Pemikiran Ibnu Miskawaih Tentang Filsafat Pendidikan Akhlak Dan Relevansinya Dengan Dunia Pendidikan Islam Kontemporer
DOI:
https://doi.org/10.71242/w9ckgb82Keywords:
Thought, Ibn Miskawaih, Philosophy, Education, MoralsAbstract
This article examines Ibn Miskawayh's thoughts on moral education and their relevance to the development of contemporary Islamic education. As a leading Muslim philosopher in the field of ethics, Ibn Miskawayh placed great emphasis on the formation of human character through an educational process oriented toward perfecting the soul. According to him, the primary goal of education is not merely to develop intellectual abilities, but also to shape individuals with noble morals, the ability to control their desires, and achieve true happiness. This idea is crucial to reexamine in light of the various moral challenges facing modern society, such as the ethical crisis, character degradation, and the negative impacts of digital technology. This study employed a descriptive qualitative approach with library research. Data were obtained from various relevant literature sources, such as Ibn Miskawayh's works, books, scientific articles, journals, and previous research discussing his thoughts on moral education. The analysis was conducted systematically to understand the main concepts put forward by Ibn Miskawayh and relate them to the needs of current Islamic education. The study's findings indicate that Ibn Miskawaih's thoughts on perfecting the soul, balancing reason, anger, and lust, cultivating good behavior, and the importance of role models in education are strongly relevant to the concept of modern character education. His moral education emphasizes the ongoing process of forming positive habits so that moral values are ingrained in students. Therefore, Ibn Miskawaih's thoughts can serve as a conceptual foundation for formulating a holistic, humanistic, and adaptive Islamic education model that addresses the dynamics and challenges of contemporary life.
Abstrak
Artikel ini mengkaji pemikiran Ibnu Miskawaih tentang pendidikan akhlak serta relevansinya dalam pengembangan pendidikan Islam kontemporer. Sebagai salah satu filsuf Muslim terkemuka di bidang etika, Ibnu Miskawaih memberikan perhatian besar terhadap pembentukan karakter manusia melalui proses pendidikan yang berorientasi pada penyempurnaan jiwa. Menurutnya, tujuan utama pendidikan bukan hanya mengembangkan kemampuan intelektual, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki akhlak mulia, mampu mengendalikan hawa nafsu, serta mencapai kebahagiaan yang sejati. Gagasan tersebut menjadi penting untuk dikaji kembali mengingat berbagai tantangan moral yang dihadapi masyarakat modern, seperti krisis etika, degradasi karakter, dan dampak negatif perkembangan teknologi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber literatur yang relevan, seperti karya-karya Ibnu Miskawaih, buku, artikel ilmiah, jurnal, serta hasil penelitian terdahulu yang membahas pemikirannya mengenai pendidikan akhlak. Analisis dilakukan secara sistematis untuk memahami konsep-konsep utama yang dikemukakan Ibnu Miskawaih dan menghubungkannya dengan kebutuhan pendidikan Islam saat ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemikiran Ibnu Miskawaih mengenai penyempurnaan jiwa, keseimbangan antara akal, amarah, dan syahwat, pembiasaan perilaku baik, serta pentingnya keteladanan dalam pendidikan memiliki relevansi yang kuat dengan konsep pendidikan karakter modern. Pendidikan akhlak yang ditawarkannya menekankan proses pembentukan kebiasaan positif secara berkelanjutan sehingga nilai-nilai moral tertanam dalam diri peserta didik. Oleh karena itu, pemikiran Ibnu Miskawaih dapat dijadikan sebagai landasan konseptual dalam merumuskan model pendidikan Islam yang holistik, humanis, dan adaptif terhadap dinamika serta tantangan kehidupan kontemporer.
References
Anam, Hoirul, and Zulkipli Lessy. 2022. “Konsep Pemikiran Ibnu Miskuwaihi Tentang Pendidikan Akhlak Dan Relevansinya Dengan Dunia Pendidikan Islam Di Masa Modern.” F O N D A T I A Jurnal Pendidikan Dasar 6:955–71. doi:p-ISSN : 2656-5390 e-ISSN : 2579-6194 Terindeks : SINTA 5, DOAJ, Crossref, Garuda, Moraref, Google Scholar, dan lain-lain. https://doi.org/10.36088/fondatia.v6i4.2327.
Anam, Hoirul, and Akhmad Rifai. 2022. “Kode Etik Komunikasi Dalam Perspektif Q.S. Luqmān.” Ath-Thariq ; Jurnal Dakwah Dan Komunikasi 06(02). doi:https://doi.org/10.32332/ath-thariq.v6i2.4643.
Arsyillah, Berlian Tahta, and Muhamad Basyrul Muvid. 2025. “Reformasi Pendidikan Islam Kontemporer: Studi Komparatif Pemikiran Fazlur Rahman Dan Harun Nasution.” EL-BANAT: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam 15(1):306–23. https://journal.stai-ypbwi.ac.id/index.php/elbanat/article/view/646.
Hidayat, Ahmad Wahyu, and Ulfa Kesuma. 2019. “ANALISIS FILOSUFIS PEMIKIRAN IBNU MISKAWAIH (SKETSA BIOGRAFI, KONSEP PEMIKIRAN PENDIDIKAN, DAN RELEVANSINYA DIERA MODERN).” Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam 2(1):87–107. doi:10.3153/nzh.v2i1.189.
Miswar, Miswar. 2021. “Konsep Pendidikan Akhlak Menurut Ibnu Miskawaih.” Al-Fikru: Jurnal Ilmiah 14(1):13–21. doi:10.51672/alfikru.v14i1.32.
Nazili, Muhammad Abi Hakkin, Khojir, and Rumainur. 2021. “Etika Pendidik Dalam Pendidikan Islam ( Analisis Kitab Manhaj As-Sawi Syarah Usul Thariqah As-.” Borneo Journal of Islamic Education I(1):13–38. https://journal.uinsi.ac.id/index.php/bjie/article/view/3146.
Ngalimun, Ngalimun, and Yusup Rohmadi. 2021. “Harun Nasution: Sebuah Pemikiran Pendidikan Dan Relevansinya Dengan Dunia Pendidikan Kontemporer.” Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial 3(2):55. doi:10.31602/jt.v3i2.6016.
Nisrokha. 2017. “KONSEP KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM (Studi Komparatif Pemikiran Al-Ghozali Dan Ibnu Miskawaih).” Jurnal Madaniyah 1(XII):154–73. https://media.neliti.com/media/publications/195071-ID-konsep-kurikulum-pendidikan-islam-studi.pdf.
Nurjadid, Eka Fitria, Ruslan, and Nasaruddin. 2025. “Analisis Implementasi Ideologi Kurikulum Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Terhadap Perkembangan Kognitif , Afektif , Dan Psikomotor Peserta Didik.” Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) 5:1054–65. https://www.jurnal.bimaberilmu.com/index.php/jppi/article/view/1309/725.
Rahayu, Fitriani. 2019. “Pendidikan Karakter: Analisis Pemikiran Ibnu Miskawaih.” Al-Mudarris : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam 2(1):19–38. doi:10.32939/tarbawi.v15i1.341.
Rahmadani, Ayu Lika, and Ghufran Hasyim Achmad. 2022. “Pemikiran Pendidikan Ikhwan Al-Shafa Tentang Religius-Rasional Dan Relevansi Di Era Modern.” Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan 4(2):1804–14. doi:10.31004/edukatif.v4i2.2293.
Setiawan, Dede, M. Alwi Af, Fahmi Muhamad Aziz, Abdul Fajar, and Yurna Yurna. 2023. “Pandangan Filsafat Pendidikan Islam Terhadap Manusia Dan Masyarakat.” Jurnal Pendidikan Berkarakter 1(4). https://ummaspul.e-journal.id/JENFOL/article/view/5764.
Subakri, Subakri. 2020. “Peran Guru Dalam Pandangan Al-Ghazali.” Jurnal Pendidikan Guru 1(2):63–75. doi:10.47783/jurpendigu.v1i2.165.
Tabrani Tajuddin, and Neny Muthiatul Awwaliyyah. 2021. “Hermenutika Yusuf Al-Qordawi Dalam Kitab Kaifa Nata’Amal Al-Sunnah Al-Nabawiyyah Ma’Alim Wa Dawabit.” Al-Mutsla 3(1):29–43. doi:10.46870/jstain.v3i1.47.
Wahid, Musleh. 2018. “Problematika Pendidikan Islam Kontemporer.” Tafhim Al-’Ilmi 10(1):47–58. doi:10.37459/tafhim.v10i1.3245.
Yusuf, Muhammad. 2022. “Pemikiran Pendidikan Islam Syekh Nawawi Al-Bantani Dan Relevansinya Terhadap Pendidikan Moral Era Kontemporer.” Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam 3:94–117. http://ejournal.iainmadura.ac.id/index.php/rabbani%0APEMIKIRAN.
Arkoun, Muhammad. Rethinking Islam. Boulder: Westview Press, 1994.
Journal, Attarbiyah. (2019). Akhlak Education According to Ibnu Miskawaih. Attarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam IAIN Salatiga.
Fakhry, Majid. (2004) A History of Islamic Philosophy. New York: Columbia University Press, 154.
Hanifah, S. (2025). Konsep Pendidikan Karakter dalam Pemikiran Ibnu Miskawaih. JER: Jurnal Pendidikan & Etika Religius.
Harahap, Asriana. (2017). “Education Thought of Ibnu Miskawaih.” SKIJIER 3, no. 1, 23-25.
Miskawayh, Ibn. (1952). Al-Fawz al-Aṣghar. Edited by A. Badawi. Cairo: Maktabat al-Nahdah, 45.
Miskawayh, Ibn. (1966). Tahdzīb al-Akhlāq wa Taṭhīr al-A‘rāq. Edited by Constantine Zurayk. Beirut: American University of Beirut, 3.
Miskawayh, Ibn. (1968). Tahdhīb al-Akhlāq wa Taṭhīr al-A‘rāq. Beirut: American University of Beirut.
Miskawayh, Ibn. (1921). Tajārib al-Umam. Edited by H. F. Amedroz. London: Luzac & Co, xiv.
Khairunnisa & Nunu Burhanuddin.(2024). “The Balance of Intellect and Emotion in Mental Health: A Review of Ibn Miskawayh’s Thought in Tahdzīb al-Akhlāq.” YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya 4, no. 6.
Moslem. (2023). “Konsep Pendidikan Akhlak (Studi Pemikiran Ibn Miskawayh dalam Kitab Tahzîb al-Akhlāq).” Journal of Islamic Education Policy, JIEP.
Muliatul Maghfiroh. (2017). “Pendidikan Akhlak Menurut Kitab Tahdzīb al-Akhlāq Karya Ibn Miskawayh.” TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam 11, no. 2.
Nasir al-Din al-Tusi. Akhlaq-i Nasiri. Translated by G. Wickens. London: George Allen & Unwin, (1964), 7-9.
Neliti-ResearchGate. (2023). Konsep Pendidikan Akhlak Ibnu Miskawaih: telaah pustaka dan relevansi kontemporer.
Putra, H. P., & Hayeesama-ae, S. (2022). Ibnu Miskawaih: Philosophical Thoughts on Moral Education and Its Relevance to Contemporary Islamic Education. Potensia: Jurnal Kependidikan Islam.
Rosenthal, F. “Ibn Miskawayh. (1999). ” In Encyclopaedia of Islam, 2nd Edition. Leiden: Brill, 888.
Safii. (2014). “Ibn Miskawayh: Filsafat al-Nafs dan al-Akhlaq.” Theologia 25, no. 1.
Zainuddin, Z. (2021). The Concept of Ibnu Miskawaih Moral Education for Students. F / UIN Syahada.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Khalimatus Sa'diyah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








