Urgensi Pendidikan Agama Islam Berbasis Pluralisme Dalam Membentuk Karakter Toleran Generasi Z
DOI:
https://doi.org/10.71242/v3vhgs15Keywords:
Islamic Religious Education, pluralism, tolerance, Generation Z, religious moderationAbstract
This study discusses the urgency of pluralism-based Islamic Religious Education in shaping the tolerant character of Generation Z amid the development of the digital era and multicultural society. The phenomenon of intolerance, narrow fanaticism, and the spread of hate speech through social media indicate the need for a more inclusive and humanistic approach to religious education. This study aims to analyze the importance of pluralism-based Islamic Religious Education in developing tolerant, moderate, and diversity-respecting attitudes among Generation Z. The research method used is qualitative research with a library research approach through collecting data from books, scientific journals, and research articles published between 2020–2025 relevant to the research topic. The data were analyzed using descriptive qualitative analysis techniques through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that pluralism-based Islamic Religious Education can strengthen tolerant character, increase social awareness, and develop religious moderation attitudes among Generation Z. This study contributes to the development of Islamic Religious Education that is more contextual and relevant to the challenges of the digital era. Therefore, strengthening pluralism values in religious education is an important step in maintaining harmony and social cohesion in multicultural societies.
Abstrak
Penelitian ini membahas urgensi Pendidikan Agama Islam berbasis pluralisme dalam membentuk karakter toleran Generasi Z di tengah perkembangan era digital dan masyarakat multikultural. Fenomena intoleransi, fanatisme sempit, dan penyebaran ujaran kebencian melalui media sosial menunjukkan perlunya pendekatan pendidikan agama yang lebih inklusif dan humanis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya Pendidikan Agama Islam berbasis pluralisme dalam membangun sikap toleran, moderat, dan menghargai keberagaman pada Generasi Z. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research melalui pengumpulan data dari buku, jurnal ilmiah, dan artikel penelitian terbitan tahun 2020–2025 yang relevan dengan tema penelitian. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif-kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berbasis pluralisme mampu memperkuat karakter toleran, meningkatkan kesadaran sosial, serta membangun sikap moderasi beragama pada Generasi Z. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan Pendidikan Agama Islam yang lebih kontekstual dan relevan dengan tantangan era digital. Dengan demikian, penguatan nilai pluralisme dalam pendidikan agama menjadi langkah penting dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan sosial masyarakat multikultural.
References
Affandy, Sulpi. 2022. “Pendidikan Islam Berdimensi Pluralisme.” Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam 3(1):60. doi:10.47453/permata.v3i1.639.
Devy, Soraya, and Luthfia Mawaddah. 2018. “Kesaksian Dalam Talak Menurut Abu Bakar Jabir Al-Jaziri.” El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga 1(1):57–73. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/usrah/.
Dwimarta, Rahmasari. 2015. “Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Rancangan Iep (Individualized Educational Program) Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Pada Pendidikan Inklusif.” Meretas Sukses Publikasi Ilmiah Bidang Pendidikan Jurnal Bereputasi 230–36.
Ma’arif, Syamsul. 2022. “Islam Dan Pendidikan Pluralisme (Menampilkan Wajah Islam Toleran Melalui Kurikulum PAI Berbasis Kemajemukan).” Fikroh: Jurnal Studi Islam 6(2):100–127. http://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/fikroh/article/view/761.
Mubiin, Ajmal Nazirul, and Tajul Arifin. 2023. “Childfree Dalam Perspektif Hukum Islam Ditinjau Dari Hadits Riwayat Imam Muslim No. Hadits 1631.” Tashdiq 1(2):1–12. https://ejournal.warunayama.org/index.php/tashdiq/article/view/2003/1861.
Novayani, Irma. 2018. “Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Pai) Berbasis Multikultural.” Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam 3(2):235. doi:10.19109/tadrib.v3i2.1795.
Sa’adah, Alimatus, and M. Farhan Hariadi. 2020. “Pemikiran Ibnu Miskawaih (Religius-Rasional) Tentang Pendidikan Dan Relevansinya Di Era Indsutri 4.0.” Jurnal Penelitian Keislaman 16(1):16–30. doi:https://doi.org/10.20414/jpk.v16i1.1746.
Walad, Muzakkir, Ni Wayan Risna Dewi, Ni Luh Ika Windayani, I. Wayan Mudana, and I. Wayan Lasmawan. 2024. “Pendekatan Pluralisme Agama Dalam Pendidikan Di Indonesia: Tantangan Dan Strategi Implementasi.” Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti 11(3):871–86. doi:10.38048/jipcb.v11i3.3749.
Amin, M. (2023). Implementasi pendidikan Islam moderat dalam membentuk karakter toleran peserta didik. Qalamuna: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, 15 (2)
Firdaus, R. (2024). Pendidikan agama Islam dan tantangan intoleransi Generasi Z di era digital. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer, 8 (1)
Fadli, M. (2023). Integrasi nilai pluralisme dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam. Sosiofitk: Journal of Social Education, 5 (2)
Habibah, S., Rahman, A., & Putri, N. (2022). Moderasi beragama sebagai upaya internalisasi nilai toleransi pada Generasi Z. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 7 (1)
Hakim, L. (2024). Penguatan pluralisme dalam Pendidikan Agama Islam untuk membentuk karakter moderat Generasi Z. Jurnal Pendidikan Multikultural, 6 (1)
Haris, M. (2024). Moderasi beragama dan pembentukan karakter sosial generasi muda. Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan, 10 (1)
Hidayat, T. (2024). Peran pendidikan multikultural dalam membangun toleransi siswa. Jurnal Pendidikan IPS Indonesia, 9 (1)
Ismail, R. (2024). Pendidikan agama Islam berbasis pluralisme di sekolah multikultural. Jurnal Pendidikan Islam, 11 (2)
Kholis, N. (2023). Pengaruh media digital terhadap pemahaman keagamaan Generasi Z. Kutubkhanah: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 23 (2)
Maulana, A. (2024). Religious moderation and tolerant character in Islamic education. Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam, 8 (1)
Nasution, H. (2023). Pendidikan Islam berbasis pluralisme dalam membentuk sikap toleransi peserta didik. Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 14 (2)
Nugroho, D. (2023). Implementasi pendidikan pluralisme melalui pembelajaran kolaboratif di sekolah. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 7 (2)
Pratama, Y. (2024). Peran guru dalam membangun pendidikan agama Islam yang inklusif. Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 12 (1)
Rahman, F. (2024). The role of Islamic influencers in shaping attitudes of religious tolerance among Gen Z. Noor Journal of Religious Studies, 5 (1)
Ramadhan, A. (2023). Media sosial dan tantangan pendidikan toleransi pada Generasi Z. Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, 9 (2)
Saputra, R., Wijaya, D., & Ananda, P. (2025). Pengaruh konten keagamaan di media sosial terhadap sikap toleransi antarumat beragama pada Generasi Z. Jurnal Pendidikan Islam, 13 (1)
Sulaiman, I. (2023). Pendidikan agama dan pembentukan karakter sosial peserta didik di era multikultural. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 6 (2)
Syahrul, M. (2023). The effectiveness of Islamic educational videos in instilling tolerance among students. Al-Waarits Journal of Islamic Education, 4 (1)
Unian, M., Putra, R., & Safitri, L. (2024). Pendidikan agama dan pembentukan sikap toleransi Generasi Z di era digital. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8 (1)
Yusuf, L. (2024). Pendidikan karakter toleransi dalam perspektif Pendidikan Agama Islam. Darajat: Jurnal Pendidikan Islam, 5 (1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indriayu Ramadhani, Cici Wulandari, Muhammad Fajar, Aditya, Restri Yulastri (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








