banguntapan Bantul
DOI:
https://doi.org/10.71242/4aefg709Keywords:
Religious Moderation, Elementary School, Tolerance, EducationAbstract
This study aims to analyze the implementation of religious moderation through school programs at SD Negeri Sokowaten Baru, Banguntapan, Bantul, as a pilot school for religious moderation. This research is motivated by the multicultural condition of Indonesian society, which requires educational approaches that instill tolerance and respect for diversity from an early age. The research method used is a qualitative approach with a field research design. The subjects of this study consist of Islamic Education (PAI) teachers and students. Data were collected through in-depth interviews using audio recordings. The data analysis technique includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that the implementation of religious moderation is carried out systematically through routine activities such as interfaith prayers, religious activities based on each student's beliefs, social-based learning, and inclusive infaq management. In addition, program evaluation is conducted continuously to improve the quality of implementation. The findings show a significant change in students’ attitudes, particularly in reducing religious-based bullying and increasing tolerance and mutual respect. Therefore, the religious moderation program plays an important role in shaping inclusive and civilized student character.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi moderasi beragama melalui program sekolah di SD Negeri Sokowaten Baru Banguntapan Bantul sebagai sekolah piloting moderasi beragama. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi masyarakat Indonesia yang multikultural sehingga diperlukan pendekatan pendidikan yang mampu menanamkan nilai toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman sejak dini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian terdiri dari guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam berbasis rekaman. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi moderasi beragama dilakukan secara sistematis melalui kegiatan rutin seperti doa lintas agama, kegiatan keagamaan sesuai keyakinan masing-masing, pembelajaran berbasis sosial, serta pengelolaan infaq yang bersifat inklusif. Selain itu, evaluasi program dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan. Temuan penelitian menunjukkan adanya perubahan signifikan pada sikap siswa, khususnya dalam mengurangi perilaku bullying berbasis agama serta meningkatkan sikap toleransi dan saling menghargai. Dengan demikian, program moderasi beragama berperan penting dalam membentuk karakter peserta didik yang inklusif dan berkeadaban.
References
Alfath, Khairuddin. 2020. “Pendidikan Karakter Disiplin Santri Di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro.” Al-Manar 9(1):134–35. doi:10.36668/jal.v9i1.136.
Ali, M. 2021. “Peran Pemerintah Dalam Mendorong Moderasi Beragama Di Daerah Dengan Keberagaman Agama.” Jurnal Kebijakan Publik 9(3):203-220.
Aminah, Ihda Alam Niswatun, and Mohammad Ahyan Yusuf Sya’bani. 2023. “Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.” Radar Kudus 06:297–98. https://radarkudus.jawapos.com/pendidikan/31/07/2022/implementasi-kurikulum-merdeka-dalam-pembelajaran-pai/.
Arta, Grisma Yuli. 2024. “Asesmen Dalam Pendidikan: Konsep, Pendekatan, Prinsip, Jenis, Dan Fungsi.” Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Budaya 3(3):170–90. https://journal.amikveteran.ac.id/index.php/jpbb/article/view/3925/2821.
Dewi, Fusvita. 2024. “Dinamika Dan Tantangan Moderasi Beragama Di Negara- Negara Mayoritas Muslim Di Asia Tenggara.” Journey-Liaison Academia and Society 3(1):32–42. https://j-las.lemkomindo.org/index.php/BCoPJ-LAS.
Dodego, Subhan Hi. Ali, and Doli Witro. 2020. “The Islamic Moderation And The Prevention Of Radicalism And Religious Extremism In Indonesia.” Dialog 43(2):199–208. doi:10.47655/dialog.v43i2.375.
Hidayah, Nur. n.d. “Penerapan Nilai Dalam Pendidikan Islam.” Jurnal Mubtadiin 2(02):31–41. https://journal.salahuddinal-ayyubi.com/index.php/AlIJIH/article/view/415/647.
Hidayah, Upik Nurul. 2022. “Interaksi Edukatif Antara Guru Dan Peserta Didik Dalam Kitab Ta’līm Al-Muta’allim Dan Implikasinya Di Era Disrupsi Upik.” Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Kalinda, Isnani. 2022. Pendidikan Islam Berbasis Wasathiyah (Studi Pemikiran Muhammad Quraish Shihab Tentang Konsep Wasathiyah).
Khadafie, Muammar. 2023. “Pendidikan Agama Islam Dalam Sistem Pendidikan Merdeka Belajar.” Tajdid Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan 7(1):72–83. https://ejournal.iaimbima.ac.id/index.php/tajdid/article/view/1757.
Mufid, Muchamad. 2023. “PENGUATAN MODERASI BERAGAMA DALAM PROYEK PROFIL PELAJAR RAHMATAN LIL ‘ALAMIN KURIKULUM MERDEKA MADRASAH.” QuranicEdu: Journal of Islamic Education 2(2):141–54.
Nurjanah, Septi, Nurilatul Rahma Yahdiyani, and Sri Wahyuni. 2020. “Analisis Metode Pembelajaran Akidah Akhlak Dalam Meningkatkan Pemahaman Dan Karakter Peserta Didik.” EduPsyCouns 2(1):366–77. https://ummaspul.e-journal.id/Edupsycouns/article/view/496.
Nurrijal, Nurrijal. 2024. “Analisis Perbandingan Sistem Pendidikan Negara-Negara Maju Sebagai Komparasi Kemajuan Pendidikan Di Indonesia.” Jurnal Biologi Babasal 03(1):7–20. doi:10.32529/jbb.v3i1.3227.
Pesantren, Pendidikan, and Moderasi Beragama. n.d. “MAROSO ( PERSATUAN YANG KUAT ) DALAM MEMBANGUN.” Jurnal Penelitian Dan Pendidikan Agama Iaslam 2:269–74. https://journal.staittd.ac.id/index.php/at/article/view/128/119.
Prihatin, Basuki. 2020. “Peran Madrasah Dalam Membangun Moderasi Agama Di Indonesia Di Era Milineal.” EDUKASIA: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran 1(1):136–50. doi:10.62775/edukasia.v1i1.13.
Rahmadayanti, Dewi, and Agung Hartoyo. 2022. “Potret Kurikulum Merdeka, Wujud Merdeka Belajar Di Sekolah Dasar.” Jurnal Basicedu 6(4):7174–87. doi:10.31004/basicedu.v6i4.3431.
Rohmadi, and Muarifah Novarini Yupi. 2023. “KONSEP PENDIDIKAN ISLAM INKLUSIF PERSPEKTIF KH. ABDURRAHMAN WAHID.” Moderatio : Jurnal Moderasi Beragama 03(02):152–53. doi:https://doi.org/10.32332/moderatio.v3i2.7532.
Sabirin, Muhammad Iqbal, Zulfikar, and Salwa Fadillah Sani. 2024. “Analisis Peran Dan Fungsi Public Relations Di Pondok Pesantren Dayah Jamiah Al-Aziziyah Batee Iliek Samalanga Bireuen.” KHADEM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 3(1):140–52. doi:10.54621/jkdm.v3i1.770.
Setiawan. 2022. “Tantangan Moderasi Beragama Dalam Masyarakat Multikultural.” Jurnal Studi Agama Dan Masyarakat 28(3):212-226.
Sholihah, Abdah Munfaridatus, and Windy Zakiya Maulida. 2020. “Pendidikan Islam Sebagai Fondasi Pendidikan Karakter.” QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama 12(01):49–58. doi:10.37680/qalamuna.v12i01.214.
Syaifuddin, Muhammad Arif, and Eni Fariyatul Fahyuni. 2019. “Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kurikulum Muatan Lokal Di SMP Muhammadiyah 2 Taman.” Palapa 7(2):267–85. doi:10.36088/palapa.v7i2.358.
Taufiq, Firmanda, and Ayu Maulida Alkholid. 2021. “Peran Kementerian Agama Dalam Mempromosikan Moderasi Beragama Di Era Digital.” Jurnal Ilmu Dakwah 41(2):134–47. doi:10.21580/jid.v41.2.9364.
Ulinnuha, Roma. 2021. “Religious Exclusivity, Harmony and Moderatism amid Populism: A Study of Interreligious Communication in West Sumatra.” ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin 22(1):115–26. doi:10.14421/esensia.v22i1.2816.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Atania Firdaus (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








