Pengaruh Model Pembelajaran Tadzkirah Terhadap Self Regulated Learning Dan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas VIII Di MTSN 01 Kota Pariaman
DOI:
https://doi.org/10.71242/qyvdf809Keywords:
Tadzkirah, Self Regulated Learning, Aqidah Akhlak Learning OutcomesAbstract
This study is motivated by the low self-regulated learning and learning outcomes of students in Aqidah Akhlak in class VIII of MTsN 01 Kota Pariaman, resulting from the dominance of the teacher-centered Direct Instruction model. This study aims to determine the difference in self-regulated learning and Aqidah Akhlak learning outcomes between students taught using the Tadzkirah model and those taught using Direct Instruction. A quantitative approach was employed using an experimental method with a Posttest Only Control Group Design. The research sample consisted of class VIII.5 and class VIII.3. Self-regulated learning data were collected through a questionnaire, while learning outcome data were obtained through an objective test. The Independent Samples T-Test showed a significance value (Sig. 1-tailed) of 0.000 < 0.05 for both variables, so H0 was rejected and Ha was accepted; students taught with the Tadzkirah model exhibited higher self-regulated learning and learning outcomes than those taught with Direct Instruction. These findings confirm that the Tadzkirah model effectively enhances students' active engagement and learning achievement, offering teachers an alternative Islamic-values-based teaching strategy and informing schools' curriculum development.
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya self regulated learning dan hasil belajar peserta didik mata pelajaran Aqidah Akhlak di kelas VIII MTsN 01 Kota Pariaman akibat dominasi model Direct Instruction yang berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan self regulated learning dan hasil belajar Aqidah Akhlak antara peserta didik yang belajar dengan model Tadzkirah dan peserta didik yang belajar dengan model Direct Instruction. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain Posttest Only Control Group Design. Sampel penelitian yaitu kelas VIII.5 dan VIII.3. Data self regulated learning dikumpulkan melalui angket, sedangkan data hasil belajar diperoleh melalui tes objektif. Hasil uji Independent Samples T-Test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 1-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 pada kedua variabel, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima; self regulated learning dan hasil belajar peserta didik yang belajar dengan model Tadzkirah lebih tinggi dibandingkan peserta didik yang belajar dengan model Direct Instruction. Temuan ini menegaskan bahwa model pembelajaran Tadzkirah efektif meningkatkan keterlibatan aktif dan capaian belajar peserta didik, serta dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran berbasis nilai-nilai Islam bagi guru dan bahan pertimbangan pengembangan kurikulum bagi sekolah. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Tadzkirah penting untuk terus dikembangkan guna mewujudkan pembelajaran Aqidah Akhlak yang lebih bermakna dan efektif.
References
Daftar Pustaka
Ardi, Lailatul Afifah, S. Neviyarni, and Herman Nirwana. 2025. “Teori Konstruktivisme Dalam Pembelajaran Dan Bimbingan Konseling: Fondasi Teoritis Dan Implikasi Praktis Bagi Peserta Didik.” Current Issues in Counseling 5(1):17–27.
Faturohman, Maruf, and Ahmad Suryadi. 2023. “Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlaq Dalam Membentuk Karakter Siswa Di Mts Assa’Adah Tajurhalang Bogor.” in Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ.
Fauzan, Ahmad, Bisryi Abdul Karim, Muhammad Syahrul, Rosmiati Rosmiati, and Said Syaripuddin Abu Baedah. 2025. “Strategi Guru Akidah Akhlak Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Di MTs Muhammadiyah Datarang, Kabupaten Gowa.” Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 6(2):736–46.
Hasibuan, Ranto Jagad Kelana, Alfina Nuril Habibi, and Muhammad Jamaluddin. 2025. “Efektivitas Reinforcement Positif Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa.” Jurnal Media Akademik (JMA) 3(6).
Hasnawati, Hasnawati. 2020. “Implementasi Model Pembelajaran Tadzkirah Pada Pelajaran Aqidah Akhlak Di Madrasah Ibtidaiyah (Mi) Nurul Jihad Kecamatan Tembilahan Hulu.” Edukasi 8(1):64–77.
Hidayati, Beti Malia Rahma. 2018. “Efektifitas Pelatihan Self Management Sebagai Upaya Meningkatkan Self Regulated Learning Siswa Kelas VII MTs Sunan Ampel Pare.” Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi 3(1):20–45.
Jannah, Miftahul. 2020. “Peran Pembelajaran Aqidah Akhlak Untuk Menanamkan Nilai Pendidikan Karakter Siswa.” Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah 4(2):237–52.
Mahmud. 2021. “Efektivitas Model Pembelajaran Tadzkirah Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran PAI.” 115–28.
Ningsih, Wirda, and Zalisman Zalisman. 2024. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Dalam Konteks Global. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Panadero, Ernesto. 2017. “A Review of Self-Regulated Learning: Six Models and Four Directions for Research.” Vol. 8.
Paramita, AA Jayanti, Komang Budi Ariani, Ni Putu Diah Mahadewi, and Basilius Redan Werang. 2025. “Tantangan Implementasi Pembelajaran Mendalam Sebagai Pendekatan Dalam Kurikulum Merdeka.” DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Sosial 6(4):757–69.
Priadi, Ahmad. 2018. “Penerapan Model Pembelajaran TADZKIRAH Dalam Peningkatan Kemampuan Membaca Alquran Pada Mahasantri Ma’had Aljami’ah IAIN Padangsidimpuan.” PhD Thesis, IAIN Padangsidimpuan.
Simanjuntak, Khairunnisa Simanjuntak Khairunnisa, and Rizky Sari Siregar. 2023. “Perkembangan Kognitif Peserta Didik Dan Implementasi Dalam Kegiatan Pembelajaran.” RIYADHAH-Jurnal Pendidikan Islam 1(1):111–24.
Surahman, Yugga Tri, and Endang Fauziati. 2021. “Maksimalisasi Kualitas Belajar Peserta Didik Menggunakan Metode Learning by Doing Pragmatisme by John Dewey.” Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar 3(2):137–44.
Susilowati, Diah. 2023. “Peningkatan Keaktifan Belajar Peserta Didik Melalui Implementasi Metode Eksperimen Pada Mata Pelajaran Ipas.” Khazanah Pendidikan 17(1):186–96.
Tsabitah, Najah, and Mamun Hanif. 2025. “Upaya Mengatasi Permasalahan Rendahnya Minat Belajar Siswa Di Era Digital.” Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Ilmu Sosial 3(1). https://ejournal.uniramalang.ac.id/jipsos/article/view/6130.
Utami, Nita Putri, Rivdya Eliza, and Selvi Warahma. 2022. “Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Dan Self-Regulated Learning Dengan Model Pembelajaran Learning Cycle 7E.” Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika 6(1):1025–38.
Wulandari, Neki, Fakhruddin Fakhruddin, and Siswanto Siswanto. 2025. “Upaya Guru Dalam Memberikan Penguatan (Reinforcement) Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas 7 Pada Pelajaran Akidah Akhlak.” PhD Thesis, Institut Agama Islam Negeri Curup.
Zamzami, Alza Nabiel, and Dely Tresia Putri. 2024. “Relevansi Teori Belajar Humanistik Carl Rogers Dalam Pendidikan Karakter Perspektif Islam: The Relevance of Carl Rogers’ Humanistic Learning Theory in Islamic Perspective Character Education.” Thawalib: Jurnal Kependidikan Islam 5(2):311–32.
Zayadi, Ahmad, and Abdul Majid. 2005. Tadzkirah Pembelajaran PAI Berdasarkan Pendekatan Kontekstual. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Zimmerman, Barry J. 1989. “A Social Cognitive View of Self-Regulated Academic Learning.” Journal of Educational Psychology 81(3):329.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nola Ariesta Elvan, Khadijah, Rivdya Eliza (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







