Analisis Komparatif antara Pola Asuh Qur’ani dan Toxic Parenting pada Masa Golden Age Anak

Authors

  • Nadhira Zahra Ikrima UIN Mahmud Yunus Batusangkar Author
  • Nabila Mailany Sukma UIN Mahmud Yunus Batusangkar Author
  • Qurratul ‘Aini UIN Mahmud Yunus Batusangkar Author
  • Muhamad Yahya UIN Mahmud Yunus Batusangkar Author

DOI:

https://doi.org/10.71242/vt6hnh48

Keywords:

Qur'anic Parenting, Toxing Parenting, Golden Age

Abstract

The golden age is a crucial period in a child's development, crucial for the formation of personality, basic skills, and character. Optimizing child development at this time is highly dependent on family parenting patterns. The purpose of this study is to compare Qur'anic parenting patterns with poor parenting patterns that emphasize values ​​such as compassion, role models, good communication, and moral-based education in accordance with Islamic teachings. In contrast, poor parenting patterns are characterized by authoritarian attitudes, lack of empathy, excessive control, and behaviors that can hinder a child's psychological development. This research was conducted using a qualitative approach and is a literature review. It examined various sources, such as the Quran and Hadith, as well as scientific literature on parenting and child development. The results indicate that Qur'anic parenting patterns have a positive impact on a child's emotional, social, and spiritual development and foster a balanced character. Conversely, unhealthy parenting can have negative effects such as low self-confidence, emotional disturbances, and difficulties in social interactions. Therefore, implementing Qur'anic parenting patterns is the best way to support a child's growth and development during the golden age.

Abstrak

Masa golden age merupakan periode penting dalam perkembangan anak, sangat menentukan pembentukan kepribadian, kemampuan dasar, dan karakter. Mengoptimalkan perkembangan anak saat ini sangat bergantung pada pola asuh keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan pola asuh Qur'ani dengan pola asuh buruk yang menekankan nilai-nilai seperti kasih sayang, keteladanan, komunikasi yang baik, dan pendidikan berbasis akhlak sesuai ajaran Islam. Sebaliknya, pola asuh buruk ditandai dengan sikap otoriter, kurangnya empati, kontrol berlebihan, dan perilaku yang dapat menghambat perkembangan psikologis anak. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dan merupakan jenis studi kepustakaan. Penelitian ini melihat berbagai sumber, seperti Al-Qur'an dan hadis, serta literatur ilmiah tentang parenting dan perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh Qur'ani memberikan dampak positif terhadap perkembangan emosional, sosial, dan spiritual anak serta membentuk karakter yang seimbang. Sebaliknya, pengasuh yang tidak sehat dapat memiliki efek negatif seperti rendahnya kepercayaan diri, gangguan emosional, dan kesulitan dalam interaksi sosial. Oleh karena itu, penerapan pola asuh Qur'ani adalah cara terbaik untuk mendukung tumbuh kembang anak dengan baik selama masa golden age.

References

Aini, Syaripah, and Amiruddin. 2025. “Pola Asuh Qur’ani: Studi Edukatif Surat Luqman Dalam Membangun Generasi Rabbani.” KARTIKA: Jurnal Studi Keislaman 5(1):386–97. https://lptnunganjuk.com/ojs/index.php/kartika/article/view/199/121.

Al-ittihad, D. I. M. I., and Siti Maryam Mukin. 2024. “FITRAH Jurnal Studi Pendidikan.” 194–202.

Aulia, Nita, and Gina Anggaraini. 2023. “Deskripsi Toxic Parenting Dan Pengaruhnya Terhadap Kesehatan Mental Menurut Mahasiswa Universitas X Dalam Pandangan Islami.” 1:456–64.

Barrera, I. 2025. “Transforming Parenting to Prevent Toxic Stress : An Analysis of a Family- Focused ACEs Program.” 9(3):82–100.

El-faradis, Fayruzah, and Anik Amuzaqiah. 2023. “PARENTING MANAGEMENT TO PREVENT.” 8(1):115–25.

Erhamwilda, Erhamwilda, Nurul Afrianti, Alma Husnu Tazkia, and Husna Mulyati. 2021. “Efektivitas Pelatihan Parenting Dalam Meningkatkan Pengetahuan Orang Tua Menyiapkan Generasi Qur’ani.” Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 6(2):793–800. doi:10.31004/obsesi.v6i2.1329.

Ersami, Faradilla Kurnia, Muhammad Aditya, and Wisnu Wardana. 2023. “JURNAL.” 6(2):324–34.

Erviana, Izmy, Ahmad Zuhri, and Hery Sahputra. 2025. “Pola Asuh Otoriter Dan Solusinya Berdasarkan Al-Qur’an.” JURNAL MUDABBIR (Journal Research and Education Studies) 5:200–211. https://lptnunganjuk.com/ojs/index.php/kartika/article/view/199/121.

Harahap, Hotmasarih, Salminawati, Indah Syafiqah Lubis, and Sri Wahyuni Harahap. 2022. “Filsafat Islam Pada Masa Golden Age Dan Kontribusinya Dalam Dunia Pendidikan.” Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam Dan Multikulturalisme 4(3):250–66. https://ejournal.insuriponorogo.ac.id/index.php/scaffolding/article/view/2024.

Harahap, Riza Khairani, and Annisa Arrumaisyah Daulay. 2023. “Toxic Parenting and Its Impact on Children’s Language Ethics.” Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Bimbingan Pendidikan Islam 4. https://ejournal.utp.ac.id/index.php/CIJGC/article/view/2534/520521606.

Healthy, Fostering, and Family Relationships. 2024. “Fostering Healthy Family Relationships : Overcoming Toxic Parents in the Qur ’ An.” 9(3).

Jalal, Novita Maulidya, Rahmawati Syam, St Hadjar, Nurul Istiqamah, and Wilda Ansar. 2022. “Psikoedukasi Mengatasi Toxic Parenting Bagi Remaja.” 2(2):427–33. doi:10.54259/pakmas.v2i2.1312.

Lebang, Merlin, and Kristin Kerenhapukh Pasa. 2021. “Pentingnya Pengasuhan Orang Tua Dalam Meningkatkan Kualitas Sensori Motorik Anak Usia Emas ( 0-2 Tahun ) Melalui Sistem Pembelajaran Audio Visual.” 1(2):120–31.

Oktariani, Oktariani. 2021. “Dampak Toxic Parents Dalam Kesehatan Mental Anak Impact of Toxic Parents on Children’s Mental Health.” Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) 2(3):215–22. https://jurnalp3k.com/index.php/J-P3K/article/view/107/pdf.

Pendidikan, Jurnal, and Universitas Sanata Dharma. 2026. “Cendikia Cendikia.” 4(1):181–87.

Piaget, Jean, Jean Jacques Rousseau, John Dewey, Herberts Spencer, Erick Erikson, Sigmun Freud, Fredrich Wilhelm Froebel, Lev Vygotsky, Kata Kunci, Teori Bermain, Para Ahli, and Anak Usia Dini. 2025. “Page | 11.” 1(Agustus):11–19.

Prameswari, Titania Widya. 2020. “Merdeka Belajar : Sebuah Konsep Pembelajaran Anak Usia Dini Menuju Indonesia Emas 2045 PENDAHULUAN Baru-Baru Ini Menteri Pendidikan Indonesia Nadiem Makariem ,.” 1:76–86.

Rahmatia, Rahmatia, Nurhayati Nurhayati, and Sita Awalunisah. 2023. “Identifikasi Pola Asuh Penanaman Nilai Keagamaan Dan Etika Pada Masa Golden Age.” Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 7(5):5993–6004. doi:10.31004/obsesi.v7i5.5259.

Ramli, Radhita Maharani. 2024. “Dampak Toxic Parents Terhadap Perilaku Emosional Peserta Didik.” 2:1–18.

Rianti, and Ahmad Dahlan. 2022. “Karakteristik Toxic Parenting Anak Dalam Keluarga.” DIAJAR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran 1(2):190–96. doi:10.54259/diajar.v1i2.742.

Susanti, Utia Virli, Reni Amiliya, and Basori. 2024. “The Urgency of The Golden Age For Early Childhood Development.” Al Abyadh 7(2):72.

Susilawati, Ratih, Naufal Ahmad, and Rijalul Alam. 2025. “THE IMPACT OF TOXIC PARENTING ON CHILDREN ’ S MENTAL HEALTH AT HIGH SCHOOL.” 08(02):222–42.

Yulitri, Rina. 2024. “The Influence of Toxic Parenting on Social Anxiety and Social Skills of SMAN Batusangkar Students.” 2(1):57–65.

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Analisis Komparatif antara Pola Asuh Qur’ani dan Toxic Parenting pada Masa Golden Age Anak. (2026). Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam , 3(3), 252-264. https://doi.org/10.71242/vt6hnh48