Kontribusi KH. Abdul Wahid Hasyim Dalam Dunia Pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.71242/rtfw9h80Keywords:
Contribution, KH. Abdul Wahid Hasyim, EducationAbstract
Education is a fundamental aspect in advancing a country, including religious education which plays a significant role in forming the character of individuals and society. This article discusses the thoughts and contributions of KH. Abdul Wahid Hasyim in developing the Islamic education curriculum in Indonesia. KH. Abdul Wahid Hasyim, a prominent cleric, succeeded in combining religious education and general education in Islamic boarding schools, making him a pioneer of modern education in Islamic boarding schools. He introduced the classical system, speech courses, and foreign languages such as Dutch and English. The emphasis on inclusivity, tolerance, and lifelong education are characteristic of his thinking. This research uses qualitative methods with observation techniques and literature data collection. The research results show that KH. Abdul Wahid Hasyim is very relevant to today's education, especially in character formation, tolerance and inclusiveness. His contributions include developing a curriculum based on religious values, character building, and promoting the values of tolerance. KH's thoughts. Abdul Wahid Hasyim provides valuable insights for the development of an education system that is holistic and relevant to the demands of the times.
Abstrak
Pendidikan merupakan aspek fundamental dalam memajukan suatu negara, termasuk di dalamnya pendidikan agama yang memainkan peran signifikan dalam pembentukan karakter individu dan masyarakat. Artikel ini membahas pemikiran dan kontribusi KH. Abdul Wahid Hasyim dalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam di Indonesia. KH. Abdul Wahid Hasyim, seorang ulama terkemuka, berhasil memadukan pendidikan agama dan pendidikan umum dalam pesantren, menjadikannya perintis pendidikan modern di pesantren. Beliau memperkenalkan sistem klasikal, kursus pidato, serta bahasa asing seperti Belanda dan Inggris. Penekanan pada inklusivitas, toleransi, serta pendidikan seumur hidup merupakan ciri khas pemikirannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi dan pengumpulan data literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran KH. Abdul Wahid Hasyim sangat relevan dengan pendidikan masa kini, terutama dalam pembentukan karakter toleransi, dan inklusivitas. Kontribusi beliau mencakup pengembangan kurikulum yang berlandaskan nilai-nilai agama, pembentukan karakter, dan promosi nilai-nilai toleransi. Pemikiran KH. Abdul Wahid Hasyim memberikan pandangan berharga bagi pengembangan sistem pendidikan yang holistik dan relevan dengan tuntutan zaman.
References
Ainul Fitriah. (2013). Pemikiran Abdurrahman Wahid Tentang Pribumisasi Islam. Teosofi: Jurnal Tasauf Dan Pemikiran Islam, 3(1), 39–59.
Ana Rodhiyatus Sholikhah, M. (2022). Pemikiran Pendidikan Abdul Wahid Hasyim. Cakrawla: Jurnal Kajian Manajemen Pendidikan Islam Dan Studi Sosial, 6(1), 46–59.
Anam, H., Lessy, Z., Yusuf, M. A., & Supardi. (2022). Kode Etik Pendidik Dalam Perpektif Imam Ghozali. Journal of Islamic Education Policy, Vol, 7 No, hlm,119. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30984/jiep.v7i2.2218
Annisa, F. M., & Nusantara, W. (2021). Implementasi Kegiatan Parenting “Home Activities” Pada Kelompok Bermain Nusa Indah di Masa Pandemi Covid-19. J+ Plus Unesa, 10(2), 139–150.
Anshari, E. S. (1981). Piagam Jakarta 22 Juni 1945. CV. Rajawali.
Aziz, A., & Anam, K. (2021). Moderasi Beragama: Berlandaskan Nila-Nilai Islam. Direktoral Jendral Pendidikan Islam.
Fauzi, M. N. (2019). Paradigma Pemikiran Tasawuf Teo-Antroposentris Abdurrahman Wahid dan Relevansinya dalam Konteks Kekinian. Kaca (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin, 9(1), 22–43. https://doi.org/10.36781/kaca.v9i1.3010
Haq, S., & Siregar, M. (2024). Konsep Peserta Didik Dalam Pemikiran Abdul Wahid Hasyim. Shaf: Jurnal Sejarah, Pemikiran Dan Tasawuf, 2(1), 41–52. https://doi.org/10.59548/js.v2i1.264
Julianto, L., & Choiriyah, S. (2025). Konsep Pendidikan Islam Modern Menurut K.H. Abdul Wahid Hasyim. AL-AFKAR: Journal for Islamic Studies, 8(1), 336–347. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v8i1.1020.Concept
Khariyah, Y. T. M. (2022). Peran K.H Abdul Wahid Hasyim dalam Pendidikan dan Pengaruhnya dalam Pendidikan Islam. Jurnal Studi Islam Dan Kemuhammadiyahan (JASIKA), 2(1), 47–58. https://doi.org/10.18196/jasika.v2i1.17
Miswar, M. (2021). Konsep Pendidikan Akhlak Menurut Ibnu Miskawaih. Al-Fikru: Jurnal Ilmiah, 14(1), 13–21. https://doi.org/10.51672/alfikru.v14i1.32
Munir, M., Fernando, D. A., & Ferdian, F. (2023). Konsep Peningkatan Mutu Lembaga Pendidikan Islam. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(12), 9697–9703. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i12.2303
Musaropah, U. (2019). Pendidikan Kebangsaan Dalam Pesantren Perspektif Abdul Wahid Hasyim. Ulumuddin : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 9(1), 1–22. https://doi.org/10.47200/ulumuddin.v9i1.284
Muvid, M. B. (2021). Modernisasi Madrasah di Era Milenial Perspektif KH Abdul Wahid Hasyim Muhamad Basyrul Muvid. Modernisasi Madrasah Di Era Milenial Perspektif KH Abdul Wahid Hasyim, 32(2), 223–246.
Oktober, N., & Tahun, K. I. (2021). RINONTJE : Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah RINONTJE : Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah. RINONTJE: Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Sejarah, 2(2), 63–71.
Permana, D., Siregar, M., Kusmayadi, Y., & Firmansyah, F. (2023). Pemikiran KH. Abdul Wahid Hasyim Tentang Pendidikan Islam dan Relevansinya Terhadap Pendidikan Islam Kontemporer. Journal of Islamic Education, 1(2), 80–91. https://doi.org/10.61231/jie.v1i2.167
Poedjiadi, A. (2005). Sains Teknologi Masyarakat; Model Pembelajaran Kontekstual Bermuatan Nilai. PT Remaja Rosda Karya dan Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia.
Riady, M. S., & Wardi, M. (2021). Telaah Pemikiran KH. Abdurrahman Wahid Tentang Pondok Pesantren. Dirosat : Journal of Islamic Studies, 6(1), 37. https://doi.org/10.28944/dirosat.v6i1.468
Samsudin, S., & Nurbaya, S. (2022). Konsep Pemikiran Abdurrahman Wahid Tentang Islam Kosmopolitan. FiTUA: Jurnal Studi Islam, 3(1), 56–66. https://doi.org/10.47625/fitua.v3i1.371
Santoso, M. H. (2015). Pembaharuan Sistem Pendidikan Pesantren Menurut KH. Abdul Wahid Hasyim MOH. E-Journal Pendidikan Sejarah, 151(3), 10–17.
Sriwijayanti, R. P. (2021). Manajemen Pendidikan Karakter Dalam Membangun Budaya Sekolah. Pedagogy : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(1), 66–79. https://doi.org/10.51747/jp.v8i1.707
Subakti, M. F. (2022). Etika Menuntut Ilmu dalam Kitab Ta’lim al-Muta’allim karya Imam Az-Zarnuji dan Relevansinya di Era Digital. Institut Agama Islam Negeri Kudus.
Syaifullah, R. (2021). Relevansi Pemikiran Kh. Abdurahman Wahid Terhadap Pendidikan Islam di Era Modern. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 1(1), 57–76.
Yasin, A. M., & Karyadi, F. (2011). Profil Pesantren Tebuireng. Pustaka Tebuireng.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Mulyanto Abdulloh Khoir, Aulia Arsinta, Ikke Fitriana Nugrahini (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








